
"Lalu apa kau masih mencintaiku?"tanya Jona lagi kembali menegak alkohol yang ada di hadapannya kali ini dia kelihatan sudah mabuk berat.
"Kau tahu jawabanku selalu sama."
🍀🍀🍀🍀
"Jika kau bisa mencintaiku,lalu kenapa Yu Sheng tidak bisa?dia bahkan terang-terangan mencium istrinya didepanku."Racau Jona penuh amarah setengah sadar karena mabok dengan wajah bertumpu di kedua tangan yang berada diatas meja bar sambil mengguncang gelas whisky yang ada ditangannya sebelum meneguknya kembali dengan gerakan sempoyong.
Alex yang melihat kemarahan di wajah Jona ,langsung terkekeh.Pria itu mencondongkan tubuhnya kearah Jona hingga wajah mereka berjarak beberapa senti.
"Sudahlah sayang...tidak perlu dihiraukan!lagipula kan dia sudah memiliki istri juga."Ucap alex coba menenangkan Jona.
"Aku tidak rela dia bersikap acuh padaku.Dan lebih memilih gadis rendahan itu di bandingkan aku.Apa yang menariknya dari gadis itu?!bahkan aku yang lebih cantik dan **** dia bahkan tidak tertarik hanya sekedar untuk diliriknya"Racau Jona penuh amarah nafasnya naik turun dengan kedua tangan menarik kerah kemeja alex,mencengkram erat untuk mendekat dengan tatapan tajam bibir terbuka.
Cup
Refleks alex mencium bibir Jona berwarna merah pekat nan menggoda itu.Dengan sepotong mini dress berwarna hitam berada diatas lutut dengan model sabrina.Dres yang punggung terekspos dengan tali berada di depan belahan dadanya terlihat jelas dan seksi dengan lekukan tubuh terlihat ramping.Membuat siapapun melihat akan sulit menahan gairah yang jatuh bebas tanpa bisa mereka terkendalikan tidak terkecuali dengan alex.
Alex cong dan Jona sudah bersahabat sejak menduduki bangku SMA mereka selalu duduk bersama main bersama.Hanya saja saat kuliah mereka beda kelas karena beda jurusan.Alex cong mengambil jurusan bisnis karena dia harapan kedua orang tuanya yang terbilang keluarga sederhana sedangkan,Jona lebih memilih mengambil jurusan seni music.
Alex Cong tidak pernah punya kekasih,bukan karena tidak ada yang menyukainya.Hanya saja sedari dulu dia hanya mencintai Jona,bahkan waktu SMA Alex pernah menyatakan perasaannya namun sayangnya cintanya hanya bertepuk sebelah tangan dia ditolak mentah-mentah oleh Jona.Alasannya sederhana Jona sudah memiliki pacar.Dia bahkan selalu gonta-ganti pacar.Hingga suatu hari Jona bertemu dengan pria itu membuat Jona jatuh cinta.Hingga saat ini alex cong tetap menjadi meneger Jona sekali gus sahabat sambil menjalan bisnis club ini.
"Pria itu tidak mencintaimu karena kebodohannya dan kau adalah wanita terhormat,sayang.Ingat aku selalu mencintaimu dan tidak akan pernah sia-siakanmu."Ucap Alex.
"Benarkah?"tanya Jona,lalu beranjak dari duduknya dengan sempoyong menghampiri alex tanpa aba-aba mengalungkan kedua lengannya pada leher alex.
__ADS_1
"Aku menginginkanmu malam ini,alex."Lanjut Jona kemudian berbisik ditelinga alex dengan suara menggoda.Alex menatap Jona dengan alis berkerut dengan tatapan tidak percaya.Tidak mengerti dengan aksi tiba-tiba Jona yang mengatakan menginginkan.
Alex kemudian terkekeh melihat wanita yang ada dipelukannya.
"Kenapa kau tertawa?apa sekarang kau memandang diriku sebagai lelucon?"tanya Jona tampak kesal sambil tangan mengelus rahang tegas alex
"Tentu saja tidak,sayang.Hanya saja,aku tidak nyangka malam ini kau malah mengatakan menginginkanku."Ucap Alex kembali terkekeh.
"Apa kau tidak suka?"tanya Jona dengan gerakkan menggoda dengan satu tangan sudah menjalar tubuh alex.Jona memberi kecupan dan jilat leher alex,membuat tubuh alex menegang tertahan,tanda nikmat cumbuan Jona.
"Tentu saja suka sayang.Aku sudah menunggumu sangat lama."Ucap Alex tersenyun sumringah dengan dada mengembang karena bahagia.Bertahun-tahun alex coba melupakan perasaannya sejak Jona menolaknya kini akhirnya Jona menerimanya dan bahkan mengajaknya bercinta.Tidak bisa menggambarkan betapa bahagianya.
"Jadi,apakah kau mau menghabiskan malam ini denganku alex?"Jona memberikan tatapan menggoda sambil memainkan jari telunjuk didada alex.
"Aku akan mengantarmu pulang,kita lanjutkan nanti."Ucap Alex dengan tubuh memanas kemudian lalu membawa Jona segera keluar dari club.
"Tentu saja,sayang.Jika ini maumu."
*****
Jona ******* bibir Alex ganas tangannya tidak tinggal diam untuk menjalar tubuh Alex yang terlihat gagah itu.
Tanpa basa-basi lagi Alex langsung menindih tubuh Jona.Tangannya sibuk menjelajahi setiap lekuk tubuh wanita yang dicintainya selaman ini.Kini akhir berada di pelukannya bahkan bisa menikmati setiap lekuk **** itu.Tak lupa bibirnya pun bekerja dengan rakus disetiap inci tubuh dibawah kuasanya hingga membuat Jona mengeluarkan suara lucnut dengan mata terpenjam.Disela-sela kegiatan mereka Jona terus merancau nama Zhou Yu Sheng keluar dari bibirnya itu,hingga membuat hati tergores.
Dia menghentikan kegiatannya,menatap wanita dibawah kungkungannya.
__ADS_1
"Apa kau begitu mencintainya?"tanya Alex dengan sorot mata kecewa.
Mendengar pertanyaan Alex,Jona membuka matanya menatap netra hitam pria itu.Dengan kedua tangan mengalungkan pada leher Alex lalu beralih pada bibir pria itu.
"Ayolah lex,pada saat ini apa perlu kau pertanyakan soal ini."Ucap Jona dengan tatapan menuntut.
"Aku hanya penasa..."Ucapan Alex terpotong,lidah Jona membelit lidah Alex dengan lihai sebelum bibirnya berpindah dada Alex dan memberikan jilatan,gigitan-gigitan kecil hingga membuat Alex semakin panas kembali terpancing dengan gairah.
"Malam ini kau seutuhnya milikku Jona!"ucap Alex.
Begitu suara Jona terdengar nyaring memenuhi seluruh kamar,barulah senyum kepuasan terlihat dibibir pria itu.
"Semua yang tidak bisa beri pria itu,aku akan memberi padamu,sayang."Ucap Alex seakan-akan semakin bersemangat menuntaskan segala hasrat membung-bung yang begitu lama tertunda dan dengan segala kekesalan disela-sela kegiatan mereka Jona mengucapkan nama Zhou Yu Sheng.Alex penuh semangat dan mengeluarkan segala jurusnya.Keringat membasahi kedua manusia itu.
Hingga ledakan itu semakin dekat dirasakan,Alex menyentak tubuhnya dalam berberangan dengan larva panas yang membanjiri ladang subur yang kini sedang tumbuhi ladang subur miliknya.Jona bahkan tidak sadar kini mereka bahkan tidak bermain dengan aman.Karena didalam alam setengah sadarnya dia membayangkannya sedang melakukannya dengan Zhou Yu Sheng.
"Tidak kusangka kau sangat hebat,sayang."Ucap Jona tersenyum puas dan terlelap didalam dekapan Alex.
.
.
🍀🍀🍀🍀
Hai,readersku sayang jangan lupa komen saran dan kritikan yah.Moga kalian suka.Maaf jika masih banyak typo.
__ADS_1
Happy reading.