
makan siang mereka bertiga sambil membahas tema yang akan mereka keluarkan model terbaru dari butik tersebut.
tapi sepertinya akan di lakukan setelah acara pernikahan putri dan Adams.
"apa kau sudah siap untuk pernikahan mu nanti."tanya Susan
"Tante sudah menanyakan ini dan jawaban ku masih sama, anggap saja sedang ujian negara."sahut putri
"maaf aku sedikit agak aneh dengan pernikahan ini dan kenapa Adams mau menerima nya."seru Susan
"kalau ada yang tidak berkenan sebaiknya kau cerita dengan ku ya, aku tidak akan memihak siapa pun kalau Adams salah tetap harus mendapatkan hukuman walaupun dia anak ku."terang lintang.
"iya Tante dan terima kasih sementara ini kami masih baik-baik saja."ucap putri.
putri mencoba menyembunyikan perjanjian dirinya dengan Adams, tujuan putri sekarang adalah bisa keluar dari rumah tersebut dan meneruskan usaha bunda nya.
itu saja dan untuk masalah rumah tangga nya dia tetap menjadi istri walau hanya di atas kertas.
putri tidak perduli dengan sikap Adams terhadap nya, selama tidak mengganggu hidup nya, putri akan bersikap sebagai mana mestinya saja.
Adams lah yang memulai untuk tidak saling jatuh cinta dan putri menerima itu semua.
justru putri bisa menjaga jarak dan bersikap biasa saja ketika bertemu di luar.
malah Adams yang seperti sengaja ingin menguji putri.
sejak putri tidak lagi bekerja di cafe itu lagi sudah jarang juga Adams sarapan atau makan siang di cafe itu lagi.
"putt nanti mau kemana habis ini? tanya Susan
"aku mau kerumah Reni dulu,Tan!! memang Tante ada mau kemana? mau di temani Putri? tanya putri
"iya ingin ke salon,,ikut yuk?? agak di ubah sedikit gaya rambut mu."ajak Tante Susan.
"baiklah Tan kalau begitu, aku akan temani Tante ke salon."ujar putri
Susan sangat senang karena dia ingin merubah sedikit penampilan putri.
"aku yakin kalau putri sedikit di poles pasti anak mu akan klepek-klepek."bisik Susan
"di kira anak ku ikan yang kekurangan air kali ya!! canda lintang.
mereka berdua pun terkekeh geli sampai putri bingung melihat sahabat mama nya yang sekarang malah jadi sahabat nya.
"apa ada yang salah!! kenapa kau melihat ku seperti itu."tanya lintang ke Putri.
__ADS_1
"tidak ada Tan hanya saja Tante berdua kenapa? putri balik bertanya.
"hahahha ya sudah yuk kita ke salon dulu dan sekalian kamu luluran putt, kan tinggal beberapa hari lagi kamu akan menikah."tutur lintang
"apa itu Mahal biaya nya? tanya putri
"sudahlah ada uang bunda mu disini jadi tenanglah."seru Susan.
"baiklah aku ikut saja yang penting jangan mahal-mahal ya!! Tan."ujar putri.
lintang menghentikan langkah kakinya dan menoleh ke arah putri.
"untuk apa uang banyak kalau tidak di gunakan, jadi kau tinggal duduk manis urusan bayar serahkan ke Tante Susan."terang lintang.
Susan yang tadi nya tersenyum jadi merenggut wajahnya.
lintang pun tertawa terbahak-bahak melihat wajah temannya.
"apa bunda bahagia ketika bersama dengan sahabatnya ini yang selalu tertawa."gumam putri.
putri pun ikut tersenyum melihat sahabat bunda nya itu.
"apa sudah kau puas mentertawakan ku lintang."kesal Susan
"oh ayolah Susan nanti keriput mu tambah banyak saja."jelas lintang.
"sudahlah ayo kita jalan, aku sudah tidak sabar ingin luluran."ajak lintang
"jangan lupa kabari suami mu jangan sampai dia mengira kita pergi ketempat yang di larang olehnya."ujar Susan
"baiklah nyonya Susan aku akan chat suami ku."sahut lintang.
lintang pun mengeluarkan ponsel nya lalu menelepon suami nya.
setelah selesai menelpon lintang langsung masuk kedalam mobil.
mereka bertiga pun menuju salon langganan Susan dan lintang.
di salon yang mereka kunjungi ternyata ada Alexa tapi lintang seolah-olah tidak mengenal nya.
lintang berjalan begitu saja tanpa menoleh dan Susan pun menyadari nya.
"Alexa"bisik Susan
"biarkan ****** itu jangan kau lihat."sahut lintang.
__ADS_1
"kian hari malah makin jadi saja bukan berubah."ujar Susan
"sudahlah jangan kau lihat wanita itu."pinta lintang
Susan pun mengikuti apa yang lintang katakan.
"hai bukan nya kau pelayanan di cafe xx, untuk apa kau masuk ke salon mahal? hah..apa gaji mu cukup untuk membayar nya?ledek Alexa
sedangkan putri hanya tersenyum saja dan tidak mau meladeni Alexa.
"dia datang bersama ku!? apa ada yang salah!! asal kau tau dia salah satu pemegang saham di butik LMS jadi jangan sombong mentang-mentang kau hanya seorang model."bentak lintang.
Alexa pun kaget ternyata yang membela putri adalah ibu nya Adams.
"oh Tante aku mohon maaf, aku pikir dia pelayan itu."ujar Alexa
"oh Hanya karena dia mencoba menjadi pelayan lantas kau hina begitu.!! apa kau tidak bisa mengaca atau kau tak punya kaca?? apa perlu aku jelaskan!! hardik lintang.
"sudahlah lintang ayoo masuk,.ngga penting juga kau meladeni dia."ajak Susan
"ya sudah ayoo,ayoo putt!! ajak lintang.
mereka bertiga pun masuk kedalam ruangan yang sudah di tunggu oleh terapis.
"oh ya nyonya apa mau di lulur dulu apa mau hair spa? tanya terapis salon.
"lulur dulu saja."jawab lintang
lalu mereka mengganti pakaian mereka dengan kemben yang sudah di siapkan oleh pihak salon.
"nanti kau rapih kan rambut keponakan ku ya!! seru Susan
"baik nyonya."sahut terapis tersebut.
"ayo putri kok jadi bengong!? ajak lintang.
"oh iya Tante maaf."jawab putri
akhirnya putri bisa merasakan luluran serta semua perawatan mahal yang tadi nya tidak akan dia impikan.
bahkan menurut putri ini hanya sebuah mimpi.
setelah selesai terlihat putri sangat berbeda dia lebih cantik dari biasanya.
dengan rambut yang panjang di bentuk layer penampilan nya jauh berkelas dari sebelumnya.
__ADS_1
lintang dan Susan sampai terpesona oleh kecantikan anak sahabatnya itu.