
Samuel mengendarai mobilnya di atas kecepatan rata rata. Mobilnya membelah jalanan di tengah malam. Tatapannya lurus tajam ke depan. Ia menyetir dengan santai menggunakan satu tangan. Sedangkan tangan yang lain menopang dagunya.
Dia tidak pernah sekalipun mendengarkan musik saat sedang dalam perjalanan. Bisa dikatakan, samuel membenci musik. Karena Hal itu tidak membuatnya terhibur.
Satu satunya penghibur adalah jeritan. Ya, samuel merasa puas saat mendengar orang yang sedang kesakitan.
Tapi kepuasannya itu tak ada ujungnya. Dia terus merasa ingin lagi, lagi dan lagi. Sampai sampai dia membuat rutinitas untuk menculik dan memperkosa seorang gadis pada malam Jumat.
Sama seperti psikopat lainnya, samuel punya masa lalu yang kurang enak di dengar.
Dia tumbuh sebagai anak lelaki yang jenius. Ia selalu mendapat peringkat pertama selama 7 tahun berturut turut. Ia juga berfikir lebih dewasa dari pada teman seusianya.
Pernah suatu saat, samuel terciduk sedang membunuh seekor kucing milik temannya. Samuel tidak berbohong dan mengakui itu.
Katanya, “dia pantas mendapatkan itu. Dia telah mencuri makananku.”
Lantas temannya itu langsung berlari dan menangis. Dia menganggap samuel adalah adalah orang jahat.
Semenjak saat itu, samuel dijauhi oleh teman temannya. Tak ada yang mau berteman dengannya. Mereka semua takut dengan samuel.
__ADS_1
Tapi tidak dengan kaka kelasnya yang satu ini. Namanya julio. Dia terpesona dengannya. Menurutnya, samuel adalah karakter jahat dari film kesukaannya.
Julio ingin berteman dengan samuel tapi dengan syarat, julio harus membantu untuk memenuhi nafsunya. Dia sudah bosan membunuh hewan. Dia ingin lebih brutal lagi. Dia ingin membunuh manusia.
Julio setuju. Dia hanya perlu mencari target dan akan mendapat uang darinya. Nantinya samuel yang akan membunuh orang itu.
Akhirnya Untuk pertama kali, samuel membunuh manusia. Rasanya candu dan memabukan. Samuel terobsesi dengan itu.
Hal itu terjadi secara berkali kali. Lama kelamaan, terjalin lah sebuah persahabatan yang saling menguntungkan antara mereka berdua.
Dia pun mulai mengenal dunia malam. Dia bertemu dengan bos bos mafia dan di beri pekerjaan untuk membunuh seseorang. Dari situlah samuel mendapat upah yang sangat besar.
Semenjak saat itu, samuel tak lagi punya alasan untuk pulang. Dia berkeliaran saat malam. Menyalurkan nafsunya kepada orang orang yang tak bersalah.
Kembali ke masa sekarang, kini samuel sudah sampai di rumahnya. Dia memarkirkan mobilnya dan masuk ke dalam.
Seperti biasa, dia disambut oleh para pelayan.
“Dimana Michell?” Tanya samuel tanpa basa basi.
__ADS_1
“Di kamar, tuan”
Samuel langsung berjalan, melewati pelayan itu tanpa berkata apa apa. Ia menaiki tangga dan masuk ke dalam kamar.
Matanya menggeledah seluruh ruangan. Dia mencari keberadaan Michell.
“Kenapa berdiri disini? Ngehalangin orang yang mau masuk aja.” Ucap Michell yang tiba tiba ada di belakangnya.
Samuel menoleh dan menatapnya kebingungan. “Dari mana?”
“Bukan urusan kamu.” Michell langsung menerobos masuk.
Samuel menahan lengan Michell sembari menatapnya.
“Apa?” Tanya Michell.
Samuel hanya diam. Lama kelamaan tatapannya itu berubah jadi nafsu.
“Kyaaa!!” Teriak Michell saat samuel mulai mendekat dan hampir saja menciumnya.
__ADS_1
“Aku lagi birahi” bisik samuel.
“APAA…?!” Michell melotot saat mendengar itu. Dia jadi ingat saat samuel berkata, kalau dia menyukai tubuhnya. Mungkinkah saat ini samuel ingin melakukan ‘hal’ itu?