
Gaea bolak-balik di kamar mandi, gugup akan tidur dengan Eryk untuk pertama kalinya, yang sewaktu di pesta tidak dihitung sebab ia kan tidak sadar. Ia sudah membawa dua baju tidur dengan model yang berbeda. Yang satu tertutup sementara yang satunya lagi lebih terbuka yang biasanya ia pakai, tank top dan celana berbahan kain nilon pendek.
Gaea bingung mana yang harus dipakainya, ia tidak mau membuat Eryk berpikir yang tidak-tidak dengan pakaian terbukanya, tapi pakaian tersebut lebih membuatnya nyaman.
Ingatan menonton film di ruang teater Eryk kembali terlintas di kepalanya.
Gaea baru menyadari bahwa tank top yang dibawanya adalah tank top yang dipakainya sewaktu mereka nonton di film, celananya pun sama! Bila ia memakainya Eryk pasti mengejeknya, parahnya kejadian bisa saja terulang kembali. Ia tidak mau!
Kembali keluar juga percuma.
Jadi Gaea terpaksa memakai pakaian tidur tertutupnya, lalu keluar dari kamar mandi.
Eryk sudah berbaring di ranjang dengan mata yang tertutup.
Gaea menaikan alisnya.
Eryk di luar dugaan bukanlah orang yang suka tidur larut.
Gaea mengambil remot pendingin, menaikan suhunya agar tidak panas mengingat ia memakai pakaian tertutup berbahan katun, kemudian naik ke ranjang dan berbaring di samping Eryk, mengembuskan napasnya, dan tak lama degub jantungnya berdebar cepat.
Padahal Eryk membelakangi dirinya kenapa jantungnya tetap berdebar-debar? Efek Eryk memang luar biasa.
Gaea meletakan bantal guling di antara mereka sebagai pembatas, berjaga-jaga bila Eryk suka bergerak bahkan memeluk seperti halnya Rainer, ia mau menyelamatkan diri dan hatinya.
__ADS_1
Hening kembali ....
Gaea tidak bisa tidur, menggerakan tubuhnya ke sana kemari mencari bagian yang nyaman, hingga akhirnya ia memiringkan tubuhnya ke arah Eryk memperhatikan punggung pria itu.
Luar biasa.
Gaea baru menyadari bahwa bahu Eryk lebar dengan garis tulang punggung yang tercetak jelas menjorok ke dalam, tangan yang keluar dari selimut pun tak luput diperhatikan, agak kekar membuktikan bahwa Eryk memanglah suka berolahraga. Ada tato bergambar pistol di lengannya juga, dan anehnya ia menyukai tato tersebut.
Tiba-tiba Eryk bergerak, mengerang pelan sambil mengubah posisi tidurnya—saling berhadapan dengan Gaea sekarang.
'Oh. My. God.'
Gaea menjadi was-was apakah Eryk akan bangun atau tidak, namun mata biru Eryk yang tetap tertutup mengindikasikan bahwa pria muda itu hanya ngelindur sebentar.
Eryk juga melakukan yang sama dengannya sehabis pesta jadi ini takkan berlebihan kan?
Wajah Eryk terlihat polos sekali, hidung yang mancung, alis yang tebal, bulu matanya juga panjang dan yang terpenting dari segalanya bibir bawah Eryk yang terbelah menambah daya tarik Eryk sendiri.
Gaea tidak percaya pernah merasakan bibir Eryk, dan anehnya sekarang ia jadi mau—
"Mesum."
"Eh?"
__ADS_1
"Kau mengejek aku mesum, lihat kau sendiri sedang memperhatikan aku."
"Apa?"
Eryk membuka mata birunya, "Berhenti memandang orang tidur. Tahukah bahwa itu tidak sopan?"
Gaea syok mendengarnya, ia mengira Eryk tidur jadi dari mana bisa tahu jika ia sedang memperhatikan?
"Dan bersihkan air liur yang menetes di bibirmu," kata Eryk sambil tertawa kecil.
"Sungguh!?" Gaea segera membasuh bibirnya menggunakan bajunya, dan merasa dibodohi mendapatkan tidak adanya air liur yang dimaksud oleh Eryk. "Kau!"
Eryk tertawa renyah melihatnya, "Aku tidak percaya tipuan murahan itu bekerja padamu Gaea. Oh, perutku sakit, hahaha ...."
"Hey!" Gaea sekarang marah sekali.
Eryk berdeham agar menghentikan tawanya, ia mengambil tangan Gaea dan berkata lembut, "Jangan marah, aku hanya bergurau, niatku ingin membuat kenangan yang indah bersamamu."
Amarah Gaea menurun drastis, "Eryk ..."
***
Jangan lupa like dan komentar ya 😊
__ADS_1
💕💕💕