
"Apa ini disebut mencampuri urusanmu.Aku hanya melakukan tanggung jawabku untuk menjagamu.Kalau terjadi apa-apa seperti waktu itu,siapa yang kakek nyalahkan dan siapa orang tuamu yang akan nyalahin..."
Mu Qing Yi terdiam dan menunduk cerna ucapan Zhou Yu Sheng.
"M...maaf."Lirih Mu Qing Yi.
🌺🌺🌺🌺
"Tidak ada kata untuk orang yang suka sekali melakukan kesalahan.Sekarang kamu harus menerimanya,biar kamu tahu ucapanku tidak dijadikan lelucon!"
Zhou Yu Sheng menarik Mu Qing Yi tanpa membiarkan gadis itu mengeluarkan bantahan.Tidak peduli rengekan gadis itu yang memintanya berjalan dengan pelan-pelan.Kalau sudah marah seperti ini Zhou Yu Sheng mendadak tuli.
Sesampai di dalam kamar,Zhou Yu Sheng langsung menghempas kasar Mu Qing Yi ke atas ranjang king sizenya yang empuk dengan mata gadis itu melebar sempurna terkejut menatap Zhou Yu sheng.
Mu Qing Yi menatap takut kilatan manik hitam Zhou Yu Sheng yang seakan-akan ingin membunuhnya saat ini juga.Kilatan tajam itu menyiratkan amarah atas dirinya.Namun haruskah pria itu berlaku kasar terhadapnya?
Setelah mengumpulkan keberanian,Mu Qing Yi mengangkat kepalanya setinggi mungkin, untuk menatap wajah pria yang kini sudah menatapnya lekat.Dia merubah ekspresi setenang mungkin walaupun jantung berdetak tidak karuan,dia tidak mau kelihatan lemah.Namun Jarak terkikis diantaranya semakin membuat jantung Mu Qing Yi semakin tidak terkendali.Nyalinya yang terkumpul kembali menciut.
"Ada hubungan apa kau dan pria itu!"bentaknya.
__ADS_1
"Aku..."Mu Qing Yi kembali bergeming bingung bagaimana menjelaskannya semuanya.Lagipula jika dia menjelaskan hanya sekedar teman apa pria itu akan percaya padanya?jelas tidak?karena dia adalah pria arogan,melihat apa yang ingin dia percaya dan tidak akan pernah mendengar penjelasan siapapun.Karena baginya itu hanya alasan belaka.
Zhou Yu Sheng menggeram melihat Mu Qing Yi bukannya menjawab pertanyaannya,malah terdiam.Tanpa aba-aba tubuh kekar Zhou Yu Sheng mengukung tubuh mungil Mu Qing Yi.Hingga membuat gadis itu terkejut setelah lamunannya terbuyar melihat tubuhnya berada dibawah kungkungan pria itu.Tangan pria itu mencengkram diatas kepala Mu Qing Yi dengan sebelah tangannya.Jelas itu membuat Mu Qing Yi kesulitan untuk memberontak,membebaskan dirinya.
"Sekarang aku sedang menuntut apa yang seharusnya aku dapatkan dari seorang istri."Ucapnya dengan sinis sambil tersenyum licik.
Zhou Yu Sheng kesal karena dia merasa Mu Qing Yi membohonginya dan mengkhianatinya.Dia tidak mengerti kenapa emosinya meluap saat melihat Mu Qing Yi berjalan dengan pria lain.Namun yang pasti dia sungguh tidak suka kalau gadis yang dia nikahi harus dekat-dekat dengan pria lain selain dirinya,entah atas dasar ingin melindungi atas dasar cinta?cinta?dirinya bahkan tidak tahu apa itu cinta.
"Jan...jangan hari ini.Aku lagi pada masa itu."Bohong Mu Qing Yi.Sebenarnya,dia memang mengalami haid.Namun,sudah bersih tiga hari yang lalu.Dia merasa alasan ini cukup masuk akal,maka ini dijadikan alasan untuk mempertahankan dirinya dan Berharap bahwa ini akan menghalangi nafsu pria itu.
Mendengar Ucapan Mu Qing Yi sudut pria itu tertarik keatas membentuk senyuman yang orang lain tidak bisa menebak arti senyuman itu.
Hingga membuat Mu Qin Yi menggeram dengan ucapan suaminya itu dengan penuh penghinaan.
"Lihat mataku kalau aku berbicara denganmu!"sambungnya lagi sambil mencekram rahang Mu Qing yi dengan sedikit keras hingga membuat gadis itu meringis.
Kedua tangan Mu Qing Yi dicengkrem diatas kepala dengan tubuh yang dihimpit oleh tubuh kekar pria itu,membuat Mu Qing Yi benar-benar tidak berdaya untuk berontak apalagi untuk melarikan diri.Dia hanya bisa menangis dalam diam dengan air bening bercucuran disudut matanya.Dia benar-benar pasrah dengan keadaan ini.Dan dengan secara kasar,tangan Zhou Yu Sheng merobek pakaian yang di kenakan Mu Qing Yi.Bahu yang seputih salju terekspor diudara.Dada merah mudanya menyilau dan memikat.
Tanpa aba-aba Zhou Yu Sheng melahap habis bibir ceri Mu Qing Yi yang tampak menggoda.Dengan penolakan Mu Qing Yi memalingkan wajahnya kesamping membuat Zhou Yu Sheng semakin kesal apalagi membayangi gadis itu berjalan dengan pria lain,kini terlihat semakin marah.
__ADS_1
Digigit bibir gadis itu hingga mau tidak mau Mu Qing Yi memberikan akses untuk Zhou Yu Sheng bisa leluasa menjelajahi rongga mulutnya.Ciuman itu terlepas karena membutuhkan pasokan oksigen.
Arah pandang Zhou Yu Sheng melihat bibir ceri gadis didalam kungkungannya berwarna merah dan montok dalam cahaya lampu remang-remang ,bibir bawahnya bengkak dan memikat.Jelas,pelaku adalah dirinya.
"Bagaimana rasanya sayang?"tanya Zhou Yu Sheng sambil memajukan ibu jarinya menyentuh bibir Mu Qing Yi yang bengkak.
"Ahh....tidak jangan lakukan ini padaku.Aku mohon."Mohon Mu Qing Yi berteriak sambil kedua tangan mencoba menutupi tubuhnya yang sudah polos.Namun Zhou Yu Sheng sama sekali tidak peduli.
"Ini bukan jawaban seorang istri pada suaminya."Ucap Zhou Yu Sheng kembali menjelajahi tubuh polos Mu Qing Yi.
"Kakak jangan seperti ini,aku bisa menjelaskan."Ucap Mu Qing Yi berharap Zhou Yu Sheng berhenti dan mendengar penjelasannya.Air bening terus mengalir dimatanya yang jernih bahkan hampir kering.Dirinya sangat hancur saat Zhou Yu Sheng memperlakukan tidak seperti seorang istri,melainkan seorang ******.
"Diam..!Jangan buat aku semakin marah dan menyakitimu.Kau milikku sayang,aku bebas melakukan apa pun kepadamu.Nikmatilah setiap sentuhanku ."Ucap Zhou Yu Sheng penuh penekanan sambil memajukan wajahnya mencium leher putih Mu Qing Yi.
Banyak tanda mahakarya pemilikkan yang Zhou Yu Sheng sematkan sebagai tanda miliknya,jika gadis dibawahnya ini telah benar-benar sah menjadi istrinya.Hanya miliknya dan Zhou Yu Sheng tidak akan pernah biarkan seorang pun merebut miliknya bahkan pria ingusan itu.Istrinya harus dilihat dirinya saja.Bila perlu dia buat sangkar untuk mengurung gadis itu.
"Akhh..!"Mu Qing Yi memekik saat merasa nyeri ada sesuatu yang tertahan merobos masuk bagian sensitifnya.Dia menggigit bibirnya menahan sakit dibagian tubuh bawahnya.Setelah itu dia pasrah membiarkan Zhou Yu Sheng menguasai tubuhnya,sambil merasakan sakit dihati dan tubuhnya.Terus menangis di setiap suara lucnut terkutuk yang keluar setiap kali Zhou Yu Sheng bergerak masuk kedalam inti tubuhnya membuat Mu Qing jijik pada diri sendiri.Mu Qing Yi tidak tahu kenapa dia bisa mengeluarkan suara menjijikkan seperti itu,yang dia sadari suara itu makin membuat Zhou Yu Sheng mempercepat gerakannya.
*****
__ADS_1