
Suara decitan pintu terbuka membuat Zhou Yu Sheng menghentikan kegiatannya lalu beralih menatap kearah pintunya.
❤❤❤❤
"Apa kau teman istriku?"tanya Zhou Yu Sheng setelah melihat seorang perempuan bukakan pintu utama.
Anna ternganga dengan ekspresi tidak percaya pria yang menyakiti sahabatnya itu kini berdiri didepan pintunya dengan tegak.Wajah memang tampan namun kelakuannya brengsek.
"I...Iya apa yang anda lakukan disini?"tanya Anna sedikit tergagap karena belum hilang dengan terkejutan dihadapannya.Dia sudah tidak bisa berbicara dengan ramah seperti sebelumnya,karena masalah yang dialami Mu Qing Yi.Puncak kemarahan yang dia tepis demi sahabatnya belum sepenuhnya hilang namun pria berstatus suami sahabatnya itu sudah mencari sampai didepan rumahnya.Bagaimana pria itu tau?oh,dia lupa pria brengsek yang berdiri dihadapannya ini bukan hanya kaya tapi juga berkuasa selalu bisa melakukan sesuatu sesuai keinginannya.Ingin rasa Anna mencebik-cebik pria itu sekarang juga.
"Apa istriku ada didalam?"
"Apa anda sedang bercanda?mengapa anda mencari istrimu anda sampai dirumahku,Bukankah setelah nikah sahabatku tinggal dirumahmu?"tanya Anna sinis.
Zhou Yu Sheng menghela napas kasar sambil memijit pangkal hidung,merasai penat melanda.Berbicara yang diyakini sahabat istrinya bar-bar yang satu ini benar-benar menguras emosi.
"Cepat panggilkan istriku.."Ucap Zhou Yu Sheng yang lagi menahan emosinya.
"Anda bilang apa?istrimu apa aku tidak salah dengar.."Tawa Anna sinis.
"Kenapa Mu Qing Yi berteman dengan perempuan gila yang tidak jelas."
"Apa yang menurutmu lucu?mau panggil sendiri atau aku menerobos masuk."Ucap Zhou Yu Sheng sambil menyeringai iblis.
Glek
"Aduh mati aku,mana sahabat punya suami berwajah tampan tapi kelakuan tidak lebih buruk dari iblis dineraka.Maaf,wahai raja neraka aku tidak sedang mengatai kau,aku hanya sedikit membandingkan saja.Jika hari ini aku tewas jadi pahlawan untuk sahabatku Mu Qing Yi,tolong jangan lupa sediakan jembatan surga untukku nanti."Batin Anna.
Anna menelan saliva dengan kasar dengan jantung memompa seratus berkali lipat.Jangan tanyakan lagi,betapa takutnya Anna saat ini,namun dengan demi menegak ketidak adilan untuk sahabatnya itu,Anna secepat mungkin menguasai kegugupan menjadi keberanian meskipun dengan keberanian yang dipaksakan.
__ADS_1
"Orang yang kau cari tidak ada disini."Anna bersikukuh untuk beritahu keberadaan sahabatnya pada Zhou Yu Sheng karena dia tidak mau sahabatnya itu terluka kedua kalinya.Meskipun cepat lambat pria itu akan tahu,namun setidaknya untuk saat ini Anna tidak mau Mu Qing Yi dibawa pulang pria itu,jika dibawa pulang entah akan apa yang dilakukan pria itu mengingat sifatnya yang meledak- ledak macam gunung merapi dan bertingkah seenaknya.
Rahang Zhou Yu Sheng mengeras tangannya berkepal.Rasanya ingin menghabisi perempuan yang didepannya yang berani-beraninya menghalanginya untuk menemui istrinya.Jika dia tidak mengingat perempuan bar-bar dihadapanya itu sahabat istrinya Zhou Yu Sheng nyatanya berusaha mengendalikan yang mungkin sebentar lagi tidak akan terkendali.
"Kau mau menyingkir sendiri atau mau aku sinkirkan sendiri."Ancamnya dengan suara yang tajam mata elang menatap tatapan membunuh.
Glek
Anna mematung seketika pelipisnya makin lama makin basah akibat penuh yang seiring waktu makin meleleh tanpa permisi.
Sedangkan didalam Mu Qing Yi masih isi perutnya dimeja makan dia masih terasa lapar akibat sedari pagi tidak makan karena sibuk meratapi nasibnya serta drama yang dia tonton.Mu Qing Yi heran sedari tadi Anna buka pintu tidak kembali-kembali serta terdengar samar suara Anna berdebat dengan seseorang yang diyakini suara pria.
Mu Qing Yi pikir mungkin sahabatnya itu lagi berdebat dengan pria yang resmi menjadi kekasih Anna dua minggu lalu.Karena Anna memang seperti itu gampang bosan.Karena itu Anna sering gonta ganti pria,Anna bilang bosan jika selalu menatap hanya satu pria sepanjang tahun,sepanjang bulan.Lantas Anna tidak akan bertahan dengan pria yang sama.
Makin kesini suara percakapan itu makin keras,tidak seperti perdebatan biasa seperti dan suara itu makin familiar indra pendengaran Mu Qing Yi.Dia duduk dengan gelisah diatas kursi dimeja makan.Nafsu makannya tiba-tiba menghilang entah kemana.
Mu Qing Yi beranjak dari kursi lalu mengajunkan langkahnya untuk membukti kecurigaan pendengaran adalah salah.Namun belum sampai ditengah ruang tamu,langkahnya tiba-tiba berhenti dengan matanya melebar sempurna,dia berdiri dengan kaku seakan napasnya juga ikut berhenti seiring berjalannya jarum jam.Pria yang dia benci dan sangat ingin dirinya hindari kini berdiri menjulang tinggi didepannya.Sial!
"Silakan anda keluar dari sini!"seru Anna berjalan dengan langkah besar menghampiri berdiri didepan Mu Qing Yi,untuk melindungi gadis itu yang sebenarnya bukan gadis lagi yang tengah berdiri kaku.
Anna menoleh kebelakang menatap sahabatnya yang tampak masih terkejut..
"Qing Yi kau tidak apa-apa,kan?"tanya Anna menyakinkan.Anna khawatir Mu Qing Yi mempunyai trauma,belum lagi kejadian beberapa waktu yang tidak mengenakan.
Mu Qing Yi hanya bisa menjawab dengan mengelengkan kepalanya untuk menyakinkan sahabatnya Anna.Bahwa dia baik-baik saja.meskipun saat ini,Jantungnya berdetak kencang tidak karuan.Bukan berdetak kencang karena jatuh cinta.Jantungnya berdetak kencang karena ketakutan seakan bertemu dengan raja neraka yang sedang bersiap untuk mengintrogisasi seorang pendosa.
Meskipun kenyataan tidak seperti itu.
"Jangan takut ada aku."Anna mencoba menyakinkan Mu Qing Yi bahwa dirinya akan melindungi sahabatnya itu.meski dia pun tidak sepenuhnya yakin pada diri sendirinya.
__ADS_1
Mu Qing Yi begitu terharu dengan ucapan Anna sahabatnya.Setidaknya saat ini masih ada Anna tetap menyokongnya.Tanpa sadar air beningnya sedari dia tahan agar tidak keluar kini mengenang dipelupuk matanya.Jika berkedip sedikit saja pasti akan mengalir begitu saja.Tidak,saat ini dia tidak ingin terlihat lemah!
"Ini urusan rumah tangga kami,kau tidak berhak untuk ikut campur sekalipun kau sebagai sahabat istriku,jadi menyingkirlah!"Sentak Zhou Yu Sheng dengan rahang mengeras,kesabarannya benar-benar diluar ambang batas.Nyali Anna yang menggebu-gebu sebagai pahlawan untuk membela Mu Qing Yi menciut entah kemana karena dia bisa melihat sepasang mata elang suami sahabatnya itu berapi-api seakan siap membunuh detik ini.
Meski Mu Qing Yi keterkejutan tidak sepenuhnya hilang.Dia tetap memaksa langkah kakinya sedikit bergetar untuk tetap maju,karena dia menyadari situasinya semakin panas.Dia tidak mau sahabatnya menjadi pelampiasan kemarahan suaminya yang psikopat itu.
"A...pa yang ka...u lakukan disini?"tanya Mu Qing Yi dengan suara bergetar hampir tidak terdengar.
"Masih berani ternyata kau bertanya padaku.Ikut aku.Kita pulang sekarang."Ucap Zhou Yu Sheng sambil menarik pergelangan tangan Mu Qing Yi.
"T..tidak.Aku tidak mau pulang."Mu Qing Yi menghempaskan tangannya yang masih tarik zhou Yu Sheng pada pergelangan tangannya.Dia sungguh takut jika berhadapan dengan pria itu dia masih tidak siap untuk pulang.Tadinya Mu Qing Yi hanya ingin menenangkan diri beberapa waktu dirumah Anna.Namun siapa sangka Zhou Yu Sheng cari sampai kemari buat keributan.Seperti hantu gentangannya saja.
"Anda sudah dengarkan tuan sahabatku tidak mau pulang."Ucap Anna bersiap menarik Mu Qing Yi berdiri disampingnya namun sayangnya niatnya diurungkan karena Michell menahan tubuhnya untuk maju.
"Anda siapa kenapa menghalangiku!"geram Anna menatap tajam Michell.
"Kalau kau tidak mau terjadi apa-apa terhadap sahabatmu sebaiknya kau tutup mulutmu.Jika kau masih bersikeras aku tidak tahu apa yang akan tuan lakukan terhadapmu ataupun sahabat."Bisik Michell.
Ucapan Michell berhasil membuat Anna bungkam seketika,matanya terbelalak sambil menelan salivanya dengan susah payah.Dia hanya tidak menyangka bawahan Zhou Yu Sheng berani mengancamnya seperti itu.Bawahan dan tuannya tidak jauh beda sama-sama manusia tidak punya hati nurani.
🍀🍀🍀
Hai,leadersku tersayang masih ada gk yang baca?kalau ada jangan lupa komen dan saran kritikan, ya.Jika kalian suka klik like dan vote.alikato.🙏
Maaf lama banget baru up maklum lagi cari inspirasi.Hehe...
HAPPY READING...
salam sehat dari author.
__ADS_1