
Pada akhir,Mu Qing Yi masuk salah satu gang kecil yang terletak di antara bangunan tinggi.Namun bukannya aman,dia malah terjebak di sana karena gang itu ternyata jalan buntu.Dia merutuki kebodohannya karena tanpa berpikir panjang langsung memasuki gang itu,bukannya berlari ke tempati ramai.Saat berbalik Mu Qing Yi mematung ketika menemukan kedua preman itu sudah berada di depannya.Mu Qing Yi menatap mereka dengan takut-takut.
"Aaah,disini rupanya gadis manis.Apa kamu sudah puas ajak kami main kejar-kejaran."Ucap pria dengan tindik telinga itu.Kedua pria itu tersenyum lebar sambil berjalan mendekati Mu Qing Yi yang bergetar menahan isakan.
"A-apa yang ingin kalian lakukan?tolong lepaskan aku!!"Mohonnya dengan volume suara kecil,seolah-olah bisa di potong oleh suara hembusan angin.
"Kalau mau aku lepaskan saja boleh.Tapi kamu harus layani kami dulu."Ucap preman itu lalu mendekatkan wajahnya kecelekuk leher gadis itu,mengendus aroma tubuhnya dalam-dalam yang terasa memabukkan.
"Jangan sentuh aku!!"Mu Qing Yi menggeleng kuat sambil menutup matanya jijik.Dia mengencangkan cengkeram pada ujung jaketnya sambil melangkah mundur.Wajah mungilnya yang cantik berwarna putih memucat,bibir bawahnya kebiruan bergetar dan air mata memenuhi matanya yang jernih menunjukan ketidak berdayaan.
Gadis itu terus berdoa dalam batin,dia berharap ini semua hanya mimpi buruk.Dia ingin segera mengakhiri mimpi buruk ini.
Tanpa aba-aba.Mereka mendorong Mu Qing Yi menyentak dinding.Mu Qing Yi yang hampir pingsan meringis sakit merasa punggungnya terbentur benda keras di dinding,ketika kedua preman itu berusaha membuka baju Mu Qing Yi.Dia pasrah meskipun dirinya tidak terima harus di lecehkan pria bajingan seperti mereka.
Namun sebelum kedua preman itu menyentuh Mu Qing Yi lebih lanjut...
Terdengar sebuah teriakan yang memasuki indra pendengaran Mu Qing Yi yang terus.Perlahan dia memutar kepala sambil membuka bola matanya yang hampir buram.Dia melihat kedua preman tersebut sudah terkapar di aspal.
Dan Mu Qing Yi melihat beberapa pria berpakaian hitam membelakangi berdiri mengelilingi kedua preman itu yang menahan sakit dan berusaha berdiri.
Tidak berapa lama tampak seorang pria turun dari mobilnya berwarna hitam pekat karena gelap dia tidak melihat dengan jelas siapa pria itu.Kepalan tangannya yang bergerak seiring setiap langkah yang di ambilnya terlihat tenang dan kuat.
Keheningan membuat langkah kakinya terdengar sedikit menakutkan,terutama dalam keadaan gelap di mana dia muncul seperti iblis neraka.Wataknya yang suram seperti mampu mengubah langit dan bumi menjadi butiran debu.
Langkah kakinya berhenti,tatapan siap membunuh bagai raja iblis perlahan menyapu kedua preman itu,dan bibir tipisnya melengkung.
"Bagaimana?"tanya pria itu dengan nada tenang namun terdengar menakutkan.Dia tidak lain adalah Zhou Yu Sheng.
"SIALAN!siapa kalian beraninya ikut campur urusan kami!"geram preman yang tato di sebagian lehernya itu.
"Aku?kalian telah menyentuh milikku,maka hari ini aku akan membuat kalian bertemu dengan raja neraka!"ucapnya dengan mata memerah.
Kata "raja neraka"membuat para preman itu berdiri dan tertawa.Mereka tiba-tiba mengeluarkan sebilah pisau dari belakang celana mulai menyerang Zhou Yu Sheng.Tapi sayangnya sebelum mereka berhasil mengayunkan pisaunya Zhou Yu Sheng lebih dulu menghantam kapalan tangannya kearah pelipis preman itu,hingga membuat salah satu preman tergeletak tidak sadarkan diri.Yang satunya tidak berdaya menahan sakit menyerang tubuhnya.
__ADS_1
"Apa masih kurang?"tanyanya sambil menatap preman yang tergeletak akibat pukulannya setengah sadar itu.
"Hem..kurasa itu belum cukup untuk memberikan kalian pelajaran agar jangan berani macam-macam pada sesuatu yang belum tahu pemilikannya siapa."Ucap
sambil menyeringai.
"T-tolong lepaskan kami,Tuan."Mohon preman yang terlihat menggenaskan.
"Ikat mereka!"ketusnya.
"Baik,Tuan."Jawab salah satu pengawalnya.
Mereka pun mematuhi perintah tuan.Dengan segera berjalan ke arah mereka,kemudian ikat kedua preman itu.
"Bawa mereka ke markas.Akan ku beri mereka hadiah."Seringainya.
Para pengawal mengangguk paham.Dengan cepat kilat mereka seret kedua preman tersebut,yang satu masih pingsan dan yang satu tidak berdaya mencoba memberontak dan itu semua hanya sia-sia. Mulutnya dan mata mereka di tutup dengan kain hitam.
Entah apa yang akan di lakukan seorang Zhou Yu Sheng memberi perintah para pengawalnya membawa kedua preman itu di tempat terpencil di tengah hutan,nasib mereka berdua tergantung kepadanya.
Mu Qing Yi yang kelihatan shock terus terisak dengan bulir air mata melewati pipinya yang pucat pasi.Dia berdiri dengan susah payah sekali-kali tangannya meremas bajunya yang kusut itu.Kepalanya pening pandangannya perlahan-lahan memburam dan semakin gelap.
"Apa kamu tidak apa-apa?Mu Qing Yi!Mu Qing Yi!Qing Yi!"panggil pria itu dengan nada keras suara.Di akhir kalimat pria itu memanggil namanya,suaranya seperti suami kulkasnya itu.Setelah semua itu menjadi gelap.Sampai dia terjatuh tanpa sadarkan diri..
🥑🥑🥑🥑🥑
Matahari kini mulai mengeluarkan sinar cahayanya menerangi bumi,melindunginya dari gelapnya malam.Tanpa terkecuali di sebuah kamar dan luas,memaksa masuk kedalam hingga menimbulkan cahaya remang-remang dan menyentuh permukaan kulit Mu Qing Yi.
Gadis itu mengeliat pelan.Matanya terasa begitu berat di buka.Dia berusaha bangkit untuk duduk.Matanya bulatnya sempurna saat meneliti langit-langit kamar.Gadis itu menatap aneh di sekeliling kamar bernuansa abu-abu itu yang bau khas aroma pria.
"Ini bukan kamarku?"
Rasanya dia kenal dengan aroma khas kamar ini.Sesaat setelah Mu Qing Yi menyadari sesuatu matanya membulat sempurna.
__ADS_1
Pakaian yang dia gunakan..
"Ini piyama tidur,seingatku tadi malam aku bukan memakai ini.Bagaimana bisa?Siapa yang menggantinya?"batinnya bingung.
Tiba-tiba Mu Qing Yi merasa pusing.Dia memijit pelipisnya yang terasa sakit menyengat.Saat itu dia akhirnya tersadar ada selang infus yang terpasang di tangannya.
"Sudah bangun?"
Deg
Perlahan gadis itu mengangkat matanya.Menemukan wajah tampan Zhou Yu Sheng kini tepat beda di hadapannya entah sejak kapan.Begitu dekat.Sepasang mata yang begitu tajam yang seakan begitu menusuk bola mata miliknya.Gadis itu terdiam sejenak,hingga dia tersadar.Mu Qing Yi dengan cepat mendorong tubuh Zhou Yu Sheng untuk menjauh.
"M-mengapa kamu ada di sini?"tanya Mu Qing Yi tergagap dengan kedua mata membulat.
"Memangnya kenapa aku tidak boleh disini?ini kamarku."Jawabnya lagi-lagi membuat Mu Qing Yi terkejut.Sebelum akhirnya tersadar, dimana dirinya berada sekarang.
"Apakah dia?dasar berengsek!"batinnya frustasi.
Mu Qing Yi memundurkan tubuhnya beberapa langkah dengan cepat.Wajahnya yang pucat tampak ketakutan.Matanya yang terlihat jenih bagaikan air,berkaca-kaca.Dia menatap kosong ke bawah,seiring dengan tangan kirinya yang semakin meremas selimut tebal yang menutup sebagian tubuh mungilnya.Otaknya terus berputar,mencerna setiap kejadian tadi malam.Dia masih syok.
"P-pakaianku apakah kamu yang ganti?"tanyanya terbata-bata dengan mata kilatan marah.
Zhou Yu Sheng seakan tahu apa yang di pikirkan gadis di hadapannya.Bibir tipisnya melengkung.
"gadis bodoh!"batinnya.
"Seharusnya kamu berterima kasih padaku.Bukan malah bertanya apakah aku yang mengganti pakaianmu atau tidak.Seharusnya kamu bersyukur aku yang gantikan,bukan para preman itu."Ucapnya meledek sambil menyeringai.
^° °^
Hai readers jangan lupa komen kritikan,like,vote.Makasih.
Dukungan kalian adalah penyemangat bagi author terus berkarya.
__ADS_1
Happy reading...