Tak Pernah Ada Cinta

Tak Pernah Ada Cinta
BAB 52


__ADS_3

Cella dan ibu nya mendatangi kediaman lintang Karena mereka pikir putri masih tinggal disana.


mereka tidak tahu jika putri sudah lama berpisah dengan Adams.


nampak di depan rumah Adams, mereka belum bisa masuk karena menunggu instruksi dari lintang.


lintang merasa heran kenapa Dwi dan anak nya membawa koper di depan rumah nya.


tidak lupa lintang mengabadikan dulu moment tersebut dan mengirimkan ke putri.


"oke let's go saat nya berperan antagonis dulu."gumam lintang.


Lintang berjalan keluar dan menemui dwi serta cella yang masih berdiri di luar pagar rumah.


"maaf ada apa nyonya mencari saya? tanya lintang.


"Bu lintang,apa bisa aku bertemu dengan putri karena aku ingin meminta tolong padanya."pinta Bu Dwi


"memang nyonya tidak tahu jika putri sudah tidak tinggal di sini lagi? dia sudah berpisah dengan Adams."terang lintang.


"ngga mungkin Bu lintang dan jika berpisah kenapa Anak itu tidak pulang kerumah."ujar Bu Dwi


"maaf kalau itu saya tidak tahu karena dia memilih meninggalkan anak saya jadi saya tidak perlu perduli lagi."jawab lintang sinis.


"Bu lintang apa boleh kami tinggal sementara di rumah ibu? sampai kami mendapatkan tempat tinggal baru."mohon Bu Dwi.


"rumah saya bukan rumah dinas sosial ya? jadi sebaiknya anda cari tempat tinggal lain saja."usir lintang


"tapi kan Adams mencintai ku, Tante."timpal cella


"masa sih!! kok aku ngga tahu ya? kau cari saja Adams karena dia tidak tinggal disini."usir lintang


lama-lama lintang pun kesal karena duo racun ngga mau pergi juga.


malah teriak-teriak minta masuk, membuat lintang mengeluarkan uang kertas beberapa lembar dan menyerahkan ke Dwi.


"semoga ini cukup untuk kalian mencari tempat tinggal yang baru ya!! dan jangan ganggu aku karena aku mau pergi."lintang langsung meninggalkan Duo racun tersebut dengan senyuman di wajah nya.


"Linda akhirnya mereka merasa kan kembali kejalan."gumam lintang.


"sini mah!! aku yang hitung uang nya."cella mau merampas uang tersebut namun langsung di tepis oleh Bu Dwi.


"kita cari kontrakan sekarang!! Ayo sudah semakin panas saja."ajak Bu Dwi


mereka mencari kontrakan yang sesuai dengan uang mereka dan ternyata lintang memberikan uang lumayan ada tiga juta lebih.

__ADS_1


"mah kenapa kontrakan kecil dan sumpek begini sih."kesal cella.


"sisa uangnya untuk kita makan dan mencari Rahman."sahut Dwi.


"jangan banyak protes karena kerjaan mu hanya menghabiskan uang saja dan mana ada yang bisa di jual barang-barang mu? hardik Bu Dwi


dengan cepat Bu Dwi membongkar isi kopernya lalu mencari emas peninggalan Linda yang selalu dia simpan di dalam koper nya tersebut.


kaget karena hanya tersisa gelang sedangkan cincin serta kalung nya sudah tidak ada.


"cella apa kau yang mengambil emas yang aku simpan di koper? bentak Dwi


"iya mah kan aku bilang waktu itu butuh uang dan mama hanya janji-janji saja jadi aku ambil saja kalung dan cincin yang ada di situ."sahut cella.


"gila kau cella itu harga nya bisa kau beli mobil dan rumah walau kecil!! kau memang ngga punya otak."bentak Bu Dwi.


hanya tersisa gelang dan harapan nya untuk bisa membeli rumah kecil tidak akan terwujud.


jika mengkredit rumah sudah ngga mungkin, segera Dwi keluar dari kontrakannya dan menjual gelang tersebut.


karena dia yakin cella akan mengambil nya lagi.


Dwi mulai bingung untuk kedepannya dia tidak mungkin tinggal di kontrakan kecil itu terus.


sedangkan papa nya cella malah tidak bisa di hubungi, sebagian harta sudah dia titip kan ke papa kandung cella.


sampai di toko emas langsung dia menjual gelang tersebut dan uang nya di transfer ke rekening Dwi sendiri.


ternyata dia melihat pacarnya baru keluar dari toko emas bersama wanita yang lebih muda dari Bu Dwi.


"sialan kau mas!! teriak bu Dwi


"kembalikan uang ku sekarang."pinta Bu Dwi yang sudah naik pitam.


"kau siapa wanita tua? ledek pacarnya bu Dwi.


"kurang ajar !! cepat kembalikan uang ku!! dasar laki-laki sialan." teriak Bu Dwi sambil memukul pria tersebut.


Bu Dwi pun di tinggalkan begitu saja bahkan Bu Dwi teriak pun tidak di dengar.


"benar-benar aku tertipu,"Isak tangis nya pun pecah.


sejak saat itu Bu Dwi dan Cella hidup sangat memprihatikan dan cella sampai bekerja di sebuah hiburan malam.


dia tidak perduli lagi dengan mama nya dan Bu Dwi hidup meminta -minta.

__ADS_1


Adams menunggu putri di depan rumah nya karena dia ingin mengungkapkan isi hati nya.


"putri."panggil Adams


"hai Kak hmmm kok bisa tahu aku tinggal di sini."tanya putri.


"aku sempat mengikuti mu waktu itu."sahut Adams.


"hmmm mau masuk."tawar putri.


Adams pun masuk ke halaman rumah putri dan duduk di teras rumah tersebut.


"maaf hanya begini rumah nya!! sebentar aku buatkan minum dulu "ujar putri yang langsung masuk kedalam untuk membuat kan teh.


"silahkan kak,"Opie menyodorkan secangkir teh hangat untuk Adams.


"makasih ya."ucap Adams yang langsung meminum teh tersebut.


"ada apa membuat kakak ingin menemui ku? tanya putri


"hemmm maaf Put, sebelum nya aku ingin meminta maaf."jawab Adams.


"kak Adams ngga salah apa-apa kok."ucap putri sambil tersenyum.


"justru aku yang salah dan aku ingin memperbaiki semua nya dan aku ingin kita bersama-sama lagi."


"sebagai suami istri yang sesungguhnya bukan suami istri di atas kontrak."ungkap Adams.


putri pun terdiam dan dia belum bisa menjawabnya karena dia sudah nyaman dengan hidup nya sekarang.


dia harus jawab apa karena dia bingung, hati nya untuk Adams sudah menguap bersama Adams lebih memilih mantan pacarnya dulu.


"aku tidak tahu harus bagaimana karena aku tidak bisa mengulangi sesuatu yang pernah menyakiti hati aku kak."sahut putri.


"aku yakin suatu hari nanti..kak Adams akan mendapatkan pendamping yang lebih baik dari diriku."tutur putri.


"kita coba jalani dulu put? kasih aku kesempatan lagi? pinta Adams


"aku tidak tahu kak."jawab putri santai.


ada rasa kecewa di wajah Adams tapi putri takut Adams akan kembali seperti dulu.


mereka berdua pun terdiam dan sama-sama sibuk Dengan pikiran masing-masing.


"apa kau bisa jamin akan tidak menyakiti hati ku? dan akan tetap setia dengan pasangan mu? tanya putri

__ADS_1


pertanyaan putri sangat membuat Adams sedikit bahagia.


__ADS_2