
Putri tergesa-gesa masuk kedalam kelas nya karena dia mau mengulangi pelajaran yang akan di ikuti kuis sore ini.
putri sangat serius jika dalam belajar dan nilai nya pun sangat bagus.
bahkan dia mendapatkan bea siswa dari kampus nya tapi putri tetaplah putri yang hanya bungkam karena jika orang tua nya tahu kemungkinan gaji putri akan di minta.
sedangkan gaji nya saja habis untuk ongkos dan makan serta mambeli buku.
apa lagi dia juga harus membayar semesteran walau hanya dikenakan 10% saja.
"putri apa kau mau kerja tambahan? tiba-tiba teman putri Rena menghampiri nya.
"apa itu Rena? tanya putri kembali
"les iya mengajar les matematika atau bahasa Inggris di tempat les mama ku!! karena mama ku kekurangan pengajar."ungkap Rena
"jam nya Ren? kalau pas off di cafe aku mau banget Ren."ucap putri dengan antusias.
"kapan kau ada waktu.. mampirlah kerumah ku ya!! ucap Rena.
"baiklah akan aku usahakan besok kerumah mu."sahut putri.
"nah begitu dong!! seru Rena.
putri pun tersenyum dan kembali membaca buku nya tidak lama dosen masuk untuk memulai kuis.
seusai kuliah putri sudah di tunggu lintang di parkiran kampus.
"putri.."teriak lintang
putri pun mencari sumber suara tersebut dan mata putri pun tertuju dengan sosok wanita cantik yang sangat dia kenal.
__ADS_1
"Tante.."seru sambil berlari menghampiri lintang.
"maaf putri lupa kalau Tante mau jemput karena pikir putri,.Tante pasti sedang sibuk."ucap putri.
"tidak apa-apa,oh iya apa kau tidak mempunyai ponsel? aku sampai susah menghubungi mu."tanya Tante lintang
putri hanya menampilkan deretan gigi putih nya saja dan menggelengkan kepalanya.
"dari pada beli ponsel lebih baik uang nya untuk keperluan yang lain dulu,Tan!seru putri.
"tapi di jaman sekarang ponsel itu penting loh."sahut lintang
"kita ukur dari kemampuan saja deh,Tan..jika bisa membeli ponsel tapi tidak bisa membayar kuliah untuk apa? lebih penting mana coba."sahut putri.
"iya deh Tante ngalah kalau bicara dengan mu pasti kalah."Kekeh lintang dan putri pun tertawa.
"bagaimana ujian mu? Minggu dengan kau sidang judul skripsi ya? tanya lintang
"iya Tan dan doakan semoga lulus ya,Tan."ucap putri.
"Tante sudah banyak sekali memberikan ku hadiah dan itu sangat mahal sekali."terang putri.
"putri..putri masih ada ya!! orang sepolos kamu..CK.ck.ck.. ibu mu saja yang tidak menghargai kebaikan mu."ungkap lintang.
putri pun menundukkan wajahnya sedih karena dia sangat ingin di peluk seperti anak yang lainnya.
"put besok apa kau bekerja? lintang membuyarkan lamunan putri.
"off tapi putri ada janji sama teman,Tan.. mau mengajarkan les dan juga mau liburan ke taman bermain."sahut putri.
"apa liburan ke taman bermain? kaget lintang
__ADS_1
"iya kami selalu kesana jika sedang libur kerja."seru putri.
"baiklah semoga hari mu menyenangkan dan malam ini.. ayo temani Tante dan om makan malam."ujar lintang.
putri pun hanya bisa mengikuti apa yang Tante lintang perintahkan saja.
"Tante maaf sebelumnya..apa Tante membutuhkan seorang karyawan untuk butik Tante? tanya putri pelan-pelan.
"untuk siapa putri? tanya lintang
"untuk teman tapi dia hanya lulusan SMU saja,dan untuk pekerjaan dia sangat rajin kok."ungkap putri.
"boleh tapi hanya sebagai SPG dan gaji nya itu gaji pokok serta ada uang makan dan transport..jika dia berminat datanglah besok pagi.dan ini alamat butik nya, besok kau temui lah Bu Susan ya."terang Tante lintang.
"sungguh Tante..ya ampun makasih Tante pasti teman ku akan senang sekali."terang putri dengan sangat senangnya.
"dan kau sendiri kapan mulai membantu Tante? ledek lintang.
"apa bisa aku sambil mengajar les dan bekerja di butik juga."tanya putri dengan hati-hati.
"kau bekerja di butik dari Senin sampai Jumat, sisa nya kau bisa mengajar les."tutur lintang.
putri berpikir sejenak dan dia akan coba bicara dengan Rena besok.
"akan aku bicara kan dengan orang tua teman ku dulu ya,Tan." ujar putri.
"ayo turun kita sudah sampai."seru lintang
putri pun mengikuti lintang dari belakang dan lintang menarik tangan putri untuk berjalan sejajar dengan nya.
"apa harus ketempat mewah terus ya!! lirih putri.
__ADS_1
putri mengerti akan Table manner karena dia belajar di cafe jadi dia bisa menyesuaikan jika makan di tempat mewah.
hanya saja untuk pakaian putri sangat jauh tertinggal baru ini dia mulai memakai pakaian yang sangat bagus itu pun dari lintang.