
"Ini Pakailah" ucap Arya sambil memberikan Sandal Yang Lembut dan terbuat dari Kulit Hewan yang sangat Mahal.
"Lebay kalii" ucap Elina membuat Raut wajah Arya seketika berubah menjadi Sedih. Dia pikir dengan keadaan ini Elina akan bahagia dan senang jika diperhatiin. Tapi Nyatanya Dugaan Arya salah total.
"Kau tidak menyukainya?" tanya Arya sambil menatap Wajah Cantik Elina.
"Bukan aku merasa tidak menyukai, aku menyukai Pilihanmu, dan aku melihat Sandal itu terlalu mencolok dan pasti mahal. Sandal semahal itu tidak pantas aku memakainya" ucap Elina membuat Mata Arya dengan berbinar binar.
"Jadi kau menyukainya?" tanya Arya dan dianggukin oleh Elina. Refleks Arya memakaikan Sandal itu ketelapak kaki Elina.
"Bukan itu maksudku" ucap Elina membuat Arya membungkam dengan ciuman lembutnya.
"I Love You" ucap Arya dalam bisikannya membuat Elina seketika Malu.
"Kau Sungguh ingin membuatku terbang" ucap Elina membuat Arya gemash dan mengelus perut Elina.
"Kata Kakak Kenzo, Kau Girl dan dia sudah membuat Namamu, yaitu Princess. Semoga Apa yang diinginkan Kenzo terwujud" ucap Arya sambil menatap Elina dan Perutnya yang masih datar itu.
"Jika dia Boy?"tanya Elina
"Kita akan membuatnya sampai kita mendapat Girl" ucap Arya membuat Elina memukul pakai Sandal mahal yang Arya belikan itu.
"Dasarrr cowok sama ajjaaaaa....Enaknya buatin. Tapi Ceweknya tewas" ucap Elina sambil memukul mukul sandal itu kearah Arya
__ADS_1
"Aduhhh sakittt, sakitt" ucap Arya membuat Mereka tertawa terbahak bahak.
"Mama dan Papa Bahas apa?" tanya Kenzo yang baru muncul.
"Ken, Kamu dari mana?" tanya Elina
"Kenzo tadi dari Kantin bareng Tante Zavera dan Om Andra. Tante Zavera mau Makan kata Tante Zavera Debaynya lapar. jadi Kenzo nanya, Emang Debay diperut bisa lapar? jawab Tante Zavera bisa, bahkan Ada proses Ngidam. Jika ngidam berlangsung maka Itu adalah keingin Debay" ucap Kenzo dengan panjang lebar sambil menceritakan perbincangan anatara dia, Zavera, Andra dan Alya.
"Jadi Kenzo bawain Bubur buat Debay" ucap Kenzo membuat Elina muntah ketika mencium baunya.
Huek Huek
Muntah Elina yang di wastafel kamar mandi.
"Kamu gak apa apa El?" tanya Arya dengan wajah khawatri.
"Kenn..."lirih Elina
"Mama, maafin Kenzo. Kenzo gak tau kalau Mama gak suka Bubur, Kenzo pikir kan Debay pasti gak punya Gigi jadi Debay harus makan Bubur" ucap Kenzo dengan polosnya membuat Arya dan Elina saling Pandang lalu tertawa.
"Kenzo anak siapa sih? Bikin Mama gemash deh! pantesan Gemash dan polosnya membuat mama jadi tambah sayang" ucap Elina sambil mencubit cubit pipi Kenzo. Bukannya Kenzo melarang, Kenzo membiarkan Mamanya. Karna jika Mamanya Bahagia, membuat Hati Kenzo juga ikut Bahagia.
"Debay mau apa? Biar Kakak Kenzo belikan" ucap Kenzo membuat Elina berpikir dan mencari makanan atau benda yang mudah dan bisa didapat Kenzo.
__ADS_1
"Debaynya mau Es itu" ucap Elina menunjukkan penjual Es Campur yang mempunyai berbagai Rasa.
"Debay mau itu ya? Oke Kakak Kenzo belikan" ucap Kenzo lalu pergi.
"Sttt uangnya" ucap Kenzo yang lupa membawa uang.
"Papa minta uang" ucap Kenzo sambil meminta uang menggunakan Tangan kecilnya.
"ini" ucap Arya memberikan Kenzo uang 50rb .
"Makasih Papa" ucap Kenzo lalu memebelikan Pesanan yang disukai Mamanya.
"Mas... Kenzo sangat mirip sekali dengan Zifa" ucap Elina membuat Arya mengangguk walaupun masih ada rasa tidak terima, Istri Tercintanya meninggalkan Keluarganya.
"Ini Ma" ucap Kenzo yang sudah ngos ngosan membeli Es Campur pesanan Mamanya itu.
"Makasih Kakak" ucap Elina menirukan suara anak kecil.
"Sama Sama Princesss" ucap Kenzo lalu menatap Mamanya Dengan perasaan Bahagia. Dia bahagia jika mamanya bahagia. Seperti Zifa, Zifa bahagia jika Elina bahagia.
mungkin prinsip Zifa menurun ke Kenzo !
heheheh
__ADS_1
Bersambunggg
jangan lupa dukung Author, sesuai janji author...Author dah up 2 kaliđź’—