Terpaksa Menikahi Pria Arogan

Terpaksa Menikahi Pria Arogan
Mengenali


__ADS_3

Seorang dosen kini memasuki ruangan kelas dengan aura menakutkan,suasana yang tadinya berisik dalam sekejap menjadi senyap.Ya,siapa lagi kalau bukan dosen He Li yang di sebut harimau tua oleh para mahasiswa pria yang berusia 50 tahunan yang terkenal pemarah dan kesiplinana sangat ketat. Bola mata Mu Qing Yi sempat membulat terkejut melihat pria yang mengikuti di belakang langkah dosen He.


"Diakan orang yang duduk di samping kursi bus tadi?"batin Mu Qing Yi sambil memperhatikan pria itu dan ketika pandangan mereka bertemu Mu Qing Yi langsung membuang muka dengan samar.


"Apa dia mengenaliku?"batin Mu Qing Yi bertanya-tanya.


Lalu dosen pun mempersilakan pria itu memperkenalkankan diri.


"Perkenalkan namaku Shi ZHen."Ucap pria tersenyum ramah hingga membuat para gadis tersenyum cengengesan tanpa berani mengeluarkan suara.


"Bagaimana tampankan?"pertanyaan Anna hingga membuyarkan lamuman Mu Qing Yi.


"Ehm.."Jawab Mu Qing Yi lalu lanjut membuka halaman buku yang akan dia baca.


"Cih dasar membosankan."Gumam Anna sambil memukul kesal lengan Mu Qing Yi.


******


Di tempat lain,seorang pria berwajah tegas terlihat tengah fokus dengan layar laptopnya.Pandangan tidak teralihkan sampai terdengar suara ketokan pintu dan seseorang masuk kedalam ruangan tersebut.


"Nona Mu sudah sampai di kampusnya Tuan."Ucap MiChell memberitahu.


"Hemm,pastikan jaga gerak gerik gadis itu,jika temukan ada keanehan segera lapor padaku."


"Baik Tuan,aku sudah menyuruh bodyguard untuk memperhatikan Nona tanpa sepengetahuannnya."


"Bagus,satu lagi ingat jangan tinggalkan setitik gerak gerik gadis itu,bahkan sekecil apapun itu.Jika tidak,kepala kalian menjadi taruhannya."Ancam Zhou Yu Sheng sambil menatap Michell.


"Baik Tuan."Jawab Michell bergedik mengeri dengan kelakuan Tuannya yang tidak terkutik itu.


Sebenarnya Michell bingung kenapa Tuannya bersikeras menyuruhnya mengawasi gerak gerik Mu Qing Yi.Apa karena Tuannya itu jatuh cinta pada gadis kecil itu,jika di pikir-pikir menggunakan logika sepertinya tidak mungkin,bahkan saat Tuan pemimpin menyarankan pernikahan ini,Tuannya juga sempat menentang.Jadi apa sebenarnya rencana Tuannnya itu.


Dia sedikit ragu menanyakannya,tapi....

__ADS_1


"Hemm Tuan,apa anda menyukai gadis kecil itu?"tanyanya hati-hati.


"Gadis kecil?maksudmu siapa?!"tanya Zhou Yu Sheng sambil mengangkat alis.


"I...istri,Tuan maksudku."Jawab Michell sedikit menundukan kepalanya was-was setelah melihat ekspresi Tuannya yang tampak tidak suka.Jujur saja Michell benar-benar ingin tahu kenapa Tuannya begitu ingin memperhatikan Mu Qing Yi.Pada hal selama ini banyak wanita cantik sexy menawarkan tubuhnya,Tuannya bahkan tidak melirik sedikit pun dan tidak tertarik ikatan hubungan antar pria dan wanita selain mitra kerja sama.


Namun ini di luar dugaan,Tuannya bahkan ingin mengetahui setiap gerak gerik gadis itu.Jika bukan cinta itu apa?


Michell mengakuinya gadis kecil itu memang cantik dan wajahnya imut tapi itu terlihat sangat kekanakan dan tidak cocok dengan umur Tuannya dan mereka umur berbeda jauh.Sepertinya Tuannya itu suka dengan daun muda.


"Kenapa kamu menatapku seperti itu?kau kira aku pria seperti apa,sampai-sampai menyukai dengan gadis di bawah umurku."Ucap Zhou Yu Sheng.


"Maaf Tuan.Bukan berarti tidak mungkinkan,Tuan?lalu kenapa Tuan ingin mengetahui setiap gerak gerik gadis kecil itu?"tanya Michell entah datang dari mana keberaniannya sampai berani menanyakan hal pribadi Zhou Yu Sheng.


"Aku rasa kebelakangan ini pekerjaan yang aku berikan terlalu sedikit.Mungkin aku harus atur lebih banyak lagi pekerjaan untukmu."Ucap Zhou Yu Sheng sambil menatap tajam Michell.


"Maaf Tuan."Ucap Michell yang mengerti maksud dari perkataan Tuannnya Zhou Yu Sheng.


"Aku rasa kau cocok jadi reporter.Apa kau mau aku pindahkan kamu ke perusahaan baru?atau sekalian kamu kerja di atas padang pasir saja?"


Setelah Michell keluar dari ruangan,Zhou Yu Sheng mengingat kembali ucapan seketarisnya itu.


"Menyukai?aku bahkan tidak tahu arti menyukai seseorang.Dasar sekretaris sialan."Umpat Zhou Yu Sheng kesal.


Bahkan Zhou Yu Sheng yakin gadis labil itu bahkan tidak bisa menaikan hasratnya.


******


"Qing Yi..!"


Panggilan itu membuat Mu Qing Yi menghentikan langkahnya cepat untuk menuju kekantin.Ia berbalik menoleh segera,melihat seorang pria melambaikan tangan berlari kearahnya.


"Bukankah itu murid baru?kenapa dia memanggilmu,apa kalian saling kenal?"bisik Anna mengerjap,menatap sosok yang belari kearah mereka.

__ADS_1


Mu Qing Yi bingung kenapa pria itu bisa mengetahui namanya,padahal mereka pertama kali bertemu di bus beberapa jam yang lalu.


"Apa mungkin aku dan Anna salah dengar,ya?Tapi dari langkahnya pria itu memang tampaknya lari kearah kami."Batin Mu Qing Yi.


Tanpa sadar Mu Qing Yi ingin menyembunyikan diri kalau bisa saat ini juga ingin melarikan karena takut terlihat olehnya karena sangat kikuk berhadapan langsung dengan pria tampan seperti Shi Zhen.


"Hei..!"sapa Shi Zhen itu yang kini sudah berdiri di hadapan Mu Qing Yi dan Anna.


"Apa kamu sudah lupa?yang tadi di bus itu?"lanjut pria itu lagi saat dia melihat Mu Qing Yi tampak bingung.Lalu dia tersenyum.Senyuman yang bisa membuat para gadis meleleh.


Setelah mendengar ucapan Shi Zhen, Anna semakin bingung sambil menatap keduanya.


"Apa kalian pernah ketemu?"tanya Anna yang tampak kebingungan sambil mencondongkan wajahnya menatap Mu Qing Yi.


Ketika Mu Qing Yi melamun,Anna merasa pertanyaannya di abaikan ,Anna menarik lengan Mu Qing Yi dan menunjukkan wajah penuh dengan tanda tanya.


"Iya tadi pagi di ketemu bus."Jawab Shi Zhen setelah melihat kebingungan Anna.


"Apa kalian mau kekantin?"tanya Shi Zhen.


"Iya."Jawab Anna.


"Bagaimana kalau kita sekalian,lagipula aku juga sudah lapar?"tawar ShiZhen tersenyum.


"Ten...."


Sebelum Anna menyelesaikan ucapannya Mu Qing Yi cepat kilat memberi kode Anna dengan cubitan kecil lengannya sebelum Anna menyetujui usulan ShiZhen.Anna yang ke sakitan tentu saja tahu jika sahabatnya itu memintanya menolak tawaran ShiZen.Namun dia tidak mengindahkan itu.Dia justru menyetujuinya tanpa berpikir dua kali.


"Baiklah,ayo."Ucap Anna sambil tersenyum sambil melirik ke arah Mu Qing Yi dengan wajah tanpa dosa lalu menariknya tangan Mu Qing Yi dan di ikuti ShinZhen bersama-sama melangkah masuk ke kantin.


Sedangkan Mu Qing Yi sudah mati-matian menahan kesal akibat ulah sahabatnya.


Mu Qing Yi hanya bisa mendengus napas saat melihat sahabatnya ini,melihat pria tampan selalu saja gagal menahan diri.

__ADS_1


🍓🍓🍓🍓🍓


__ADS_2