Terpaksa Menikahi Pria Arogan

Terpaksa Menikahi Pria Arogan
Pernikahan 1


__ADS_3

Mu Qing Yi tidak tahu harus merasakan apa selain meratapi nasibnya sendiri.Menangis?tentu saja dia sudah melakukannya dua malam sebelumnya sampai matanya sembab.


"Ini sungguh takdir yang buruk."Batin Mu Qing Yi.


Kini dia telah menjadi istri seorang dari Zhou Yu Sheng,pria asing arogan yang tiba-tiba datang kehidupannya.


Bagi orang yang menyaksikan pernikahan itu, atau pun wanita di luar sana mungkin menganggap dia gadis yang beruntung atau pun menginginkan posisinya itu.Namun bagi dirinya tidak.Satu menit yangberlalu bagaikan berjam-jam di neraka.


Sedangkan Jona yang tanpa di undangan curi-curi datang ke acara pernikahan Zhou Yu Sheng,saat para tetamu masuk dia menyelinap ikut dari belakang masuk kedalam mansion.Setelah masuk kedalam,Jona menyaksikan Zhou Yu Sheng selipkan cincin pernikahan di jari manis Mu Qing Yi tadi,hanya terdiam membisu sambil mengepalkan kepalan tangannya.


Dia hanya bisa memendamkan rasa sakit hatinya.Tanpa berani mengeluarkan di khalayak orang ramai.Berusaha menahan air matanya agar tidak terjatuh.


Hatinya teramat sakit,pria yang tadinya miliknya kini jatuh kepelukan gadis miskin.


Dia akan bersabar untuk saat ini.Tunggu sampai waktunya dia akan mengambil semua hak yang akan menjadi miliknya.


Setelah itu Jona pun berjalan meninggalkan mansion dengan perasaan kesal di sertai amarah yang terpendam.


Waktu sudah berlalu siang menjelang malam


Entah sudah berapa lama Mu Qing Yi sudah berdiri yang dia tahu dirinya sudah berdiri sedari pagi tanpa istirahat sejak sedari pagi,seluruh badan pegal,tumit kaki juga terasa sakit karena high heel dia kenakan merasa sangat tidak nyaman.


Bahkan bergerak pun membuatnya kesakitan.


"Huh,kapan ini akan selesai."Gumamnya hampir tanpa suara.


Namun tetap terdengar oleh Zhou Yu Sheng.Hingga membuat dia mengarah pandangan menatap Mu Qing Yi dengan tatapan tajam.


"Apa si wajah besi itu mendengar ucapanku."Batin Mu Qing Yi bergedik ngeri.


Tidak lama kemudian


Acara akhirnya usai.Mu Qing Yi akhirnya bisa bernafas dengan lega.Kini Mu Qing Yi duduk sebuah kursi di depan meja rias sambil menatap ke depan,ke pantulan cermin melihat hiasan wajahnya dengan polesan makeup yang cantik melekat di kulit wajahnya yang tipis matanya berkaca-kaca.Entah kenapa,bayangan kehidupan membuat Mu Qing Yi takut.


Dia lalu memenjamkan matanya sejenak berusaha menetralkan perasaan sesaknya supaya air matanya tidak mudah lolos dari sudut matanya.


"Kuat.Aku harus kuat."Batinnya.


"Qi Yi."


Teguran itu membuat Mu Qing Yi membuka mata,mendapati Anna sudah duduk di sampingnya,menatapnya dengan tatapan khawatir.


Dia mengusap pipinya pelan.


"Kamu lagi pikirkan,apa?"tanyanya.

__ADS_1


Mu Qing Yi menghela nafas lelah.Dengan agak gelagapan,dia mengusap wajah,menghilangkan jejak air mata yang entah mengalir sejak kapan meskipun sudah dirinya tahan beberapa saat lalu.


Anna menatapnya dengan intens untuk menunggu jawab.


"Tidak apa-apa."Jawab Mu Qing Yi dengan senyum manis di paksakan.


"Apa kau takut dengan malam pertamanya?"tanya Anna membuat Mu Qing Yi mengernyit bingung.


"Kamu tenang saja.Aku sudah siapkan senjata ampuh untukmu."Ucap Anna sambil merogoh tas kain yang berwarna hitam yang dibawanya.


"Sejata apa maksudmu?jangan-jangan kamu mau menyuruhku membunuh pria itu.Lebih baik kamu hilangkan pikiran gilamu itu.Aku tidak mau."


"Sejak kapan aku menyuruhmu membunuh pria itu?aku hanya merasa bersalah tidak bisa membantumu apa-apa.Jadi sekarang aku mau kasih kamu ini."Ucap Anna sambil mengeluarkan sejata ampuh yang tadi dia bilang ternyata adalah merica bubuk sama cabe bubuk serta alat setrum yang berukuran kecil.


Sesaat,Mu Qing Yi terpaku dengan mulut ternganga.Kemudian,Mu Qing Yi benar-benar tidak bisa menahan tawa,dari sekian banyak benda yang bisa di beri, Anna malah berpikir memberinya bubuk merica,bubuk cabe serta alat setrum.


"Lha,kenapa malah ketawa?aku ini lagi serius!"


Ekspresi serius Anna malah membuat Mu Qing Yi semakin tidak bisa menahan tawa.Anna memberinya semua benda itu entah harus bersyukur atau sebaliknya .Ya,dari pada tidak memberi atau menghibur sama sekali.


"Astaga,Anna apa yang kau pikirkan saat memberiku semua ini."


"Tentu saja keselamatanmu."


"Lebih baik kamu bawa pulang.Aku tidak mau."


"Maksudmu nerkam bagaimana?memangnya dia harimau? pakai nerkam segala macam."


"Kamu itu terlalu naif dan polos.Tentu saja suamimu itu harimau dan kau itu mangsanya.Sudah ah,lelah aku jelasnya ke kamu.Yang penting kamu simpan saja ketiga benda ini."


Saat Anna dan Mu Qing yi asyik berbicara tanpa mereka sadari Zhou Yu Sheng berdiri di belakang mereka berdua dan mendehem.


Dengan agak gegalapan Mu Qing Yi pun segera menyembunyikan ketiga benda yang di berikan Anna.Kemudian secara bersama Anna dan dirinya dengan antusias menoleh kebelakang menatap pria tampan yang berpakaian setelan jas berwarna putih di pandukan dasi kupu-kupu berwarna hitam itu yang sudah berdiri di belakangnya entah sejak kapan dan melempar tatapan tajam kearah mereka berdua.


"Qi Yi,aku pergi dulu ya.Oh,jangan lupa ucapanku tadi."Ucap Anna melangkah dengan tergesa-gesa keluar dari ruangan setelah terlepas dari rasa terkejut,meninggalkan dirinya dengan pria berwajah besi itu begitu saja.


Setelah Anna keluar dari ruangan Mu Qing Yi sesegera mungkin mengarah pandangannya kearah cermin.Sepertinya dia mengalami shock sejenak.Membuat mati rasa.


Setelah melihat pria itu yang baru saja berstatus menjadi suaminya datang keruangannya begitu saja.Apa lagi dengan tatapan tajamnya.Hingga membuat Mu Qing Yi bergedik ngeri.


"Apa dia mendengarkan pembicaraanku dengan Anna?jika iya,habis sudah."Batinnya sambil menggigit bibirnya.


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’


"Jona!"Seru seorang wanita berpakaian sexy berwarna unggu tengah duduk di kursi bar.Dia melambaikan tangannya pada Jona yang berjalan anggun kearah mejanya.

__ADS_1


Mereka duduk di pojok bar sambil menikmati segelas cocktail yang mereka pesan bila kumpul bersama karena ini adalah minuman andalan mereka.


Jona duduk di salah satu kursi kosong di samping teman baiknya bernama Zhu Lili.


"Kemana saja kamu,dari kemarin hubungi kamu tapi tidak dapat-dapat?"


"Tidak kemana-mana."Jawab Jona seadanya.


"Kekasih kamu mana?kenapa tidak sekalian ajak dia kesini?sekalian kenalkan padaku."Ucap Zhu Lili.


"Dia lagi sibuk.Jadi tidak punya waktu."Ucap Jona tidak bersemangat berbicara lalu menyesap cocktail yang di pegangannya sedari tadi.Sikapnya membuat Zhu Lili menatapnya penuh tanda tanya.


"Kamu kenapa Jona?"tanya Zhu Lili penasaran.


"Ah...aku tahu.Apa karena Tuan Zao yang selalu kamu banggakan itu sudah menikah?"lanjut Zhu Lili menerka-nerka.


Setelah Zhu Lili melihat ekspresi yang di tunjukkan Jona dia semakin yakin apa yang di nerka itu benar.


Jona menjawab dengan anggukan.


"Jadi benar Jona.Kamu izin'kan dia menikah dengan wanita lain?pria tampan incaran kaum hawa kamu lepaskan begitu saja untuk wanita lain.Hei,apa kamu gila."Ucap Zhu Lili dengan kesal.


"Dia minta putus denganku."


"Serius?jadi kamu setuju begitu saja?""tanya Zhu Lili tampak tidak percaya.


"Menurutmu.Apa aku punya pilihan lain?biarpun dia telah putus denganku.Tapi aku tidak akan pernah rela biarkan dia jatuh dalam pelukan wanita lain.Cepat atau lambat aku akan membuat dia jatuh kepelukanku lagi."Ucap Jona memancarkan kilatan amarah dalam matanya sambil mengepalkan tangannya dengan erat hingga kukunya yang panjang menusuk dagingnya.


Dia merasa sangat kesal bila mengingat Zao Yu Sheng memutuskannya begitu saja untuk menikah dengan gadis yang tidak jelas.


"Aku setuju denganmu,Jona.Tapi bagaimana jika dia jatuh cinta dengan wanita lain?"tanya Zhu Lili.


"Aku tahu Yu Sheng itu seperti apa.Aku saja cantik,sexy dan pintar dia tidak pernah tergoda apa lagi dengan gadis ingusan dan miskin itu."Ucap Jona penuh percaya diri.


"Apa kamu kenal dengan gadis yang dia nikahnya?"


"Tentu saja tidak.Tapi aku sudah menyelidikinya."Ucap Jona sambil menyungging senyum penuh arti.


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’


Hai,guys ketemu lagi.


Bagi yang udah baca babnya jangan lupa saran kritikan,like,vote jika kalian berkenan.Makasih πŸ™salam hangat dari Author.


HAPPY READING.....

__ADS_1


Semoga kalian terhibur.


__ADS_2