
Kemanapun kaki Richard menjejak seakan tergurat kenangan bersama Niken, hatinya kian hancur lebur, langit di atas kepalanya seakan terbelah dan menelan sepenuhnya harapan dan kehidupan lelaki bermata elang itu. Kehancuran nyata terpatri di relung jiwanya. Adakah yang lebih menyakitkan dari kehilangan seseorang saat sedang cinta-cintanya.
Andai bisa, sepertinya dia ingin mengikuti kekasih hatinya menembus nirwana, menggapai asa yang hilang tiba-tiba.
Setiap hatinya di koyak sembilu rindu, lara membuncah menelan raga, lunglai menerpa ringkih cinta yang terhempas secara paksa, maka Richard akan datang ke tempat di mana Niken lenyap ditelan ganasnya sungai di tepian jurang. Richard duduk menekur diri. Mengharap keajaiban, kekasih hatinya datang memeluk meskipun hanya lewat mimpi.
Dua tahun sejak kepergian Niken, Richard menjelma menjadi pribadi yang tak tersentuh. Arogansinya kian membuncah. Dia berubah menjadi bad boy yang membenci cinta. Baginya cintanya telah musnah di telan malam yang pekat.
Entah berapa lama lagi sosok Richard yang dulu hangat berubah menjadi gunung es yang dingin. Sekretaris sudah berganti 4 kali , tidak ada yang sanggup dalam waktu lama berdekatan dengan manusia berwajah malaikat namun berkepribadian devil. Assisten pribadi yang biasa mengurus semua kepentingan Richard di rumah dan kegiatan di luar kegiatan kantor juga resign.
Hari ini Richard memerintahkan untuk mencari seorang Assisten pribadi plus sekretaris. Dia menginginkan seorang wanita tangguh baik fisik maupun mental. Wanita tomboy. Kriteria utamanya adalah gesit, cerdas, tidak mudah baper an, tidak perlu cantik. Dan harus memiliki kemampuan bela diri untuk melindungi Richard.
Banyak yang gugur bahkan dari seleksi awal. Mereka semua cantik dan gesit namun mereka mudah terpesona tampilan fisik Richard. Itu yang di hindari Richard . Tatapan penuh cinta mereka pada Richard membuat lelaki yang patah hati ini merasa jengah dan tak nyaman.
"Aku tidak membutuhkan sekretaris cantik tapi lemot dan mudah bucin yang akan merepotkan dikemudian hari. Aku mau sekretaris profesional yang bukan cuma sekretaris tapi juga assisten pribadi yang bisa menangani scedule ku baik di rumah maupun di luar rumah, bisa melindungi ku dengan keterampilan bela dirinya, aku sendiri yang akan mengetes masalah bela diri itu. Temukan kriteria itu secepat kilat!"
perintah Richard dingin pada staf nya.
Dan setelah dua Minggu seleksi itu berjalan. Seorang sekretaris berwajah tidak begitu cantik, tampilan tomboy dan piawai bela diri, cerdas di bidang Sekretaris, cuek, tidak mudah tersenyum bahkan terkesan sangat dingin, berhasil lolos.
Richard mengajaknya bertarung di atas ring.
Richard menyerang dengan membabi-buta dan semua jurusnya di tangkis sempurna hanya dengan empat kali menyerang balik, wanita itu membanting Richard ke lantai. Dan kepalan tangannya tergantung di udara, hanya sisa 10cm dari wajah lelaki itu.
Richard bangkit dari tindihan wanita itu, matanya sempat bertautan dengan mata wanita itu, Richard melihat sorot mata Niken di dalamnya.
__ADS_1
Richard menatap wanita tomboy itu dari ujung rambut ke ujung kaki. Sorot mata wanita itu mengingatkannya pada Niken. Sejenak Richard tertegun, namun kemudian dia tersadar itu hanya halusinasinya belaka.
Wanita ini tidak mirip sama sekali dengan istrinya baik wajah, fisik, maupun kepribadian.
Hari pertama wanita bernama Natasya itu bekerja membuat Richard tidak punya alasan untuk memarahinya. Wanita itu tampak sangat profesional dan fokus.
Satu hal yang Richard tidak menyadarinya, wanita itu mengetahui semua yang tidak di sukai Richard, atau pun semua yang dia suka. Hanya Niken yang mampu mengenali Richard dengan baik.
Nathasya tinggal di rumah keluarga besar Richard. Makan di meja yang sama dengan keluarga itu. Ayah tampak tidak perduli, terlebih dia melihat sosok wanita yang menjadi assisten pribadi sekaligus sekretaris itu bukan wanita cantik, jauh dari kesan glamor. Wanita biasa yang memang cocok menjadi assisten putranya.
"Persiapkan pernikahanmu dengan Elfa!"
Ayah berdiri dan meninggalkan meja makan.
"Aku tidak akan menikahi siapapun di dalam hidupku sampai aku tahu dalang dari kecelakaan Niken."
Elfa datang dan langsung memeluk Richard. Sorot mata Bu Minati terlihat lebih kelam melihat Elfa memeluk Richard. Entah apa yang berkecamuk di benaknya.
Seperti biasa, Richard tidak menanggapi serius sikap Efa. Gemuruh jiwanya telah meredup seiring kepergian Niken dari hidupnya.
"Akhirnya sebentar lagi mimpiku menikahi kamu bakalan terwujud, duda keren mempesona sepanjang masa."
Elfa mencoba menggamit tangan Richard dengan mesra.
Richard mulai merasa sangat tidak nyaman. Mata elang itu menatap tajam dan dingin pada Elfa.
__ADS_1
"Menikahi lelaki yang tidak akan menyentuhmu seumur hidup? Menikahi lelaki yang jiwanya telah mati oleh cinta yang di renggut paksa manusia-manusia Surjana, kamu siap mati perlahan oleh penderitaan semacam itu?"
Richard menepis tangan Elfa yang berusaha menggamit lengannya berulang kali.
Elfa menggelengkan kepalanya dan wajah seketika berubah warna dari ceria menjadi sangat kelabu.
"Apa kurangnya aku Rich, sejak remaja aku nenyukaimu, kamu tahu siapa aku dan keluargaku, dengan sangat baik."
Elfa menarik paksa lengan baju Richard yang hendak berpaling meninggalkannya. Richard sangat marah.
"Kurang mu tidak ada tapi aku tidak mencintai kamu, apakah kamu tidak mampu memahami itu! Natasya! laksanakan tugasmu, singkirkan perempuan ini dari hadapanku!" pekik Richard menggelegar.
Natasya hendak membawa Elfa pergi dari hadapan Richard, namun Elfa mendelik dan melarang Natasya menyentuhnya, dia berlalu sendiri tanpa menoleh lagi pada Richard yang kini tak lagi bisa di kenalinya.
Natasya masuk ke toilet pribadi di ruang kamar yang di peruntukkan untuknya. Di tatapnya tiap sudut ruang, dia khawatir ada seseorang yang mengintainya dengan kamera CCTV. Natasya tersandar di depan cermin besar di toilet itu. Air mata merembes. Dia bisa melihat luka teramat dalam di mata elang suaminya. Natasya adalah Niken yang terpaksa menyamar untuk menyelidiki penjahat yang merencanakan pembunuhan atas dirinya. Ke piawaiannya me make over tampilan artis membantunya memoles dirinya sendiri hingga tak satu pun mampu mengenalinya. Kecuali tatapan Richard yang terkejut saat melihat sorot matanya. Richard pun tak mampu mengenalinya
Niken membereskan penampilannya yang agak luntur oleh air mata, dia harus kuat, demi mengungkap konspirasi yang dia yakini lebih besar dari apa yang dia pikirkan.
Mungkin bukan hanya Niken yang terancam, namun juga putranya dengan Richard yang kini di sembunyikannya dengan aman di suatu tempat.
Ada hal besar yang harus di ungkap dari sekedar konspirasi pembunuhan dirinya.
Dan Niken sudah mulai melihat peta kekuatan jahat di sekitar suaminya.
Niken bergegas keluar kamar dan sebelum mengunci kamarnya dia menekan tombol alarm otomatis yang akan memberinya tanda di hand phonenya apabila ada yang mencoba menerobos masuk.
__ADS_1
Hari ini dia harus menemani Richard untuk meeting di pulau Bali.
To be continue, sebelum meninggalkan bab ini, please tinggalkan jejak dengan like dan comen anda