Terpaksa Menikahi Pria Arogan

Terpaksa Menikahi Pria Arogan
Pernikahan 2


__ADS_3

Setelah seharian menyambut tamu berdatangan serta berpamitan Zhou Yu Sheng,merasa dirinya sangat lelah di sekujur tubuh setelah berdiri beberapa jam tanpa duduk.


Dia tidak menyangka ternyata menikah itu ternyata serepot ini.Lebih repot membangun sebuah bisnis.Karena membangun bisnis, dirinya hanya perlu gunakan IQ'nya yang super jenius itu bekerja untuk menyelesaikan semua masalah,yang jalan karyawannya.Anggap saja dirinya berlebihan.Tidak seperti sekarang ini yang berdiri seharian seperti patung liberty yang tinggal di nikmati orang dan di foto terus menerus.Sebenarnya bukan sendirian namun gadis ingusan juga ada berdiri di sampingnya yang baru saja menyandang status sebagai istrinya.Lihatlah seperti dengan senang takdir kehidupan sedang mempermainkannya.


Mu Qing Yi berusia 18 tahun.Setiap kali mengingat fakta itu,desiran darah kembali mendidih.Zhou Yu Sheng merasakan luapan amarah tak terbendung.Bukan hanya pada sang kakek namun pada diri sendiri karena menyetujui hal ini dengan mudah.Sekarang di pikir-pikir,Zhou Yu Sheng menyesali keputusan yang di ambil.Serba susah jadinya.Jika menolak, perjodohan itu dirinya pasti akan jadi cucu durhaka lalu di sambar petir pasti bukan hal yang sulit.Kalau pun tidak di sambar petir,konsekuensinya pasti akan di gantung hidup-hidup oleh sang kakek di langit-langit mansion seperti kelelawar.Zhou Yu Sheng selalu merasakan kepalanya berdenyut sakit dengan lelucon yang di alaminya ini,yang sama sekali tidak lucu.


Gairah....?


Jangan di tanyakan lagi.Wanita dewasa saja betubuh sexy berkali-kali mencoba mengoda dirinya tetap saja tidak terpancing sama sekali.Ambil contoh saja Jona yang menjadi kekasihnya selama 1 tahun,dia bahkan berpakaian kurang bahan terbuka.Namun Zhou Yu Sheng tetap tidak merasakan apa-apa atau pun tergoda, yang ada kelihatan seperti monyet kegatalan melompat sana sini.Anehkan?apa lagi yang modelnya yang seperti Mu Qing Yi.Tubuhnya sangat mungil kurus kelempeng.


Zhou Yu Sheng masih ingat ketika mereka berdiri berdampingan tinggi Mu Qing Yi hanya sebatas dada saja.Rambut gadis itu berwarna coklat sebahu terkesan tipis dan lembut.Zhou Yu Sheng penasaran bagaimana rasanya jika helaian rambut menyelip di jemarinya yang besar,apa selembut kelihatannya?


Lalu mata Mu Qing Yi berwarna kecoklatan senada dengan rambutnya hidung mancung,bibir yang mungil di poles lipstik dengan warna pink muda yang tampak sedikit mengkilap,alis melengkung,mata berbentuk almond dan pipi kemerahan.Dan wajahnya di bingkai rahang kecil yang tampak rapuh.Apa telapak tangannya yang besar ini jika menangkup wajah kecil Mu Qing Yi mampu menutupi habis wajah itu.Saat memikirkan itu membuat Zhou Yu Sheng terkekeh.


Pernikahan ini adalah semata-mata sebuah formalitas belaka.Zhou Yu Sheng tidak akan(enggan mengakui gadis itu sebagai istrinya)ikatan ini adalah sebuah kesalahan tidak bisa di pungkiri yang hadir dalam kehidupannya yang tenang.Zhou Yu Sheng tidak mengerti tujuan sang kakek mengatur perjodohan ini sedari dulu.Apa karena sang kakek takut dirinya jadi bujang lapuk?Tapi yang jelas dirinya tidak seputus asa itu dalam memilih pasangan.Dia masih tidak dapat mempercayainya menikahi gadis labil berusia 18 tahun berpautan 11 tahun dengan sang istri.Kedengaran sangat gila!


Dia hanya perlu mengabaikan kehadiran gadis itu.Kalau perlu dia hanya perlu memanfaatkan gadis ingusan itu.Eits jangan salah,memanfaatkan bukan berarti harus melakukan hal di luar nalarnya,dirinya tidak segila itu dan tidak pernah akan memiliki gairah seperti itu.Namun memanfaatkan bisa jadikan pelayan pribadi bukankah itu lumayan hemat?pengeluaran memperkerjakan pembantu rumah tangga anggap saja dirinya tidak manusiawi.Menjadikan istri labilnya pelayan pelayan pribadi.


Segala rasa lelah sudah menjalar seluruh tubuh Zhou Yu Sheng di tambah lagi kepala makin terasa pusing,karena beban pikiran kian bertambah banyak.Dia percaya segelas kafein sepertinya hal yang bagus.


Sepertinya Zhou Yu Sheng terlarut dari lamunannya,hingga tidak menyadari gadis itu tidak ada sampingnya lagi.Matanya menyusuri sekeliling mansion gadis itu tetap tidak ada di sekitar.Di tepis kan lagi pikiran tentang gadis itu.Lagi pula dia juga tidak peduli keberadan gadis itu.


Zhou Yu Sheng berdecak geleng-geleng kepala kemudian melangkah memasuki kedalam mansion membuat segelas kafein untuk menyegarkan pikirannya.

__ADS_1


Setelah merasa pikiran mulai sudah terasa segar Zhou Yu Sheng pun kini mulai kembali melangkahkan kaki memasuki kamar dirinya yang dulu biasa dirinya tempati.Tapi sekarang di jadikan tempat pengantin sekaligus tempat peristirahatan saat dirinya berkunjung mansion.Setelah sampai di ambang pintu,langkah kakinya berhenti setelah samar-samar terdengar pembicara mereka berdua,dan mendeham.


Saat menyadari dirinya kedua gadis itu tampak sangat gugup,seperti melakukan sesuatu lalu tertangkap basah.Dia tak tahu apa itu dan tidak berniat mencari tahu.Dan gadis di sebelahnya lagi Zhou Yu Sheng tebak itu sepertinya sahabat gadis itu.


Setelah Anna keluar dari ruangan Zhou Yu Sheng melangkah masuk ke dalam ruangan kamar dan melemparkan jas begitu saja di atas kasur dan terus menatap Mu Qing Yi.


"Ka...mu kapan datang?"tanya Mu Qing Yi tergagap.Akhirnya mengeluarkan suaranya hampir tak terdengar dengan wajah menunduk.


"Apa yang kamu sembunyikan di belakangmu?"tanya Zhou Yu Sheng dengan nada mengintimidasi.Tadinya memang tidak berniat cari tahu.Tapi sekarang melihat reaksi gadis labil itu membuatnya keingin tahun makin besar.


Mu Qing Yi tidak menjawab dia hanya bisa menelan saliva berkali-kali.Sedangkan satu tangan yang bersembunyi di belakang memegang benda pemberian sahabatnya Anna yang sangat erat bahkan sampai telapak tangannya mengeluarkan peluh.Mu Qing Yi merasa saat ini dirinya dalam berada bahaya.


"Dasar Anna bisa-bisanya dia memberiku benda seperti ini,jika tertangkap basah.Aku tidak tahu akan bisa hidup berapa lama."


Seperti Pandangan Mu Qing Yi terlalu fokus di bawahnya lantai karena gugup berlebihan,hingga tidak menyadari Zhou Yu Sheng sudah berdiri di sebelahnya,kursi di depan cermin membuat dirinya gugup setengah mati bahkan jantung pun berdengup di luar batas normal seperti mau melompat keluar kapan saja.Lalu Zhou Yu Sheng mengulurkan sebelah tangan kanannya dan dengan jemari,dia menyentuh dagu mendongak kepalanya,memaksa gadis labil itu menatapnya.


"Jika orang bicara dengan kau harus menatap lawan bicaramu,bukan menunduk seperti ini.Apa kau mengerti?"tanyanya sambil membungkuk sedikit.


Mu Qing Yi menjawab dengan menganggukkan kepalanya.Terakhir kali Mu Qing Yi melihat Zhou Yu Sheng mungkin berjarak dua meter itu pun hanya sekedar melirik saja.Namun sekarang tampak seperti tidak berjarak sama sekali.Seumur-umur dirinya tidak pernah sedekat ini pada pria.


Mu Qing Yi mencoba menepis dagu yang di pegang pria itu,memilih berdiri untuk memberi jarak di antara mereka.Namun sebelum dirinya berhasil melakukannya, tiba-tiba sebelah tangan kiri pria itu meraih tangan Mu Qing Yi sedari tersembunyi di balik punggung dan mengeluarkan benda yang Gadis itu sembunyikan.


"Apa ini?"tanyanya dengan menyipitkan mata sambil meletakkan Cabe bubuk,lada dan alat setrum kecil di depan Mu Qing Yi dengan agak keras.

__ADS_1


"It...u."


Mu Qing Yi tergagap dengan mata terbelalak sempurna.Dia tidak tahu harus merangkai kata-kata yang tepat untuk pertanyaan Zhou Yu Sheng.


"Hei,gadis kecil.Apa membuatmu berpikir,diusiamu yang masih kecil ini,aku mau nenyentuhmu?kau bahkan membawa benda semacam ini di sampingmu."


"Heh."Mu Qing Yi mengernyit bingung dengan ucapan Zhou Yu Sheng lontarkan.Dia bahkan tidak berpikir sejauh itu.


Dia mengatupkan bibirnya,menahan diri untuk tidak sumpah serapah pada Anna.Kalau dirinya jawab itu bukan idenya melainkan ide sahabatnya itu,apa pria muka besi itu percaya?Astaga,bisa gila rasanya.Ide Anna bukan hanya tidak menolong namun menyebabkan kekacauan.


"A..ku tidak ada bermaksud apa-apa."


"Aku membawanya untuk berjaga-jaga.Siapa tahu ada pencuri."


"Aku tidak mau tahu alasanmu itu apa.Satu hal yang perlu kau ketahui selama jalannya pernikahan ini.Kau harus tahu di mana tempat posisimu"Ucapnya.


🍒🍒🍒🍒🍒🍒


Hai,guys bagi yang udah baca setiap episode yang author sajikan jangan lupa tinggalkan jejak.Sebagai penyemangat untuk Author dalam terus berkarya.🙏


Setiap komen kalian mungkin Author tidak membalas satu-satu.Tapi Author ada baca kok.😀😊


Happy Reading....

__ADS_1


__ADS_2