Terjerat Pesona Tuan Muda Posesif

Terjerat Pesona Tuan Muda Posesif
Will You Marry Me


__ADS_3

"Aku tidak mau tahu, aku harus membunuh wanita itu. Berani sekali dia mengambil Syam dariku" ucap Jenny sambil membanting gelas ditangannya di depan Ardy.


"Tenang saja, aku akan membantumu. Aku sudah mempunyai cara agar kau bisa mendapatkan Syam. Tenang saja" Ucap Ardy kemudian menenangkan Jenny.


"Apa rencanamu?" Tanya Jenny.


Ardy pun kemudian memberitahukan rencananya yang membuat Jenny langsung tersenyum sumringan.


"Okey, Besok kita mulai jalankan rencana kita" ucap Jenny yang langsung dibalas anggukan oleh Ardy.


Dia pun kemudian tertawa begitu lepas.


Disisi lain, Lora juga sedang merencanakan sesuatu dengan anak buahnya.


"Kali ini aku tidak mau tahu, kalian harus bisa menghabisi jalang itu dan anaknya" ucap Lora.


"Jika rencana ini gagal lagi. Aku tidak segan-segan memecat kalian semua" ucap Lora lagi.


Sedangkan anak buahnya hanya mengangguk tanda mengerti. Sebenarnya mereka juga tidak ingin mengikuti perintah Lora. Karena Andre sudah mengancam mereka untuk berhenti mengikuti perintah Lora. Tapi, mereka juga belum menyelesaikan misi mereka bersama Lora.


Pantang bagi seorang kesatria untuk berhenti di tengah jalan.


Itulah simbol pemimpin mereka, yang membuat mereka memang harus menyelesaikan misi nya dengan Lora.


"Apa yang direncanakan mama?" ucap Gladis yang saat ini sedang menguping pembicaraan mamanya dengan pengawalnya.


Dia sangat menentang apa yang dilakukan mamanya. Sehingga dia selalu berusaha menggagalkan setiap rencana anak buah mamanya yang tentunya tanpa sepengetahuan Lora.

__ADS_1


"Sepertinya kali ini, aku harus memberitahukan papa. Karena yang aku lihat, anak buah mama semakin banyak" ucap Gladis.


Drrrttt Drrtttt


Hp Gladis tiba-tiba berbunyi yang membuatnya terkejut setengah mati.


"Untung aku menggunakan mode getar" ucap Gladis kemudian melangkah pergi dengan hati-hati.


"Hallo" Ucap Gladis setengah berbisik.


"Ada apa kau meneleponku Al?" Tanya Gladis dengan galak.


Ternyata yang menelponnya adalah Aldo.


"Haha, selow dis. Kita bisaa membicarakannya baik-baik" ucap Aldo yang membuat Gladis semakin kesal.


"Cepat. Kalau tidak ku matikan" ucap Gladis.


"Iya. Jangan ganggu aku untuk hal yang tidak penting" ucap Gladis kemudian menutup telponnya.


"Kau sudah pulang sayang?" Ucap seseorang yang membuat Gladis langsung terlonjak kaget.


"Iya Ma" ucap Gladis sambil memaksakan senyumnya.


***


Sedangkan disisi lainnya lagi, Kirana dan Syam sedang duduk berdua di meja makan. Menikmati makan malam bersama. Mereka makan dalam diam. Karena masih belum bisa melupakan kejadian tadi.

__ADS_1


"Hmmm, Na" Ucap Syam yang membuat Kirana langsung mendongak.


"Iya" Jawab Kirana langsung.


"Aku ingin memberitahumu suatu hal" ucap Syam yang membuat Kirana hanya terdiam. Dia sedang menunggu apa yang akan diucapkan Syam selanjutnya.


Namun bukannya melanjutkan ucapannya. Syam langsung berdiri dan mendekati Kirana yang membuat Jantung Kirana berdetak tidak karuan.


"Dia mau ngapain?" ucap Kirana dalam hati sambil menautkan tangannya karena masih mengingat kejadian tadi.


Syam tiba-tiba jongkok di depan Kirana, sambil menatapnya serius. Kirana hanya terdiam karena sedang berusaha menetralkan jantungnya.


"Will you marry me" ucap Syam sambil menyodorkan cincin permata di depan Kirana.


Kirana sontak terkejut. Dia menutup mulutnya rapat-rapat dengan tangannya.


"Kau tidak sedang bercanda kan kak Syam?" tanya Kirana.


"No baby, I'm so serious" Ucap Syam yang membuat Kirana langsung meneteskan air matanya karena terharu.


"What's wrong with you beb?" ucap Syam kemudian memeluk Kirana.


"Aku sangat bahagia,hiks" Ucap Kirana yang membuat Syam tersenyum.


"Jadi?" Tanyanya yang membuat Kirana langsung mengangguk sambil tersenyum.


"Terima kasih sayang" ucap Syam kemudian mencium Kirana dan setelah itu memasangkan cincin ke jari manis Kirana.

__ADS_1


"Besok kita kerumah calon mertuaku ya, membicarakan semua ini" ucap Syam yang membuat pipi Kirana langsung merah dan kemudian mengangguk.


-Bersambung-


__ADS_2