Tak Pernah Ada Cinta

Tak Pernah Ada Cinta
BAB 43


__ADS_3

Cella semakin membenci putri karena bisa-bisanya Adams ada bersama putri.


setahu cella mereka tidak pernah jalan bersama bahkan cella tahu kalau putri tidak menyukai Adams.


"tidak akan aku biarkan mereka saling jatuh cinta dan aku pastikan akan memisahkan mereka berdua!! aku yang harus menggantikan gadis sialan itu."gerutu cella.


sampai di rumahnya cella marah-marah dan melempar semua barang yang ada di kamar nya.


dia tidak terima di hina seperti ini bahkan di depan putri.


"apa kau sudah gila cella? bentak Bu Dwi ibu nya cella


"iya aku gila karena aku tadi bertemu dengan putri dan Adams serta ada ayah juga!! mereka sedang makan siang bersama."jawab cella tidak kalah kencang nya.


"ayah mu butuh bantuan Adams untuk perusahaan nya jadi pasti mereka akan bertemu kapan pun mereka bisa."terang Bu Dwi.


"tapi kenapa gadis sialan itu juga ada dan dia nampak nya sudah menyukai Adams."terang cella sambil berkacak pinggang.


"turunkan tangan mu!? kau dengan ku semakin tidak sopan!! wajar mereka bersama karena di depan ayah mu itu hanya bersandiwara saja."terang Bu dwi.


"aku pastikan akan mendapatkan Adams dalam waktu dekat ini karena dia sangat menyukai ku dan dia tidak pernah menolak apa yang aku minta."gumam cella dengan percaya diri.


percakapan ibu dan anak itu sampai terdengar keluar, pak Rahman mendengar semuanya.


dia semakin penasaran apa cella anak kandungnya atau bukan karena sangat berbeda jauh karakter anak itu.


kehidupan cella yang sangat liar membuat pak Rahman sedikit ngeri.


bahkan itu akan mencoreng nama baik keluarga nya jika memang apa yang di lakukan cella di luar itu benar.


Bu Dwi menuruni tangga dan melihat suami nya yang sedang termenung sendirian.


"apa yang kau pikirkan? tanya Bu Dwi


"cella..aku khawatir dia akan membuat malu keluarga kita." ujar pak Rahman.


"bikin malu bagaimana? setahu ku anak itu masih menjaga nama baik keluarga ini kok!! sahut Bu Dwi.

__ADS_1


"kita ngga tahu di luaran sana dia seperti apa? kesal pak Rahman.


"masa aku harus terus mengikuti kemana anak itu pergi? timpal Bu Dwi.


"kau terlalu memanjakan anak itu jadi dia berlaku seenak hati nya saja."terang pak Rahman.


"anak mu selalu keluar masuk hotel dengan pria yang berbeda."


"kau hanya mendengar dari satu pihak saja kan? belum melihat dengan mata kepala sendiri kan? tanya Bu Dwi.


"jika aku yang melihat nya!! akan aku seret anak itu keluar."ancam pak Rahman.


"kau harus menasehati nya bukan berlakukan dia dengan kasar."pinta Bu Dwi.


"aku tidak akan berlaku kasar jika anak itu bisa menghargai diri nya sendiri."pak Rahman pun meninggalkan istrinya dan masuk kedalam kamarnya.


pak Rahman ngga abis pikir dengan cara mendidik Bu Dwi yang lebih membela cella melakukan apa pun.


tanpa harus memikirkan dampak dari semua nya.


sementara di tempat lain putri sedang asyik mendesign sambil menunggu Adams selesai menyelesaikan pekerjaannya.


ini pertama kalinya,Adams membawa putri ikut kekantor dan menemani nya bekerja.


Adams melihat putri tidak seperti wanita yang lain.


Putri tidak manja atau gila belanja atau jalan-jalan,justru gadis ini lebih gemar memasak,membaca bahkan sekarang dia sedang menekuni design baju nya.


Adams pun memesan cemilan dan jus untuk istrinya lalu dia juga melanjutkan pekerjaan nya.


pintu terbuka dan yang masuk adalah Kiki yang membawa jus serta cemilan.


lalu di letakkan di meja dekat putri yang sedang menggambar.


"silahkan nona."seru Adams


"terima kasih kau sangat baik sekali."ucap putri.

__ADS_1


"Sama-sama nona!! saya permisi dulu."pamit Kiki.


Kiki pun keluar dari ruangan Adams karena harus menyelesaikan pekerjaan nya.


tidak lama seseorang wanita dengan pakaian sexy masuk kedalam ruangan Adams dan langsung duduk begitu saja di pangkuan Adams.


putri hanya melirik saja dan enggan melihat kedua orang itu.


seketika mood nya langsung berubah dan entah kenapa putri sangat kesal sekali.


"apa aku cemburu ya!! gumam putri dalam hati.


"hai kau siapa? ada di ruangan pacar ku."tunjuk Alexa


"aku!! aku hanya sepupu jauh kak Adams."ucap putri lalu meninggalkan ruangan Adams dengan hati yang sangat marah.


"dasar ngga punya sopan santun!! main pergi begitu saja."kesal Alexa.


melihat putri pergi membuat Adams panik dan berdiri begitu saja.


Alexa yang tidak berpegangan pun seketika jatuh ke lantai dan Adams berlari keluar ruangan nya mencari istrinya.


"kau cari istri ku dimana? panik Adams yang meminta kiki mencari putri.


"nona ada di ruangan saya tuan!! sedang melanjutkan menggambar nya ,"terang Kiki


Adams pun langsung masuk kedalam ruangan Kiki dan melihat istrinya yang duduk di meja kerja Kiki.


"tunggu aku!! kita pulang sekarang ya? ajak Adams sambil mengusap lembut rambut putri.


"apa pacar mu sudah pulang? tanya putri


"dia bukan pacar ku."jawab Adams


"oh oke."timpal putri.


Adams pun mengajak putri pulang setelah Kiki mengambil tas kerja Adams.

__ADS_1


sedang Alexa masih menunggu Adams dan duduk di sofa.


Adams sengaja menghindari Alexa bahkan Adams ingin membalas dendam dengan Alexa.


__ADS_2