Terpaksa Menikahi Pria Arogan

Terpaksa Menikahi Pria Arogan
Putus


__ADS_3

"Sayang kebetulan sekali kau mengajakku bertemu malam ini.Biasa aku yang mengajakmu bertemu.Terakhir kali kau bahkan membatalkan janji temu kita."Ucap Jona sambil tersenyum menggoda dengan bibir merahnya dengan dress berwarna hitam tanpa lengan di atas lutut dan duduk di kursi saling berhadapan dengan Zhou Yu Sheng.


"Kau tahu aku sangat merindukanmu.Bagaimana bisa sekarang kau baru teringat padaku."Rengek Jona dengan suara khasnya yang menggoda.


Zhou Yu Sheng masih terdiam.Dengan ekspresi datar dengan tenang ia kembali meneguk wine.


Zhou Yu Sheng memang seperti itu.Pria tampan itu yang memiliki banyak penggemar di kantor atau dimana pun dia berada termasuk Jona berusaha menebar pesonanya untuk menggoda Zhou Yu Sheng dia bahkan sudah mengajak Zhou Yu Sheng untuk tidur beberapa kali.Dan itu tentu saja di tolak mentah-mentah oleh pria tampan itu.Selain mendapat malu apa yang bisa Jona dapatkan.Wanita mana yang tidak tergoda dengan ketampanannya yang memesona.Namun sayangnya dia bahkan tidak tertarik saat melihat makhluk sempurna yang bernama" wanita".Namun sikap cuek dan dinginnya di depan mereka malah membuat kaum hawa tambah penasaran dan tertarik mendekati Zhou Yu Sheng yang arogan.


Tidak selang lama pintu itu di ketuk,tampaklah beberapa pelayan membawa pesanan makanan yang di pesan Zhou Yu Sheng.


Pelayan itu meletakkan makanan satu persatu di meja.


Setelah selesai meletakkan makanan yang di bawanya, sang pelayan pun membungkuk sopan dan pamit keluar dari ruangan.


"Kenapa kau pesan begitu banyak makan?apa ini menunjukkan sebagai bentuk minta maafmu?"tanya Jona sambil tersenyum menatap Zhou Yu Sheng yang masih ekspresi datarnya.


"Anggap saja seperti itu."


"Tapi ini terlalu banyak,kau tahukan aku ini sedang diet."


"Makanlah yang menurutmu bisa makan."Ucap Zhou Yu Sheng sambil memotong steak sapi yang di piringnya.


"Kau tahukan.Makanan ini tidak cukup sebagai permintaan maaf."Ucap Jona penuh arti.


Setelah mendengar ucapan Jona, Zhou Yu Sheng merogoh saku di dalam jas,mengeluarkan dompet hitam.Lalu mengambil selembar kartu berwarna hitam tertulis VIP yang di selipkan salah satu dompet dan menyerahkan kepada Jona.


"Aku tidak nginginkan ini.Tapi aku ingin malam ini kau menghabiskan waktu hanya kita berdua."


"Sepertinya ini kesempatan yang bagus.Karena dia sudah berinsiatif mengajakku ketemu aku harus memanfaatkan malam ini sebaik mungkin untuk membuatnya menjadi milikku seutuhnya."Batin Jona.


"Aku ajak kamu keluar kali ini tujuanku mau bicarakan sesuatu."Ucap Zhou Yu Sheng sambil menyesap anggur yang ada di tangannya.

__ADS_1


"Apa yang ingin kau bicarakan,sayang."Ucap Jona sambil memakan pencuci mulut yang ada di depannya.


"Aku ingin mengakhiri hubungan kita."Ucap Zhou Yu Sheng sambil menatap Jona yang tampak terkejut dan raut wajahnya kini berubah memucat.


"Apa kau bercanda?"tanya Jona tidak percaya apa yang baru saja yang dia dengar.


"Apa aku pernah bercanda?"tanya Zhou Yu Sheng dengan ekspresi dinginnya.


"Aku rasa ini saatnya mengakhiri hubungan kita."Ucap Zao Yu Sheng.


Karena memang sudah saatnya mengakhiri hubungan dengan Jona.Jadi dia juga tidak perlu pura-pura berkencan lagi dengan Jona.Itu sangat menyebalkan sepanjang hari di ganggu oleh Jona.


"Kenapa kau tiba-tiba ingin mengakhiri hubungan ini?bukankah selama ini kita baik-baik saja?"Ucap Jona.


"Karena sebentar lagi aku akan menikah."


"Bercanda kamu tidak lucu."


"Biar pun kita tetap bersama.Aku tetap tidak bisa mencintaimu."


"Itu tidak masalah bagiku.Aku yakin suatu hari nanti kau akan mencintaiku."Ucap Jona sambil meraih kedua tangan Zhou Yu Sheng.


"Masalah nikah aku tidak akan percaya sebelum aku melihat dengan mata kepalaku sendiri.Jangan gunakan masalah nikah untuk memutuskan hubungan denganku.Aku tidak akan pernah setuju."


"Cukup Jona!"seru Zhou Yu Sheng sedikit meninggikan nada suaranya.Lalu menepis tangan Jona yang sedari tadi menggenggamnya erat.


"Bahkan jika kau benar-benar menikah dengan orang lain,apa pikir kau bisa bahagia dengan menikahi dengan gadis yang tidak kau cintai?dengan mengakhirinya hubungan kita?sampai kapan pun aku tidak akan pernah melepaskanmu bahkan kau sudah menikah."Ucap Jona tajam.


"Jona!aku rasa cukup sampai disini!"Seru Zhou Yu Sheng tegas sambil beranjak dari duduknya dan melangkah pergi.Meninggalkan Jona yang masih terdiam dengan bulir bening yang sudah terjatuh di pipinya.


"Yu Sheng tunggu."Seru Jona sambil beranjak dari duduknya dan berlari mengejar langkah Zhou Yu Sheng dan tangan Jona menahan lengan Zhou Yu Sheng yang sudah meraih knop pintu.

__ADS_1


"Ku mohon jangan tinggalkan'ku.Aku tidak bisa tanpamu.Aku sangat mencintaimu."Pinta Jona dengan suara bergetar sambil menangis.


"Aku harus pergi sekarang."Ucap Zhou Yu Sheng dengan dingin tanpa menoleh menatap Jona karena dia tidak peduli seberapa keras Jona berteriak memohon padanya.Zhou Yu Sheng justru melangkah pergi dengan wajah dinginnya yang tidak tersentuh meninggalkan Jona terpaku menatap kepergiannya sambil menghapus bulir air mata yang tengah mengalir di pipinya dengan penuh amarah yang melonjak.


Terkesan jahat memang,namun menurut Zhou Yu Sheng itulah yang terbaik untuk semua pihak dari pada terus memberi Jona harapan palsu terus menerus.


"Aku pasti akan membuatmu kembali padaku!"seru Jona sambil menatap di balik punggung pria itu yang sudah melangkah jauh,tanpa peduli pria itu mendengar ucapannya atau tidak.


🍒🍒🍒🍒🍒


Waktu yang direncanakan telah tiba.Seperti rencanakan Kakek Zhou dan kedua orang tua Mung Qing Yi bahwa mereka hari ini akan melaksanakan pernikahan.


Mu Qing Yi sungguh tidak menyangka hari ini dia akan memakai gaun pengantin menikah dengan usia dini dan berdiri di sini di sampingan dengan pria tinggi bergestur dengan kaku dengan wajah tampannya tanpa seulas senyuman suaminya.


Dia bahkan belum merasakan artinya jatuh cinta,namun harus berakhir dalam pernikahan konyol ini dengan gaun pengantin yang melekat tubuh mungilnya.Dia menyakini hidup memang penuh kejutan,kadang kejutan dan kenyataan yang diinginkan tidak berjalan beriringan.Apa yang inginkan bukan itu yang itu di dapatkan.


Sungguh,dia sangat lelah saat ini.Cincin yang di selipkan di jari manis Mu Qing yi saat ini pun terasa berat setiap detiknya.Janji suci yang dirinya dan pria itu ucapkan di hadapan pendeta seperti sebuah lelucon.Dia mencoba mengabaikan berbagai tatapan penuh penilai dengan orang yang sama sekali yang tidak di kenalnya.


Ketika pria itu seharusnya mencium Mu Qing Yi,dia malah menyinggung senyum penuh ejekkan lalu dia mendekatkan bibirnya seolah mencium Mu Qing Yi namun sebenarnya dia menggunakan ibu jarinya untuk sebagai penghalang menempel di bibir Mu Qing Yi agar bibir mereka tidak saling bersentuhan.Mu Qing Yi mata terbelalak sempurna dengan perlakuan Zhou Yu Sheng.


"Astaga,apa yang dia lakukan?memang dasar pria yang tidak punya etika dan menyebalkan!"batin Mu Qing Yi geram.


Ketika kilatan kamera semua orang yang hadir tepuk tangan ringan.


Begitu pun kedua orang tua Mu Qing Yi dan kakek Zhou tampak sangat bahagia saling senyum bertatapan.Karena momen yang mereka tunggu akhirnya berjalan dengan lancar.


Kedua keluarga hanya mengundang keluarga terdekat dalam acara pernikahan yang cukup terlalu tiba-tiba ini.


Mu Qing Yi tidak tahu harus merasakan apa selain meratapi nasibnya sendiri.Menangis?tentu saja dia sudah melakukannya dua malam sebelumnya sampai matanya sembab.


🍒🍒🍒🍒🍒

__ADS_1


__ADS_2