Tak Pernah Ada Cinta

Tak Pernah Ada Cinta
BAB 45


__ADS_3

Alexa mendatangi kediaman Adams dengan gaya sombong nya.


dia seolah seperti pemilik rumah saja,main masuk begitu saja tanpa permisi lagi.


Lintang sedang memperhatikan Alexa sambil melipat tangan nya di dada dengan tatapan tajam.


"apa kau tidak di ajarkan sopan santun masuk kedalam rumah orang lain."hardik lintang


Alexa pun terlonjak kaget dan dia pun menoleh ke arah lintang.


"maaf Tante aku pikir tidak ada orang lain di sini."ucap Alexa


"walau tidak ada orang lain tapi ada maid di depan dan kau dengan Sombong nya tidak menjawab pertanyaan mereka."tunjuk lintang.


"apa Adams ada Tante? aku ingin langsung masuk kekamarnya."ujar Alexa


"siapa yang ijinkan kau masuk kekamarnya? tanya lintang dengan memicingkan matanya.


"aku kan calon istrinya jadi aku bisa masuk kapan saja kan? sahut Alexa.


"hahahaha baru calon istrinya saja sudah seperti ini!! ledek lintang.


"maid!! teriak lintang


"iya nyonya, ada apa? tanya maid


"dimana Adams? apa dia ada di rumah? tanya lintang


"tuan Adams belum kembali nyonya."jawab maid sambil tertunduk wajah nya.


"kau dengar!! anak ku belum kembali jadi aku melarang dirimu masuk kekamar tanpa ijin."ujar lintang


lintang tahu jika Adams masih menemani putri di ruang jahit bersama Susan juga.


lintang mendengar suara mobil berhenti menjadi penasaran ingin melihat siapa yang datang.


dugaan lintang benar kalau Alexa yang datang dan dia ingat pesan Adams tadi.


maid juga tidak ada yang tahu jika Adams pulang cepat hari ini.


"kau menunggu apa? sebaiknya jangan datang kerumah aku lagi!! carilah Adams di tempat lain."usir lintang yang benar-benar sudah muak dengan kelakuan Alexa.


"Tante, sampai kapan Tante selalu tidak suka dengan ku? tanya Alexa


"sampai kau pergi dari hadapan ku!? usir lintang


tiba-tiba pak Budi masuk baru pulang dari kantor.

__ADS_1


"ada apa ini mah? tanya pak Budi yang merasa heran ada Alexa di rumah nya.


"kenapa ada wanita ini!! tunjuk pak Budi.


lintang hanya menggedikan bahunya saja sambil menatap sinis.


"sebaiknya kau pergilah dan jangan mencari Adams dirumah ini karena dia lebih banyak tinggal di apartemen nya.",jelas pak Budi.


"kenapa dia tidak memberitahukan aku jika dia tinggal di apartemen."ucap Alexa.


"kau bilang calon istri tapi kok ngga tahu calon suami tinggal di apartemen."ledek lintang.


"aku sangat sibuk Tante!! banyak pemotretan dan aku juga ingin bertanya dengan Adams soal kontrak aku yang tiba-tiba tidak di perpanjang lagi."terang Alexa.


"itu bisa kalian Bicarakan di kantor saja."ucap pak Budi.


"baiklah kalau begitu, aku pamit dulu ya,om!! Tante ."pamit Alexa.


setelah Alexa pergi meninggalkan rumah, lintang langsung mencari Adams di ruangan menjahitnya.


"hai kau bocah tengil!! itu wanita topeng baru saja pergi? dia menanyakan kenapa kontrak nya di putus."tanya lintang ke anaknya.


"siapa sih mah? wanita topeng? tanya Adams balik.


"si Alexa? memang siapa lagi? cebik mama lintang


"aku masih dendam mah!! dan aku putus semua kontrak kerja dia dengan agency lain,biar dia tahu rasanya kembali hidup di jalanan,"terang Adams.


"baguslah kalau kau menyadari wanita topeng itu."timpal lintang.


"kau tahu dia masuk ngga sopan!? main masuk saja tanpa permisi, bahkan dia membentak para maid!!


memang dia pikir ini rumah nenek moyang nya."terang lintang.


"gaya sombong nya membuat dia lupa berasal dari mana? timpal Adams.


"baguslah kau menjauh dari dirinya."sahut Susan


putri pun pamit untuk membuat makan malam di bantu oleh tuti dan Susan pun ingin ikut masak membantu putri.


"mau masak apa? tanya Susan


"masak ikan goreng saja mah, dengan sayur bening, sambal dan lalapan."sahut putri


"wah sepertinya segar ya? dan jangan lupa sambal tempe."timpal Susan.


"apa boleh aku mengajak Harry makan malam di sini? tanya Susan ke lintang karena lintang pun menyusul mereka ke dapur.

__ADS_1


"ya boleh lah!! masa ngga boleh."sahut lintang.


lintang memperhatikan putri yang sedang mengolah sayuran dan lintang mencoba membantu nya.


maid semakin kaget karena ada Adams juga masuk kedalam dapur.


membuat para maid panik dan ketakutan, Adams tersenyum dan memberi kode untuk tidak takut dengan nya.


"wah bisa hujan tujuh hari tujuh malam ini,semua berkumpul di dapur."ledek pak Budi.


putri pun menoleh dan dia pun bersitatap dengan suami nya yang tersenyum.


putri hanya merasa heran akhir -akhir ini Adams sangat berbeda.


lebih baik dan sopan bahkan mulai sedikit perhatian dengan orang di sekitar nya.


"apa ini awal aku juga untuk membuka diri untuknya."gumam putri dalam hatinya.


putri dengan cepat menyelesaikan masakan nya karena tidak butuh waktu lama.


Adams meminta maid menyajikan makanan di ruang makan dan dia mencuci tangan istrinya di wastafel.


lalu mengajak putri menunggu om Harry di ruang makan.


Susan dan lintang cukup senang melihat Adams memperhatikan putri dengan baik.


"semoga ini awal yang baik ya."ucap Susan.


"semoga ya!! dan aku akan sangat senang sekali."seru lintang.


mereka berkumpul di meja makan dan mulai mengambil makanan satu persatu.


masakan putri sangat memanjakan lidah pak Budi yang pasti akan minta nambah.


"pah jangan nambah lagi ya? yang ada berat mu akan naik terus."ledek lintang karena suami nya sudah dua kali nambah.


"kan ngga tiap hari mah."sahut pak Budi.


"hahahaha pah, makan secukupnya saja ya? pinta putri.


pak Budi pun menuruti apa yang putri bilang dan dia berhenti untuk menambah.


begitupun dengan harry dia juga akhirnya berhenti menambahkan nasi lagi.


"apa aku boleh di buatkan sayur dan sambal lagi? tapi kau memasak di rumah kami."tanya harry.


"tentu dong pah!! aku akan memasak untuk mama Susan dan papa Harry nanti."seru putri.

__ADS_1


ada rasa tidak rela jika putri harus memasak di tempat lain, Adams wajahnya sedikit masam.


__ADS_2