
"Tidak kusangka kau sangat hebat,sayang."Ucap Jona tersenyum puas dan terlelap didalam dekapan Alex.
🍀🍀🍀🍀
Mu Qing Yi menoleh takut-takut pada Zhou Yu Sheng yang fokus menyetir,pria itu tidak mengubris keberadaannya sama sekali.Tadi waktu di kantor pria itu tiba-tiba bersikap manis ditunjukkan pada kekasihnya dan bahkan tanpa seijin seenak jidat mencium dirinya.Apa maksudnya coba?
Mu Qing Yi memalingkan wajah kearah jendela kaca mobil menatap jalanan.Sejak menikah dengan Zhou Yu Sheng hidupnya tidak pernah tenang ada-ada saja drama setiap hari,pikirannya kini bercambuk.Rasa lelah dan ngantuk masih tertahan ingin memenjamkan mata rasanya tidak berani karena takut pria psikopat itu melancarkan aksi mesumnya.
Mu Qing Yi menghela napasnya lalu kembali menatap Zhou Yu Sheng.
"Kakak kita mau kemana?"tanya Mu Qing Yi merasa was-was.Karena lagi-lagi mobil yang di kendarai Zhou Yu Sheng bukan menuju apartemen yang mereka tinggali.Entah apa yang mau dilakukan pria itu.
Hening
Pria itu tidak mengubriskan pertanyaan Mu Qing Yi,dia terus fokus menyetir.Entah mang tidak dengar atau telingannya rusak.Atau mungkin suaranya kurang keras.Inilah resiko jika menikah dengan pria irit bicara dan dingin seperti kutub utara.Mu Qing Yi narik napas dalam-dalam dan menghembuskan dengan perlahan,sepertinya dia harus menyediakan stok kesabaran,jika berbicara dengan beruang kutub yang satu ini.Ck,menyebalkan sekali.Beruang kutub?hahaa sepertinya itu memang nama yang cocok untuk suaminya yang psikopat itu.
Saat Mu Qing Yi terhanyut dalam lamunan deringan ponselnya memecah keheningan dalam mobil itu,membuyarkan lamunanya.
Mu Qing Yi merogoh ponsel dalam tasnya layar ponsel terpampang nama sahabatnya Anna.
Melihat sahabatnya yang hubungi,Mu Qing Yi pun segera menggeser ikon hijau dan mengangkat panggilan Anna.
"Hello."Ucap Mu Qing Yi setelah ponsel terhubung.
"Hello,Qing Yi!astaga,aku senang sekali bisa dengar suaramu.Aku rindu sekali padamu,udah dua hari kau izin sakit tidak masuk,apa yang terjadi?aku hubungi ponselmu tapi tidak aktif-aktif.Aku mau jengukmu tapi aku tidak tahu alamat apartemenmu yang kau tinggal,dan katamu suamimu yang tengil itu tidak suka ada yang keapartemennya aku benar-benar khawatir padamu."Ucap Anna terdengar nada khawatir di ujung sana.
Glek
Mu Qing Yi menelan saliva susah payah,lalu perlahan melirik kearah suaminya yang menoleh kearahnya dengan tatapan seperti singa jantan yang siap menerkam mangsanya pasalnya Anna Menyebut pria itu dengan kata tengil.Meskipun Mu Qing Yi tidak buka louspeker saat angkat panggilan, namun suara Anna tetap terdengar indra pendengaran Zhou Yu Sheng yang tajam.
"Astaga mulut Anna tidak ada
lem-lemnya.Rasanya ingin menyumbat Mulut Anna dengan sandal.Bisa-bisanya dia menyebut pria psikopat itu tengil.Anna bisa selamat karena tidak berada di mobil ini,sedangkan aku huhu..pasti akan dicekik hidup-hidup."Batin Mu Qing Yi gugup dan takut.
"Hello!Qing Yi apa kau masih disana?kamu tidak apa-apakan?"tanya Anna di seberang sana denga nada khawatir
__ADS_1
"Ah I....iya."Jawab Mu Qing Yi terbata-bata.Segera memutuskan kontak mata dengan Zhou Yu Sheng dan memaling wajahnya dengan ekspresi gugup.
"Kata si tampan ShiZhen tadi kau ada datang kuliah terus dibawa pergi oleh kakakmu.Aku mau tanya sejak kapan kau punya kakak,oh atau jangan-jangan kau punya kakak angkat tapi kau sembunyikan."Ledek Anna di seberang sana sambil terkikih.
"Ish..apa yang kau katakan Anna sudah aku mau tutup dulu."Ucap Mu Qing Yi kesal hendak mematikan ponsel.
"Hei...Tunggu dulu!"pekik Anna seberang sana.
"Apa!"
"Sekarang kau dimana?"
"Dimobil sama kakak Yu Sheng."
"D...di mobil?!berarti suamimu ada di sebelahmu.Kira-kira apa dia mendengar apa ucapanku tadi ya?"
"Sepertinya iya."Jawab Mu Qing Yi asal.
"Mati sudah."Ucap Anna tampak terkejut.
"Uh..dasar."Umpat Mu Qing Yi lalu simpan kembali ponselnya dalam tas.
"Apa sahabatmu itu sedang mengumpatku?"tanya Zhou Yu Sheng nada dingin.
"A..h tidak kau pasti salah dengar."Ucap Mu Qing Yi tergagap.
"Aku bisa menuntutnya mencoreng nama baikku."
Mu Qing Yi terdiam dan tidak menjawab ucapan suaminya psikopat itu,karena percuma adu mulut dengan pria yang bersikap bossy itu.Yang ada nanti lelah sendiri.
"Apa kau sangat suka pria lain memakaikan mantelnya padamu?"tanya Zhou Yu Sheng memecah keheningan.
Mu Qing Yi menoleh sambil menghela napas.
"Kenap diam?!"tanya Zhou Yu Sheng dengan ekspresi kesal.
__ADS_1
"Nanti dijawab pun salah dan dikatakan istri pembangkang."Batinn Mu Qing Yi .
"Aku hanya tidak enak menolak."Ucap Mu Qing seadanya.
"Tidak enak menolak atau memang suka?"tanya Zhou Yu Sheng lagi dengan rahang mengeras sepertinya merasakan percik kecemburuan.
"Perlu aku ingatkan berapa kali,supaya kau mengerti.Kamu itu sudah menikah dan seharusnya tahu menjaga jarak dengan lawan jenis,apa kau mau jadi istri pembangkang,hmm!"
Mu Qing Yi kembali menghela nafas lelah.Ingin sejenak memenjamkan matanya yang terasa berat berjuang melawan kantuk.Malah sekarang dia tidak ada habis-habisnya kembali membahas tentang tentang mantel pula.
Meski ingin rasanya membalas perkataan nya dengan sengit,namun Mu Qing Yi berusaha menahan diri.Tidak ingin tersulut amarah yang sedari tadi tertahan ingin meletup didadanya.
"Maaf,lain kali aku akan lebih hati-hati."Jawab Mu Qing Yi menekan suaranya sepelan mungkin agar tidak meledak terbawa kesal.Karena tubuhnya juga sangat lelah di pikirannya saat ini adalah istrilahat,berdebat juga butuh tenagakan?
"Lain kali?maksudnya kamu masih mau mengulangi dengan hati-hati begitu?"tanya nya dengan nada kesal.Pria itu salah mengartikan ucapan Mu Qing Yi lalu melemparkan tatapan tajam menoleh kesamping.Hingga membuat nyali Mu Qing Yi mencuit seketika.
"Astaga!salah lagi?mau apa sebenarnya pria itu."
"B..bukan itu maksudku."Jawab Mu Qing Yi kembali menghela nafas lelah.
Rasanya sia-sia menjelaskan ini itu jika penilaian tetap saja seperti itu.
Setengah jam perjalanan,akhir mobil yang di kendarai Zhou Yu Sheng sampai juga di mansion megah kakek Zhou.
"Kakak membawaku kemansion kakek kenapa tadi aku tanya kakak tidak bilang?"
"Memangnya apa bedanya,tetap aku yang bawa kau kesini."Ucap Zhou Yu Sheng datar lalu turun dari mobil tanpa menunggu Mu Qing Yi.
"Bukan hanya mulutnya yang tajam sifatnya memang menyebalkan.Bicara dengannya tidak lain bicara dengan tembok."Umpat Mu Qing Yi kesal.Sebelum turun dari mobil dia menetralkan menetralkan emosinya.Lalu turun dari mobil berlari kecil untuk mengikuti langkah Zhou Yu Sheng yang menuju mansion utama.
.
.
.
__ADS_1