Tak Pernah Ada Cinta

Tak Pernah Ada Cinta
BAB 34


__ADS_3

sampai di villa putri mengedarkan pandangannya dan dia sangat senang berada di daerah pegunungan.


entah terakhir liburan dia sudah tidak ingat lagi.


"dulu waktu kau masih kecil kita sering liburan dengan bunda dan ayah mu di villa ini!! makanya mau tidak asing dengan tempat ini."Harry sudah ada di samping putri.


"iya om aku merasa tidak asing dengan tempat ini," ujar putri.


"apa kau tidak mau memanggil kami mama dan papa? timpal Susan.


"anggaplah kami papa dan mama mu."pinta Harry.


"baiklah aku akan menanggung kalian papa dan mama, apa bisa beri aku pelukan."putri merentang kan tangan nya sambil tersenyum.


Susan merasa senang ketika putri mau menganggap dirinya sebagai ibu nya


"dulu aku pernah memohon ke bunda dan ayah mu untuk meminta kau menjadi putri kami,tapi bunda mu menolak dan ternyata sekarang kau benar-benar ada bersama kami."Kekeh harry.


"hai Linda kau lihat dia sekarang menjadi Putri ku kan" teriak Harry sambil wajah nya menengadah ke atas langit.


"papa apa bunda akan mendengar nya? tanya putri.


"tentu dia akan iri pasti dia sedang berkacak pinggang sambil berteriak."


"hai Harry awas saja kau sakiti putri ku akan aku pites dan aku tendang kau sampai Antartika."ujar Harry sambil menirukan suara Linda.


"hahhaha apa bunda ku seperti itu?? putri sangat penasaran.


"iya sayang bunda mu selalu marah jika aku membawa mu."timpal Susan.


"kita sangat menyayangi mu bahkan lintang pun lebih menyayangi mu di banding deasy."terang Harry.


"sayangnya kita kehilangan diri mu ketika ayah mu menikah dengan Dwi, mereka bilang kau sekolah di luar negeri."ungkap Susan.


"aku sangat bahagia ketika melihat kau datang ke butik, dan kau tahu aku seperti melihat Linda ku."ujar Susan sambil menggandeng lengan putri dan berjalan masuk kedalam villa.


"mungkin sudah jalannya seperti ini dan aku harus bisa mandiri biar aku tidak tamak akan harta."terang putri.


"tidak kau di didik oleh Linda dengan kesederhanaan jadi tidak mungkin kau akan tamak akan harta."tutur Susan.


"boleh aku tahu, apa bunda ku meninggal ketika aku masih berumur dua tahun? tanya putri.


"apa kau tidak ingat? Harry memandang Aneh ke wajah putri.


"tidak lah bahkan aku lupa dengan masa kecilku."ucap putri.


"nanti papa panggil teman papa seorang dokter ahli, dan hanya ambil sample darah saja untuk memastikan kalau kau tidak meminum obat atau sejenis apa pun."terang Harry.

__ADS_1


"kenapa honey? tanya Susan heran.


"aku hanya takut kalau Dwi memasukan obat ke makanan atau minuman putri jadi dia lupa akan ingatan masa kecilnya."ungkap Harry.


"apa kau akan memanggil Dave? tanya Susan


"oh tentu hanya dia yang bisa aku andalkan."terang Harry.


"baiklah!? ayo masuk seperti nya akan turun hujan."ajak Susan.


putri mengikuti masuk kedalam dan di ruang tengah sudah ada teh manis panas berserta rebusan ubi dan singkong.


"makanan yang sangat-sangat jarang kita makan jika di Jakarta."seru harry.


"disini paling enak ya makanan seperti ini, justru ini menyehatkan."timpal putri.


"kau benar sayang."ujar Susan.


mereka mulai menyantap cemilan dan teh manis panas.


"apa kau suka?? kamar mu di sebelah sana ya!! tunjuk Susan.


"kamar mu menghadap kolam ikan besar dan kau pasti akan menyukai nya."terang Harry.


"baiklah dan aku pasti akan cepat menyelesaikan skripsi ku disini.dan terima kasih untuk semuanya."ucap putri.


"aku selalu bahagia jika bersama kalian dan mama lintang serta papa Budi."ujar


setelah itu mereka masuk kedalam kamar masing-masing untuk beristirahat.


Harry sudah meminta Dave untuk datang ke villa dan akan sampai pada malam hari.


putri duduk di pinggir jendela dia membuka jendela dengan lebar sambil merapihkan buku-buku dan juga semua perlengkapan belajarnya.


tiba-tiba sebuah foto jatuh di lantai dan ketika putri mencoba mengambilnya lalu putri menatap foto tersebut.


senyum getir terlihat di wajah putri, foto pernikahan yang tak pernah ada ujung baiknya.


malah sudah satu bulan semakin menjauh dan putri pun mengikuti permainan yang sudah Adams buat.


putri menyimpan Kembali foto tersebut di selipan buku nya, karena itu tempat yang terbaik bukan untuk di pajang.


sedangkan Adams sedang bertemu dengan cella bahkan cella tanpa malu-malu duduk di samping Adams dan tersenyum genit.


Adams ikuti permainan cella dan cella merasa Adams sudah masuk jeratannya.


"apa setelah ini kau sibuk? tanya cella dengan terus mengusap paha Adams.

__ADS_1


"tentu tidak karena aku luangkan waktu untukmu."ucap Adams.


cella mulai memperlihatkan permainanan nya, dia mulai meraba bagian sensitif Adams dan Adams hanya menikmati nya saja.


bagi Adams cella dan Alexa adalah wanita yang tidak mempunyai harga diri demi harta dia akan melempar kan tubuh nya secara Cuma-cuma.


"apa kau tidak menginginkan lebih dari makan siang?" goda cella.


"apa kau yakin? bisa memuaskan ku? tanya Adams


"hehehe kau boleh mencoba nya!! apa kita cari tempat yang lebih tenang."goda cella


"apa kau mempunyai tempat yang lebih dari tenang? pancing Adams.


sedangkan cella sudah gelisah dan ingin melepaskan hasrat nya itu.


"aku ada tempat dan akan kau buat kau puas dan melayang."bisik cella yang sudah menarik Adams


Adams hanya terkekeh dan mengikuti cella, cella terus menarik Adams masuk kedalam mobilnya.


didalam mobil cella mulai menyerang Adams dengan ciuman panas nya sampai Adams tidak bisa mengimbangi nya karena cella sangat agresif sekali.


"oh oh sabar nona jangan di sini."ujar Adams.


"oh Adams kau membuat ku gila, ayolah nanti kita lanjutkan di hotel."rengek cella.


Adams pun membiarkan cella membuka resleting celana Adams dan cella menghisapnya dan Adams Hanya bisa menikmati permainan cella.


Adams yakin kalau cella sudah tidak perawan lagi dan sering melakukan hal seperti ini.


setelah puas cella pun Merapihkan kembali celana Adams dan baju yang kurang bahan cella pakai pun berantakan dan cella dengan cepat Merapihkannya.


"kita akan lanjutkan di hotel ya!! aku menginginkanmu Adams."dengan suara yang penuh hasrat cella melajukan mobil nya dengan cepat dan membawa Adams masuk ke hotel mewah.


cella langsung turun dan meminta kamar yang biasa dia gunakan.


cella langsung menarik tangan Adams untuk masuk kedalam lift.


di dalam lift cella terus melancarkan aksinya dengan mencium serta meraba tubuh Adams sampai baju cella hampir melorot semua.


Adams hanya diam saja bahkan Adams sudah meminta kiki untuk memesan minuman yang sudah di campur obat untuk di berikan ke cella.


.


Kiki pun sudah menyiapkan juga seorang pria untuk mengganti kan posisi Adams nanti.


dalam hati Adams hanya tertawa saja karena wanita seperti ini sangat menjijikan buat Adams.

__ADS_1


__ADS_2