Sweet Sin

Sweet Sin
Cinta


__ADS_3

"Saya juga selingkuhannya Tuan Christian" Seorang wanita yang tampak lebih tua dari wanita yang menggendong bayi duduk di sebelah wanita yang menggendong bayi itu.


Arya menarik rahang bawahnya lebar-lebar dan Kinan menatap nanar kedua wanita di depannya itu.


Saat kepala KInan memejamkan matanya rapat-rapat dan kepalanya bergoyang, Arya langsung melompat dan duduk di sebelah Kinan untuk merangkul bahu Kinan dan berkata, "Kamu harus kuat. Jangan lemah!"


"Nama saya Sofi. Saya adalah sekeretaris pribadinya Tuan Christian yang pertama. Saya menjadi pacarnya Tuan Christian saat Anda hamil. Tuan Christian butuh pelepasan stres tapi dia belum bisa menyentuh Anda karena Anda tengah hamil muda saat itu. Lalu, dia meminta saya memuaskannya. Saya ditugaskan di Jepang juga agar Anda tidak mencium perselingkuhan saya dan Tuan Christian. Lalu, saat saya keguguran, Tuan Christian memecat saya dengan pesangon yang sangat besar. Bahkan Tuan Christian memberikan rumah dan mobil ke saya. Setelah itu saya tidak pernah mengganggu Tuan Christian lagi. Saya bertobat dan mulai menata hidup saya lagi"


Kinan memejamkan kedua matanya kembali dan menggenggam tangan Arya di bawah meja untuk meminta kekuatan dan Arya mengelus lembut tangan Kinan sambil berkata, "Kamu harus kuat"


"Lalu, saya mendapati teman sekolah saya, Mawar diterima bekerja di sana tiga bulan kemudian setelah saya dipecat. Kabarnya cewek yang magang menggantikan saya sebelum Mawar juga menjadi budak pemuas ranjangnya Tuan Christian, tapi wanita itu berhasil kabur. Jadilah Mawar korban Tuan Christian yang selanjutnya" Ucap Sofi.


"Kata Tuan waktu itu, Istrinya sakit-sakitan dan dia tidak bisa melepaskan stres. Untuk itulah Tuan Christian meminta saya membantu dia melepaskan stres karena Istrinya sakit-sakitan"


Kinan sontak membeliak kaget dan langsung memegang dadanya yang panas bergemuruh sambil memekik, "Sakit-sakitan? Cih! Dia bahkan jarang pulang. Dia jarang........" Kinan menutup wajahnya saat derai air mata tidak bisa dia tahan lagi.


Arya mendekap Kinan. Lalu, ia berkata ke kedua wanita muda nan cantik yang ada di depannya, "Maaf. Kak Kinan akan menemui Anda berdua lain waktu. Bisakah Anda berdua pergi dulu dan ......"


Kinan langsung memutar kepala dan menatap kedua wanita itu sambil berkata di sela Isak tangisnya, "Nggak! Maafkan saya. Saya tidak mau bertemu dengan kalian lagi. Kalau kalian ingin menuntut Christian, temui dia dan perjuangkan hak kalian sendiri. Aku tidak mau ikut campur. Aku tidak peduli dengan dia"

__ADS_1


"Maafkan kami, Nyonya. Kami sudah salah menilai Anda dan maafkan kami, kami sudah membuat Anda menderita seperti ini dan terima kasih Anda telah mentransfer uang ke rekening saya" Sahut Mawar.


"Maafkan saya. Saya bukan tidak peduli pada Anda. Tapi, pikiran saya sedang kacau saat ini. Kalau Anda berdua masih butuh bantuan saya, kirim pesan text saja dan sekertaris saya akan menemui Anda berdua"


"Kami tadi ingin menemui Anda karena kami pikir Anda wanita egois yang kejam dan kami pikir Anda sangat mencintai Christian. Jadi, kamu ingin membalas perlakuan Christian pada Mawar lewat Anda dan kami ingin membuat Anda merasakan sakit hati dan penderitaan seperti yang kami rasakan. Namun, ternyata kami salah. Anda bahkan tidak peduli dengan Christian brengsek itu. Dan ternyata Anda adalah orang yang baik" Sahut Sofi.


"Lupakan saja! Saya tidak menyalahkan Anda berdua. Kita semua korban kebiadabannya Christian"


"Kalau begitu, kami permisi. Terima kasih banyak atas bantuan dan perhatian Anda Nyonya Kinan" Sahut Mawar.


"Iya. Rawat baik-baik anak Anda"


"Baik, Nyonya"


"Lalu, soal kita? Bagaimana dengan hubungan kita, Kinan? Apa keputusan kamu? Kamu tadi mau minta aku menjauhi kamu, kan?"


"Maafkan aku. Pikiranku kacau saat ini. Aku belum bisa memberikan keputusan untuk hubungan kita"


"Baiklah. Aku akan bawa kamu ke rumah pribadiku. Tempatnya dekat dengan danau. Sejuk dan asri dan jauh dari pemukiman. Kamu akan nyaman tinggal di sana untuk menenangkan diri. Belum ada yang tahu soal keberadaan rumah pribadiku itu" Arya berucap sambil mengajak Kinan berjalan di dalam rangkulannya.

__ADS_1


"Tidak! Bawa saja aku ke hotel. Aku tidak enak tinggal di sana"


"Kalau di hotel, Christian masih bisa menemukanmu. Kalau di rumah pribadiku kamu bisa......"


"Baiklah bawa aku ke rumah pribadi kamu"


Arya membantu Kinan naik ke mobilnya dan menelepon supir pribadi kakeknya untuk mengambil mobilnya Kinan di restoran tersebut.


Perjalan menuju ke rumah pribadinya Ada cukup jauh. Melewati dua hutan jati yang rawan begal.


Sepanjang perjalanan Arya berdoa semoga ia bisa membawa Kinan sampai di rumah pribadinya dengan aman. Dan doa Arya dikabulkan walaupun dia bertanya-tanya kenapa orang penuh dosa seperti dirinya bisa dikabulkan doanya oleh Tuhan. Sesampainya di rumahnya, Arya langsung membawa Kinan ke Kamar, membantu Kinan merebahkan diri, menyelimuti Kinan, lalu ia bertanya ke Kinan, "Kamu lapar? Aku cukup pandai memasak dan aku sudah bilang ke Bibi yang mengurus rumahku ini untuk belanja bahan makanan. Kamu mau aku masakan apa?"


"Aku hanya ingin sendirian saat ini dan tidak ingin makan apa pun"


Arya kemudian mencium kening Kinan dan Kinan membiarkannya. Lalu, pria tampan itu keluar dari dalam kamar menuju ke teras depan untuk merokok.


Arya menertawakan kebodohannya sambil menghembuskan asap rokok perlahan-lahan. Dia merasa bodoh karena selalu mengharapkan cintanya Kinan.


Arya kemudian membiarkan rokok yang ia jepit di sela jari telunjuk dan jari tengah menggantung di udara sambil bergumam, "Cinta itu ternyata tidak melelahkan dan tidak membuat kita merasa bahagia pula. Cinta yang aku rasakan ini membuatku merasa nyaman dan aku cukup puas dengan hanya merasa nyaman seperti ini. Berulangkali ditolak, dijauhi, dan diabaikan oleh Kinan, aku tidak merasa lelah. Aku memang bodoh, tetapi aku merasa nyaman dengan kebodohanku ini. Aku akan tetap menunggu kamu mengatakan cinta padaku, Kinan"

__ADS_1


Arya mengaktifkan telepon genggam mahalnya dan menghela napas panjang saat ia melihat ada dua puluh panggilan masuk tak terjawab dari Ayu dan saat ia membuka layarnya, dia menemukan deretan pesan text dari Ayu yang intinya Ayu tidak menginginkan break. Dan di akhir pesan text, Ayu memberitahukan kabar baik, Ayu sudah mendapatkan pekerjaan di perusahaan yang besar sebagai manajer umum di bagian keuangan. Lalu, Ayu berkata kalau bulan depan ia ingin dirinya dan Arya melangsungkan pernikahan.


Arya meraup kasar wajahnya dan memutuskan untuk tidak membalas pesan text dari Ayu yang sangat panjang itu.


__ADS_2