Terpaksa Menikahi Pria Arogan

Terpaksa Menikahi Pria Arogan
Berstatus istri tapi pembantu


__ADS_3

Mu Qing Yi simpan koper yang ia bawa kedalam kamar tamu di tunjukkan Zhou Yu Sheng.Setelah itu dia keluar dari kamar tersebut dan mulai membersihkan ruangan yang sudah terlihat bersih namun pria itu tetap menyuruhnya membersihkan ruangan itu.Terlihat jelas pria itu sengaja menyiksanya.


Sialnya,pria itu bahkan mengawasinya melakukan pekerjaan tersebut.Keberadaannya memang membuat perasaan Mu Qing Yi menjadi tidak nyaman bahkan bergerak saja harus seperti robot karena memang tidak leluasa sama sekali.Ia berbicara bahkan sesekali mencondongkan kedepan untuk berbicara dengannya.Namun Mu Qing Yi sebisa mungkin terpaksa mundur kebelakang agar tidak bersentuhannya.


"Hei..!!dari tadi kamu mengepel kenapa lantai ini masih belum bersih? cepat di pel lagi! ingat aku tidak mau melihat setitik debu menempel di seluruh ruangan ini."Peringat Zhou Yu Sheng sambil menunjukkan jari yang di gunakan untuk mengetes lantai ruang tamu.Lalu menunjukkan kearah depan Mu Qing Yi.


"Dasar psikopat,jelas itu lantai bersih mengkilap tapi masih bilang itu kotor.Luar terlihat dingin tapi cerewet luar biasa.Aku ingin sekali menjerit dan mengeluarkan kekesalanku ini.Tapi aku tidak punya nyali itu dan nyawaku hanya ada satu bukan ada sembilan seperti kucing."Batin Mu Qing Yi.


"Paman,mana ada debu."Ucap Mu Qing Yi menghela nafas lelah sambil menunjukkan jari telunjuknya kearah Zhou Yu Sheng setelah ikut mengetes lantai.Namun ia dapatkan hanya tatapan tajam dari pria itu.


"Kalau aku bilang kotor berarti itu memang kotor.Jangan suka membantah."Ucapnya sambil mencondongkan wajahnya dengan wajah iblisnya.


"Aku pernah bilang tidak kalau."


"Ti..tidak."Jawab Mu Qing Yi dengan kesal.


Sebelum Zhou Yu Sheng menyelesaikan ucapannya,Mu Qing Yi memotongnya.Karena ia merasa kesal sedari tadi pria itu,terus menerus memerintahnya melakukan ini itu,namun tidak pernah puas apa yang ia kerjakan.


"Hei,kalau orang yang lebih tua berbicara jangan memotong kau tahu itu tidak sopan?"tanya sambil menatap tajam Mu Qing Yi.


"Maaf,paman."Ucap Mu Qing Yi sambil memalingkan wajahnya karena takut bersitatap dengan wajah Zhou Yu Sheng yanh seperti iblis itu,yang seperti siap mencabut nyawa siapa saja.


"Jangan memanggilku paman!"


"Bukankah anda bilang,anda itu lebih tua?"


"Panggil kakak."


"Baiklah,kakak."Ucap Mu Qing sambil memutar bola mata malas lalu menyeka keringat yang bercucuran di keningnya itu.Biarpun ruangan itu ber'ac namun Mu Qing Yi tetap merasa kepanasan karena tubuhnya gerak terus menerus tanpa istrilahat.


Zhou Yu Sheng tersenyum iblis setelah melihat Mu Qing Yi kelelahan itu.


"Ternyata sangat menyenangkan nengerjai gadis labil itu."Batinnya sambil menyeringai iblis.


"Ayo cepat kerja jangan malas-malasan.Yang kiri itu belum bersih."

__ADS_1


"Dimana?"tanya Mu Qing Yi sambil memperhatikan arah yang di tunjukkan Zhou Yu Sheng.


"Yang ada di sana."Ucap Zhou Yu Sheng sambil menunjukkan belakang sofa.


Mu Qing Yi mengerucutkan bibir dengan kesal,dia pun kembali membersihkan lantai di belakang sofa.


"Orang menikah untuk bahagia,tapi aku menikah jadi pembantu.sial!"Batinnya sambil mengepel pakai tangan dengan sekuat tenaga untuk melampiaskan kekesalannya.


"Pakai tenaga sedikit.Kenapa ekspresi wajahmu seperti itu?apa kau sedang memakiku ataupun kau tidak rela melakukan pekerjaan di rumah ini?"tanya Zhou Yu Sheng sambil menatapnya intens.


"Astaga apa ekspresiku terlalu jelas.


"Tidak kakak,aku mana berani marah sama kakak."


"Bagus kalau tidak berani.Tapi jangan sampai aku dengar kau memakiku kamu pasti akan mendapat hukumannya."Ancam Zhou Yu Sheng sambil menyungging senyum tipisnya.


Dia tahu gadis itu sedang kesal tapi dia sama sekali tidak peduli,menurutnya ada kesenangan tersendiri saat mengerjai gadis labil itu.Setidaknya mehilangkan bosannya itu.


"Kakak aku sudah selesai membersihkannya."Ucap Mu Qing Yi sambil menatap Zhou Yu Sheng yang sedang duduk di sofa dengan santai dengan mata tertutup.


"Baiklah."


"Dasar pria cengeng lembek.Kalau mau mandi ya, tinggal mandi.Ini masih mau merepotkan orang.Rasanya itu mulut ingin aku sulam. "Umpat Mu Qing Yi sambil melangkah menuju kamar mandi.


"Apa kau sedang memarahiku?"tanya Zhou Yu Sheng setelah samar-samar mendengar umpatan Mu Qing Yi lalu menoleh kearah Mu Qing Yi dengan melemparkan tatapan tajam.


"A...ah tidak.Aku hanya mengatakan aku akan segera mempersiapkan airnya."Ucap Mu Qing Yi terkejut dengan senyum di paksakan menampakan deretan gigi putihnya.Lalu dia dengan cepat kilat berlari menuju kamar mandi.


Setelah sampai di kamar mandi Mu Qing Yi segera menutup pintu itu dengan perasaan gugup sambil punggungnya bersandar di balik pintu.


"Astaga,hampir saja."Gumam Mu Qing Yi sambil mengatur nafasnya sambil menepuk pelan jantungnya yang hampir melompat dari tempatnya.


Setelah itu Mu Qing Yi pun mengisi air di bathtub sampai hampir penuh.Begitu selesai dia pun melangkah keluar di mana Zhou Yu Sheng duduk dan memanggil pria itu untuk mandi.


"Kakak air mandi sudah aku persiapkan."Ucap Mu Qing Yi

__ADS_1


Lantas pria itu pun bangkit dari duduknya,dan menuju kamar mandi.


Mu Qing Yi merasa dirinya akhirnya bernapas lega.Lalu dia merebahkan tubuhnya yabg lelah itu di sofa itu.Baru saja ingin memenjamkan mata,sudah Mendengar pekikan pria itu dari arah kamar mandi.


Mu Qing Yi pun terburu-buru untuk bangun dengan langkah lebar sedikit menghentakan kaki,menuju arah kamar mandi.


"Ada apa kakak?" tanya Mu Qing Yi sambil mengetuk pintu kamar mandi mandi.


Setelah pintu kamar mandi terbuka. Mu Qing Yi dikejutkan oleh Zhou Yu Sheng dengan tubuh berbalut handuk putih dengan otot yang sitpack,bukannya terperana tapi Mu Qing Yi terkejut sambil menjerit dengan kedua tangan menutup wajahnya.


"Hei..!kenapa kau berteriak-teriak,hah?!"


"Habisnya kakak tidak pakai pakaian."Ucap Mu Qing Yi masih menutup mata dengan kedua telapak tangan dengan gugup.


Setelah mendengar ucapan Mu Qing Yi,Zhou Yu Sheng tersenyum penuh arti.Tanpa di duga dia memeluk pinggang Mu Qing Yi dan menarik tubuhnya mendekat kearahnya.


"Kenapa kau tidak suka,hmm?aku ini suamimu buat apa kau menjerit.Sekali pun aku melakukan sesuatu itu seharusnya hal yang wajar."Ucapnya berbisik di indra pendengar Mu Qing Yi.


Deg..


"Apa maksudnya melakukan sesuatu?apa maksudnya melakukan itu-ituan seperti ucapan Ibu?jika dia memaksaku bagaimana?tidak!aku harus keluar dari sini."batin Mu Qing Yi sambil menelan saliva dengan susah payah.Jika menatap cermin pada saat ini wajahnya pasti seperti kepiting rebus.


"A....pa maksudmu?tolong le..lepaskankan aku."Ucap Mu Qing Yi tergagap sambil berontak berusaha melepaskan diri dari pelukan Zhou Yu Sheng.Setelah berhasil Mu Qing Yi segera berlari masuk kamar ruang tamu dan menutup pintu dan menguncinya dari dalam.


"Kalau boleh jujur.Tubuh pria psikopat itu sangat indah.Astaga,apa yang aku pikir.Dasar ini mata dan otak yang sudah ternoda polusi pria psikopat itu."Gumam Mu Qing Yi merutuki pikirannya yang sangat bodoh itu,sambil menjitak kepala untuk menyadarkan diri dari halusinasi lalu mengusap dadanya untuk meredakan detak jantungnya yang memompa terlalu cepat.


Bagaimana bisa dirinya membayangkan otot sialan itu?


Sedang di dalam kamar mandi Zhou Yu Sheng tersenyum puas karena berhasil menggoda gadis labil itu.


💓💓💓💓💓


Hai guys.Bagi yang sudah baca bab yang author sajika, jangan lupa like,komen kritikan,berserta vote.


Maaf lama baru up,maklum lagi cari inspirasi.

__ADS_1


Happy reading...


__ADS_2