
"Tentu saja pulang.masak tidur dikantin."Jawab Mu Qing Yi tanpa menoleh menatap Anna yanh sudah kesal di tanggal sahabatnya begitu saja.
π₯π₯π₯π₯
Zhou Yu Sheng terus memantau,laporan yang masuk dilihatnyanya berupa foto aktifitas Mu Qing Yi yang dikirim bawahannya.
"Dia bilang sibuk.Apa itu?dia malah duduk bersantai sama sahabatnya dan bahkan mengabaikan panggilanku.Ah...menang dasar gadis yang menyebalkan.Umpat Zhou Yu Sheng sambil bolak balik memperhatikan foto-foto dikirimkan bawahannya sedari tadi.
"Lihatlah wajahya yang tampak kesal itu.Kelihatan sekali dia memarahiku."Gerutunya lagi.Dia melempar ponselnya diatas meja kerjanya hingga tanpa sengaja jatuh kebawah lantai tepat disamping kaki Michell yang baru saja masuk dengan ekspresi terkejut.
"Kenapa wajah tuan kelihatan kusut.Apa tuan sakit?"tanya Michell.Lalu mengambil ponsel Zhou Yu Sheng yang tergeletak lantai letak kembali diatas meja.
Zhou Yu Sheng mendekik tajam kearah seketarisnya itu.Dia tidak menjawab pertanyaan Michell yang terkesan meledeknya.Zhou Yu Sheng merasa saat ini juga ingin melempar tubuh sekretarisnya itu dari bawah gedung itu saat ini juga.Mengeluarkan suara tanpa melihat situasi.
"Ada apa kau masuk keruanganku?!"
"Ada beberapa berkas yang harus tuan tandatangi."Jawab Michell lalu meperlihatkan tumpukan berkas yang ada ditangannya.
"Lalu,kenapa kau ketuk pintu dahulu?"
"Maaf tuan aku dudah ketuk pintu selama 5 menit.Tapi tidak ada jawaban maka dari itu aku memilih masuk saja."Jawab Michell menyerngit bingung dengan sikap tuannya yang emosinya terlihat tidak stabil.Tidak seperti biasanya tuannya seperti itu bahkan ketika proyek kontruksi di Milan gagalkan karena adanya kesalahan dalam pelaksanaan tidak sesuai kerjasama yang sepakati dari pihak kontrak tanpa basi basi tuannya itu pun menyeret melalui jalur hukum untuk ganti rugi,kerugian dana. Bahkan jika pihak kontrakan berniat melarikan diri dari tanggung jawab,tuannya pun tidak segan-segan menyeret mereka kemarkas dan ditangani sang anak buah tanpa perlu mengotori tangannya.Tuannya bahkan terlihat bersikap santai.Entah kali ini hal apa yang bisa menganggu pikiran tuannya hingga emosional seperti itu.Namun kalau dipikir-pikir apa mungkin nona Mu yang buat tuannya uring-uringan seperti itu?Tapi,bukankah tuannya pernah bilang tidak menyukai gadis kecil seperti nona Mu?ah,hati manusia memang sulit dipahami.Apa lagi manusia sejenis tuannya itu.
"Malah melamun.Katanya ada berkas yang mau aku tanda tangani ."Ucap Zhou Yu Sheng pada sang sekretaris ,hingga membuat lamunan Michell terbuyar begitu saja.
__ADS_1
"oh iya,ini."Jawab Michell menyerahkan berkas yang ada di tanganmu letak di meja kerja Zhou Yu Sheng bersamaan notifikasi WA Zhou Yu Sheng masuk.Tangan pria itu bukan mengambil pen untuk ditandatangi berkas yabg di serah Michell namun malah terburu-buru mengambil ponselnya untuk membuka aplikasi WA'nya yang terlihat sebuah kiriman video dan Pria itu segara menclik video berdurasi pendek itu.Tangan Zhou Yu Sheng terlihat berkepal diatas meja satu tangannya meremas ponselnya dengan kuat,untuk menyalur emosi yang kian menjadi,rahang mengeras manik hitamnya terlihat ternyeramkan.Bahkan Michell bergidik ngeri .
Darah Zhou Yu Sheng mendidih begitu dia melihat video Mu Qing Yi sang istri berbicara dengan seorang pria dihelta bus,dan tentu saja Zhou Yu Sheng kenal siapa pria itu yang macam hantu gentangan menempel istrinya dimana-mana.
Setelah sepanjang hari,Zhou Yu Sheng emosi melihat foto-foto Mu Qing Yi yang dikirim orang suruhnya sekarang video pula.Nafsu makan Zhou Yu Sheng tiba-tiba hilang.Walauupun sudah kelaparan akibat kesibukan pekerjaan serta memikirkan gadis ingusan itu sedari siang hingga sore ini.
"Apa-apaan ini,punya wajah tidak cantik-cantik,badan kurus kelempeng.Kenapa pria ingusan itu seperti perangko mana-mana juga ada dia."Gumamnya.
Sedang Michell masih terdiam ditempatnya tanpa bersuara sambil mengamati tuannya.
"Kau pikir sudah hebat.Bisa membohongiku seperti anak kecil.Katanya sibuk jadi ini kesibukanmu."Zhou Yu Sheng kembali bergumam dengan kesal dan sertai amarah.
"Tuan,ada yang salah?"Michell coba bertanya dengan was-was karena pasti akan terkena amukan tuannya.
"Kau coba lihat ini."Ucap Zhou Yu Sheng sambil memperlihatkan video yang ada di ponselnya pada Michell.
"Video ini dari mana,tuan?apa tuan yang yang menyuruh orang untuk mengikuti nona."Selidik Michell kemudian pandangan beralih menatap sang tuan yang tampak salah tingkah.
"Apa kau pikir aku orang yang tidak punya pekerjaan?"
"Lalu siapa yang mengirim video ini?"tanya Michell lagi.
"Sekali lagi kau bertanya soal ini.Aku akan melemparmu keluar dari gedung bertingkat ini."
__ADS_1
"Tuan....jangan emosi.Jangan marah-marah terus.Jaga kesehatan jantungmu tuan."
"Diam..!bicara sama kau tidak membantu sama sekali,malah makin tambah emosi."Cerocos Zhou Yu Sheng mengepalkan tinjunya cukup erat untuk menekan persendiannya saat ini juga dia ingin merobek mulut Michell hingga terpisah.Membayangkan dalam video itu,bagaimana ekspresi gadis ingusan saat berbicara dengan pria ingusan itu membuat kepala Zhou Yu Sheng meledak.
"Apa jangan-jangan tuan cemburu lagi dengan nona Mu."Gumam Michell dengan suara pelan namun indra pendengaran Zhou Yu Sheng tetap bisa menangkapnya.
"Besok dan seterusnya gajimu akan aku potong tiga puluh persen."
"Tapi tu..."
"Jika kau bicara sekali lagi menjadi enam puluh persen."Cerocos Zhou Yu Sheng memotong pembicaraan Michell sebelum seketarisnya berbicara lebih jauh lagi.
Michell segera mengunci mulutnya dengan serapat mungkin.Sebelum tuannya hilangkan semua gajinya itu.
"Astaga,tuan-tuan.Anda yang cemburu buta malah aku yang kena batunya.Padahal nona hanya bicara santai dengan kuliahnya apa perlu seposesif itu?"batin Michell bertanya dengan kesal sendir.Dirinya hampir tidak percaya apa yang dia lihat tuannya uring-uringan demi seorang perempuan.Ya,perempuan itu istrinya namun tuan bahkan tidak mau mengakui cemburu.
"Apa yang harus aku lakukan gaji sudah terpotong dan gajinya mau aku kirim krkampung untuk Ibu untuk masa pensiunnya.Apa perlu ya,aku mohon bantuan nona untuk bicara sama tuan.Ah,rasanya tidak mungkin."Batin Michell merasa prihatin dengan dirinya.
"Aku keluar dulu tuan."Ucap Michell setelah lamunannya terbuyar dan melihat seluruh berkas yang dia bawa sudah Zhou Yu Sheng tandatangani.Michell pun dengan cepat kilat meleset keluar dari rumahnya Zhou Yu Sheng sebelum gajinya habis terpotong semua,akibat salah bicara.
"Kau bahkan biarkan semua pria mendekatimu.Apa kau benar-benar haus perhatian?tidak sadar sudah menikah perempuan ini memang benar-benar."Gerutunya.
"Awas saja aki tidak akan kasih ijin kau keluar lagi."
__ADS_1
Wajah tampan Zhou Yu Sheng benar-benar masam di sertai amarah yang yang menumpuk sehingga dia sepertinya hilang kesabaran.Sebentar mengomel,sebentar melihat video atau foto yang yang di kirim orang suruhannya.Lalu dia berdiri dari duduknya dan menyimpan ponsel yang ada di tangan dalam saku celananya melangkah lebar untuk keluar dari kantornya menuju lift.Hatinya merasa panas.Jantungnya terasa tidak tenang ketika isi pikiran sedang kacau seperti sekarang.Tidak tenang untuk apa?ah,tentu saja bukan cinta itulah kata yang Zhou Yu Sheng tanamkan untuk dirinya.
πΊπΊπΊπΊπΊ