Sweet Sin

Sweet Sin
Bab 8 Broken Heart


__ADS_3

Niken merasa ada yang tidak beres terjadi di dalam keluarga Richard. Namun ia tidak tahu apa keanehan itu, yang lebih membuatnya terheran-heran mengapa Tante Cyntia ada di rumah itu.


Niken menatap kosong pada pemandangan gedung pencakar langit di luar mobil Richard yang melaju kencang. Richard menatap istrinya yang terlihat lebih banyak diam.


Seakan ada hal yang menekan perasaannya.


"Honey, kamu masih kepikiran kejadian barusan?" tanya Richard dengan sorot mata khawatir.


Niken menggeleng dan melempar senyum pada Richard.


"Aku sedang berpikir keras tentang satu hal honey, kenapa ibu sekuat itu mendampingi ayah yang sama sekali ngga menghargai dirinya, baik sebagai wanita ataupun istri."


Richard hanya tertawa sumbang.


"Cintanya kepadaku lebih besar dari rasa sakit yang dia tanggung."


Niken mengangguk, perasaannya tiba-tiba terasa sangat tidak mengenakkan . Dia berpikir ada hal berbeda di balik kesabaran dan keanggunan wanita itu.


"Honey, kamu ngga kepikiran kita untuk merencanakan punya baby." tanya Niken dengan ekspresi gelisah. Dia tahu Richard lelaki yang tidak menyukai anak kecil.


"Bisa honey, aku juga berpikir demikian."


Niken terpaku dan bingung.


Richard nampaknya mengerti arti kebingungan Istrinya .


"Aku akan berjuang lebih keras untuk sembuh, dan keberadaan anak kita pasti akan menjadi sesuatu yang baik untuk mempercepat kenormalan jiwaku."


"Jadi sesampainya di apartemen hentikan meminum pil mu ya."

__ADS_1


goda Richard sembari satu tangannya membelai lembut rambut istrinya.


Dan malam itu rencana mereka menghasilkan keturunan membuat mereka berdua terhanyut dalam keindahan kanvas kehidupan yang mereka lukis sendiri. Begitu percaya diri kedua insan yang di mabuk cinta ini untuk memiliki buah cinta mereka. Niken sudah membuang pil nya ke dalam bak sampah.


***********"**""*""""""""""""******


Niken pamit untuk mengikuti work shop di kantornya, dan itu di puncak. Richard ingin Niken menunggunya agar dia bisa mengantar istrinya, namun meeting penting mengharuskan Richard berangkat ke Surabaya dan mengizinkan Niken berangkat sendirian dengan mobilnya.


Niken yang terlanjur mengatakan akan pergi di antar suaminya dan sekaligus akan memperkenalkan suaminya, terpaksa akhirnya berangkat sendirian. Karena seluruh team berangkat duluan.


Niken membawa Land Rover suaminya dengan kecepatan sedang, ketika memasuki kawasan puncak hatinya mulai khawatir, ketika dari kaca spion dia melihat dua buah mobil mini bus hitam metalic yang terus berada di belakangnya sejak dari jalan tol terus mengikuti hingga keluar jalan tol. Niken baru sadar kedua mobil kembar dengan plat berbeda itu sengaja mengintainya.


Niken menambah kecepatan namun kedua mini bus itu lebih cepat dan saat di tikungan tajam, salah satu mobil memepet mobil Niken hingga hilang keseimbangan, mobil Niken terjun bebas ke dalam jurang yang dalam, kemudian menggelinding ke arah sungai yang terlihat sangat dalam dan memiliki arus sangat deras di kaki bukit.


Mobil itu ringsek dan tidak bisa di bayangkan nasib Niken yang berada di dalam mobil yang perlahan tenggelam. Kedua mobil mini bus itu meninggalkan lokasi kejadian.


Membutuhkan waktu cukup lama ketika akhirnya team SAR berhasil mengangkat mobil Land Rover milik Richard, ketika mobil sudah di darat mereka tidak menemukan Niken di dalamnya. Team SAR kembali menyusuri sungai untuk menemukan keberadaan jenazah Niken. Karena menurut mereka mustahil Niken bisa selamat dengan kondisi mobil separah itu.


Team SAR dan kepolisian yang menemukan identitas Niken segera menghubungi Richard. Richard yang baru saja sampai di Surabaya shock berat mendengar wanita yang sangat di cintainya mengalami kecelakaan. Separuh jiwanya seakan melayang meninggalkan raga. Wajah Richard sangat pucat. Tubuh kokoh itu gemetar.


Richard membatalkan meeting pentingnya dan kembali ke Jakarta.


Berjuta penyesalan memberangus jiwanya, ketika sampai di lokasi kejadian Richard seperti orang gila berteriak di sepanjang sungai memanggil nama istrinya. Siang malam selama seminggu dia tidak beranjak dari lokasi penyusuran sungai, air matanya tiada henti mengucur, wajah pucatnya semakin kentara dan jiwanya yang hancur mencoba memahami apa yang terjadi.


Puncak dari rasa kehilangan yang maha dahsyat itu membuat Richard akhirnya tidak sadarkan diri dan di larikan ke RS.


Ketika tersadar ada ibunya di sisi pembaringannya. Richard menatap ibunya dengan tatapan kelam. Mata elang itu mencari sosok lain dan tidak di temukannya. Richard mencabut jarum infus dan berlari meninggalkan kamar rawatnya, Bu Minati berteriak memanggil Richard untuk kembali nun lelaki itu tidak menggubris.


Richard menerobos masuk ke ruang meeting yang sedang di pimpin Ayahnya. Semua mata menoleh kepada Richard. Wajah Ayah tampak sangat berang, dengan bergegas Ayah menarik Richard keluar di temani beberapa body guard berbadan besar.

__ADS_1


Richard meringsek maju menarik kerah baju ayahnya. Mata elang itu berubah sangat gelap.


"Apa yang ayah lakukan pada istriku, apa yang sudah ayah perbuat sehingga istriku kecelakaan!" pekik suara Richard tak terkendali.


Pak Bramasta menarik lepas genggaman Richard pada kerahnya, mendorong Richard hingga terjatuh.


"Lelaki bodoh! apa kamu pikir aku akan mengotori tanganku untuk melenyapkan nyawa tidak penting? tidak ada keuntungan bagiku!"


Pak Bramasta mengisyaratkan Bodyguardnya membawa Richard keluar dari kantor. Richard terus berteriak. Histeris dan melontarkan ancaman, namun Pak Bramasta tidak menggubrisnya.


Richard bertekad menyelidiki sampai tuntas kecelakaan istrinya. Dia tidak akan melepaskan siapa pun dalang di balik kecelakaan itu. Orang tersebut harus mendekam di penjara hingga membusuk, begitu ucapan Richard pada detective yang menangani kasusnya.


********"""""


Duduk sendirian di Apartemen mewah yang dulu sangat di sukai nya kini bagai siksaan tak berujung.


Semua sudut meninggalkan memory indahnya dengan Niken. Bukan hanya separuh jiwanya yang seakan hilang meninggalkan raganya. Jantungnya pun seakan nyaris berhenti berdetak setiap mengingat kebahagiaan yang di renggut paksa dari hidupnya.


Richard berubah menjadi sangat pendiam, pemarah dan tidak satu manusia pun yang luput dari kemurkaannya walaupun hanya melakukan kesalahan kecil. Richard kembali ke rumah orang tuanya, meninggalkan sementara kenangan manis tak terlupakan di apartemen. Tujuan hidupnya kini hanya satu, mengejar semua orang yang terlibat atas kematian istrinya.


Dan hal pertama yang di lakukan nya adalah tinggal di sekitar orang-orang yang dicurigainya.


Richard tidak akan mundur selangkah pun pada tekad itu, karena hanya itu yang bisa membuat dia masih bisa bertahan untuk hidup.


Semua karyawan dan staf di kantornya tidak lagi bisa bersantai dan menjadikan Richard bos yang supel seperti dulu. Sekarang Richard bagaikan Bos yang sangat mengerikan. Sedikit saja ada yang tidak disukainya, dia akan mengamuk. Tidak satu pun sekretaris bertahan mampu berada di sisinya. Apalagi asisten pribadi. Bahkan pembantu di rumah orang tuanya gelisah dan takut saat Richard pulang. itu


Richard telah berubah.


To be continue Bab 9

__ADS_1


__ADS_2