
Adams bangun agak pagi karena dia harus keluar kota sedangkan putri masih di balik selimut nya bahkan dia masih tertidur pulas sekali.
"ini Anak dimana saja bisa dia tidur pulas."gumam Adams sambil melewati putri.
Adams langsung turun ke bawah dan dia tidak sempat sarapan lagi.
"ayo jalan."perintah Adams ke Kiki dan Kiki mengikuti apa yang di minta bos nya.
"apa kita cari sarapan di jalan tuan? tanya Kiki
"boleh sambil jalan saja ya!! pinta Adams yang kembali fokus dengan laptop nya.
selama perjalanan Adams lebih banyak diam dan lebih fokus mengerjakan pekerjaannya saja.
putri terbangun dan langsung membersihkan diri dulu.
dia melirik ke arah ranjang tempat Adams tidur sudah tidak ada penghuni nya.
"tumben dia bangun pagi sekali."gumam putri sambil berlalu masuk ke dalam kamar mandi.
setelah mandi putri pun langsung mengganti baju nya dan turun ke dapur untuk menyiapkan sarapan pagi.
"pagi nona!! sapa maid
"hai pagi semua."sahut putri yang mulai membuka lemari es.
"mmmmm buat nasi kuning seperti nya enak nih."ujar putri yang mengeluarkan tempe,Teri dan kacang dia mau bikin balado.
lalu dia juga mengambil mie untuk mie goreng,serta dia membuat daging goreng serta sambal.
"Tuti tolong bantu aku mencuci beras nya dan nanti masukkan kunyit yang sudah aku haluskan Kedalam panci itu."tunjuk putri.
"nona mau membuat apa? tanya Tuti.
"nasi kuning dan aku sudah hampir selesai membuat lauk nya tinggal menumis mie goreng dan juga menggoreng daging."ujar putri yang sedang mengaduk tempe kacang balado nya.
"wah harum pasti nikmat nih."seru maid
"mba bisa bantu untuk nasi aron nya untuk di kukus biar semua Mateng nya berbarengan."pinta putri dengan cekatan tangan nya memasak dan hampir satu jam semua sudah mau selesai.
tepat pukul tujuh semua sudah selesai bahkan deasy sudah membawa kotak makan nya untuk sarapan di jalan.
"kau kesiangan ya? tanya putri ke deasy
"ngga kak hari ini masuk jam tujuh lewat kak."sahut deasy.
"ya sudah ini kotak makan nya sudah kakak isi."putri menyodorkan kotak makan tersebut.
"makasih kakak aku."deasy mencium pipi putri dan berpamitan untuk ke sekolah.
__ADS_1
hidangan sedang putri sajikan di masing-masing piring milik pak Budi dan lintang.
putri hanya menyajikan tiga piring saja karena security memberitahu putri kalau Adams tadi berangkat jam lima pagi.
tidak lupa semua yang bekerja di rumah tersebut pun kebagian juga.
"wah sarapan nasi kuning nih "seru lintang
"mba tolong di bungkus satu untuk aku bawa."pinta lintang
"untuk siapa mah? tanya putri
"Tante Susan dia sangat suka nasi kuning loh."seru lintang.
"oh ya? aku baru tahu mah? ucap putri
"dia Sama seperti bunda mu sangat menyukai nasi kuning dan juga lontong sayur ."terang lintang.
"besok aku buatkan lontong sayur? apa mama mau?"tawar putri.
"boleh dong dan akan aku undang Susan dan Harry sarapan di sini besok."terang lintang
"wah nasi kuning."seru pak Budi yang memotong pembicaraan putri dan lintang.
"papa suka juga? ujar putri.
"suka dong dan apa ada lagi? tanya pak Budi.
"itu ada rekan kerja papa pak hendri mah!! mau papa tawarkan sarapan juga."tutur pak Budi.
"ya ampun pah!! ya boleh lah pah."seru lintang
"mau sarapan dimana biar nanti maid bawakan kesana."terang lintang.
"apa mau kopi juga pah? tawar putri.
"boleh dong dan buatkan tiga ya!? pinta pak Budi
"mah nanti bawa ke ruang kerja saja ya."tutur pak Budi
"baik pah dan tunggu saja di ruang kerja."ujar lintang.
putri berdiri menyiapkan yang papa mertua nya minta serta dia juga membuat kan kopi
"biar maid saja yang bawakan dan kau temani mama makan saja."pinta lintang
putri pun kembali duduk berhadapan dengan lintang sambil menunggu Susan datang karena lintang mengirim pesan untuk menjemput nya.
lintang dan putri saling berbagi cerita dan putri minta di bawakan mesin jahit dan mesin obras untuk dia mengerjakan dirumah bersama Tuti.
__ADS_1
lintang pun menyetujuinya dan akan mengirim barang itu siang nanti.
"pagi semua."sapa Susan dan Harry.
"hai mah pagi."
"pagi juga papa Harry."seru putri sambil memeluk Harry dan Susan bergantian.
"wah nasi kuning!! pantas saja aku di minta kesini."Susan langsung mengambil piring dan mengisi piring kosong tersebut dengan nasi kuning.
"apa papa mau juga."tawar putri
boleh dan tidak usah banyak-banyak karena tadi sudah sarapan."tutur Harry yang duduk di samping istrinya
sedangkan Susan sudah sangat lahap sekali bahkan langsung habis.
"besok kau mau buat apa? put." tanya Susan
"mau buat lontong sayur mah.",sahut putri.
"berarti besok aku harus lebih pagi ya?datang nya.",ujar Susan.
"oh kemana Adams dan Budi."mata Harry mengedarkan pandangannya
"mas Budi ada tamu di ruang kerjanya sedangkan Adams aku belum melihat nya."sahut lintang.
"apa kau akan ikut kami ke butik? tanya Susan ke putri.
"untuk hari ini belum bisa mah."sahut putri
"ada apa hmmmm."selidik susan.
"aku kerja di rumah saja ya? ke butik cukup seminggu sekali saja."pinta putri.
"sebenarnya kami mengharap kau aktif di butik karena kami sudah mulai lelah."ungkap lintang.
"aku janji mah nanti kalau selesai wisuda aku akan menggantikan kalian."ucap putri
dan senyum pun mengembang dari wajah Susan dan lintang.
"Akhirnya ada yang bisa menggantikan kita juga."seru Susan.
sementara di jalan entah mengapa wajah putri terus saja menari-nari di pikiran nya.
"ada apa dengan ku ini."seru Adams
"ada apa tuan? kita hampir sampai."Kiki memberitahu Adams.
"baiklah."sahut Adams.
__ADS_1
sesampai di lokasi, Adams langsung turun dan mengecek lokasi.