Tak Pernah Ada Cinta

Tak Pernah Ada Cinta
BAB 23


__ADS_3

sungguh penampilan putri sangat jauh berbeda dia sangat cantik bahkan siapa pun yang menatap nya akan berdecak kagum.


"kau jadi pusat perhatian orang banyak karena kau sangat cantik ."puji susan.


"oh ayolah Tante jangan terus memujiku, aku bisa besar kepala nanti nya."rengek putri.


"kau memang cantik jadi biarkan orang-orang melihat mu dan tetaplah kau menjadi gadis cantik yang rendah hati."terang lintang.


putri pun menganggukan kepala nya tanda mengerti dengan perkataan lintang.


malam nya putri pulang dan di sambut dengan makian oleh cella.


dia tidak terima putri bisa melebihi diri nya bahkan sekarang putri lebih cantik.


"kau jangan sok dengan akan menikah dengan orang yang kau anggap kaya!! kau tahu dia pasti akan jatuh ke tangan ku dan kau akan di tendangnya..lihat saja akan ku buat kau hancur."ancam cella.


"aku pastikan kau yang akan hancur duluan dengan ke sombongan mu!! silahkan lakukan yang membuat mu senang tapi akan menghancurkan diri mu sendiri.."ujar putri


cella hendak mengangkat tangan nya akan menampar putri tapi dengan cepat putri menepis tangan cella hingga cella tersungkur di lantai.


"aku dulu lemah selalu kau perlakukan tidak baik tapi hari semua sudah selesai, aku bukan putri yang lemah lagi."bentak putri.


sudah habis sabar Putri karena setiap pulang malam selalu kena makian, tamparan bahkan rambut pun kena sasaran.


untuk kali ini putri ingin melawan nya jika pun harus di hukum yang rugi bu Dwi sendiri.


keesokan pagi nya tidak biasanya bu Dwi bangun lebih pagi dan putri sudah menduga kalau dia pasti akan di hukum.


sayang nya putri terselamatkan karena lintang sudah datang menjemput nya.


dengan alasan mau membeli cincin kawin karena besok sudah mendekati akad nikah putri dan Adams.


wajah bu Dwi sangat geram dia ingin membalaskan perlakukan putri terhadap cella semalam.


"sialan bocah itu lolos lagi dan dia sudah tidak mentaati peraturan aku lagi..akan aku buat dia mati seperti ibunya."ancam Dwi dan mbok Ningsih mendengar perkataan bu Dwi.


"ada apa sih mah?? pagi-pagi sudah marah-marah dan mana anak babu sialan itu? cella mencari keberadaan putri.


"dia sudah di jemput oleh ibu nya Adams.. dan kau cella harus bisa merebut Adams dari putri setelah mereka menikah kau harus dekati Adams!! buat mereka hancur,, mama ingin melihat anak sialan itu hancur dan bila perlu mati."ucap Bu Dwi dengan senyum jahat nya.


"tenang saja mah!! cella yakin si Adams akan jatuh ke tangan cella dan akan memilih cella di banding si putri itu."sahut cella penuh percaya diri.


mbok ningsih masih mendengarkan percakapan antara ibu dan anak itu.


"ya ampun jahat sekali mereka."lirih mbok Ningsih.

__ADS_1


lalu mbok Ningsih melanjutkan pekerjaan nya.


sementara di dalam mobil, putri bercerita dengan Tante lintang.


"untung Tante datang pagi kerumah kalau tidak mungkin rambut ku akan rontok ulah Bu Dwi karena dia mau menerkam ku pagi ini."ungkap putri.


"loh kenapa? bagus dong waktunya sangat tepat Tante jemput pagi."ujar lintang.


"karena semalam cella mau menampar ku tapi aku tepis dan cella jatuh ke lantai..yeah jadi ibu nya mau balas dendam pagi ini..hahahhaa hari ini aku bebas dari jambakan dan makian nenek Lampir itu."seru putri dengan tertawa.


"sebaiknya kau belajar bela diri untuk melindungi diri mu karena musuh mu ada di sekitar mu."ujar Tante lintang.


"aku sedikit belajar taekwondo,Tan!! sejak aku sering di perlakukan tidak adil dan selalu kena hukuman.. aku berlatih di ajari teman ku."ungkap putri.


"baguslah kalau begitu!! kau bisa menghadapi mereka dengan ilmu bela diri mu itu, tapi sebaiknya kau sering berlatih lagi."ide lintang.


"baik Tan, rencana nya setelah ngajar les akan aku gunakan untuk berlatih bela diri lagi untuk lebih menjaga diri ku ,"ungkap putri.


"oh iya Tante Susan sudah menunggu kita di rumahnya untuk sarapan bersama sekalian nanti kita akan memilih bahan yang akan di gunakan untuk design mu itu."terang lintang.


"yang bener Tan jadi design ku bisa di terima nih?? tanya putri tidak percaya.


"iya dan sangat bagus menurut aku dan Susan,, semoga bisa sukses seperti bunda mu."jawab Tante lintang.


selama perjalanan mereka tak hentinya bercerita sampai akhir nya mereka tiba di tempat Susan.


"iya Tan, hari ini jalanan cukup ramai dan apa bisa kita mulai sarapan nya? ujar putri.


"pasti kau sudah lapar ya? ayo kita langsung sarapan saja."ajak Susan.


"lintang apa kau mau kopi? tanya Susan


"boleh lah,, di mana Harry? apa sudah berangkat kerja? tanya lintang


"oh dia masih di atas menunggu kalian nanti juga akan turun."jawab Susan


tidak lama ada laki-laki paruh baya turun dari lantai atas dan itu adalah suami Susan.


"hai lintang apa kabar mu? sapa Harry


"si bos masih di rumah saja?? baik Harry.."sambil memeluk Harry karena lintang dan Harry masih saudara sepupu.


"aku yakin gadis ini putri,, anak bayi yang dulu sering aku bawa kekantor..hmmm!!! seru harry


"iya Harry,, kau sangat merindukan bayi itu kan? dan sekarang dia menjelma menjadi seorang gadis cantik dan unik."ujar Susan sambil Harry memeluk istrinya itu.

__ADS_1


"ayo putri..beri salam ke uncle Harry?? pinta lintang.


"hai om!! apa aku boleh memberi pelukan juga? tanya putri.


"oh tentu gadis kecil ku."seru harry yang merentangkan kedua tangannya dan putri pun langsung memeluk Harry.


"menangislah karena aku tahu kau ingin menangis..disini kami sangat merindukan dirimu,nak!! ucap Harry sambil mengusap rambut putri.


putri pun terisak dalam pelukan om Harry sampai lintang dan Susan pun ikut menangis.


"sudahlah sekarang waktunya kita makan pagi tapi apa masih mau menangis."ledek Susan


"Tante, makasih ya!! ucap putri tulus.


"untuk apa sayang? kau berterimakasih karena kita adalah saudara mu dan kau putri kami yang lama hilang."terang Susan.


sedangkan lintang terus memeluk bahu putri dan sekali-kali mengelusnya dengan lembut.


"apa yang kau rasakan sekarang nak? tanya Harry


"bahagia uncle!! sangat bahagia."seru putri


"really?? tanya Harry


putri pun menganggukan kepalanya dengan semangat dan tersenyum.


"mari semua sarapan!! seru lintang


putri pun mulai menyantap sarapannya, begitu pun dengan yang lain mereka sudah sangat lapar.


sesekali Susan menawarkan menu ke putri dan putri hanya mengambil sedikit-sedikit untuk mencicipi dan menghargai masakan Tante nya itu.


"ini sangat enak sekali,, sarapan yang sangat simple."ledek lintang.


"sudahlah kalian berdua selalu saja berdebat."ucap Harry.


"kalau tidak berdebat tidak seru,,.iya kan?? Susan.."tanya lintang


"ya..ya..seperti lagi sakit gigi jika kami tidak berdebat."sahut Susan.


"ayo putri kita keruang tengah."ajak Harry


putri pun mengikuti Harry dan Harry banyak bercerita tentang masa kecil putri.


kalau dulu Linda selalu menitipkan putri ke Harry jika Linda sedang banyak pekerjaan dengan Susan dan lintang.

__ADS_1


Harry sangat menyayangi putri waktu bayi maka nya Harry paham betul dengan putri.


__ADS_2