Terpaksa Menikahi Pria Arogan

Terpaksa Menikahi Pria Arogan
Pesta


__ADS_3

Pertanda apa ini?apa dia terkena serangan jantung karena terlalu kesal atau gugup.


******


Sedangkan Michell yang berjalan ingin memasuki pintu aula, langkah kakinya berhenti,dia tertegun tak percaya dengan penglihatannya mulutnya ternganga.Jika saja ada lalat yang terbang ditempat itu pasti sudah masuk kedalam mulutnya itu.Michell sedikit menggosok matanya yang dipercaya yang mungkin saja salah lihat salah orang.Namun,lagi-lagi dugaannya tidak salah lagi.Michell memutar otaknya bertanya-tanya.Bagaimana bisa tuannya agresif sekali ditempat umum biasa dirumah tuannya selalu bersikap dingin dengan mulut tajam pada Nona Mu.Tapi sekarang sepertinya tuannya ingin pamer kemesraannya hanya ditempat umum.Benar-benar pemikiran luar biasa.


"Tuan kau sangat agresif sekali malam ini."Ucap Michell tanpa sadar yang berada dibelakang Zhou Yu Sheng.Sedangkan Mu Qing Yi yang mendengar ucapan yang dilontarkan asisten sang suami wajahnya semakin memerah dan disertai malu kepalang,dia wajahnya semakin menenggelamkan wajah cantiknya didada Zhou Yu Sheng.Aroma maskulin langsung merasuk ke indra penciuman Mu Qing Yi.


Zhou Yu Sheng menoleh kebelakang dengan tatapan tajam.


"Tidak perlu iri begitu.Apa kau tidak pernah kencan dengan wanita?Kalau kau mau,besok akan saya adakan kelas kencan untukmu dengan 20 orang wanita."Ucap Zhou Yu Sheng santai.


Michell menelan salivanya bergidik ngeri mendengar ucapan yang dilontarkan tuannya.Bagaimana bisa dirinya kencan sedangkan waktu untuk buat diri sendirinya saja untuk santai tidak ada.Sekarang tuannya malah dengan wajah yang tidak berdosa malah bertanya seperti itu.Benar-benar bos yang kejam dan tidak punya perasaan jika saja Michell tidak memikirkan gaji tiga kali lipatnya mungkin sudah sejak lama dia sudah memundurkan diri dari pekerjaannya yang tidak punya waktu tertentu.Bahkan waktu istrilahatnya pada tengah malam pun dia harus terima telepon dan dapat tugas dari tuannya bahkan hari libur pun sama.


Tuannya benar-benar pandai menyiksa karyawannya.


Ingin menangis rasa jika bukan mengingat dirinya seorang pria,ingin mengadu tapi pada siapa?pada nyonya bos pun rasanya tidak mungkin karena nona Mu selalu kena mulut tajam si bosnya itu.Miris memang hanya nyonya boslah yang tahan dengan sikap semena-mena tuannya yang sulit ditebak.


"Ti..tidak perlu tuan,aku rasa sendiri lebih baik..."Jawab Michell gugup.Tuannya ini benar luar biasa.Moodnya tidak bisa ditebak,dengan cepat kilat Michell undur pamit masuk aula.


Zhou Yu Sheng merasa jantungnya berdengup semakin kencang dan sialnya lagi sang junior dibawah sana sudah ketar ketir minta dimanjakan oleh istri didalam gendongannya.Ini sungguh bukan waktu yang tepat,boy!Jika saja situasi memungkinkan saat ini juga dia ingin membawa kabur istrinya yang sangat menggoda pandangan mata apalagi wajah gadis itu terus menggerakan kepalanya hingga membuat aliran darah yang ada disaraf terus mengumpul dan mendidih seperti akan mengeluarkan larva jika tidak segera ditenangkan.


Meskipun,dengan cara sedikit paksa sekalipun,karena gadis itu memang sudah haknya bukan?


Namun dia sadar tak mungkin situasi ini sangat tak memungkinkan.

__ADS_1


Ini gila!sepertinya Zhou Yu Sheng mulai menggila dengan semua yang ada ditubuh istrinya dengan sekali cicipi sudah mulai candu.Seperti nikotin.


"Shitt..!"umpatnya dengan nada pelan dan didengar gadis itu.Mu Qing Yi perlahan mendongakkan wajahnya kelopak matanya bergerak gerak mengamati dengan malu-malu menatap wajah pria itu dengan tatapan bingung setelah mendengar umpayan itu.Mata keduanya saling beradu satu sama lain berbeberapa detik.


Hingga sebuah suara deheman pelan dari belakang membuyarkan keduanya terlihat dengan sedikit salah tingkah.


"Kalian sudah datang.."Terdengar suara familiar,siapa lagi kalau bukan kakek Zhou Zhou Yu Sheng kemidian memutarkan badannya menghadap sang kakek.


"Maaf kami terlambat.."Ucap Zhou Yu Sheng tanpa ekspresi.


"Ya,kali ini kakek maafkan.Walaupun tadi kakek sempat merasa kecewa dengan anak nakal sepertimu yang selalu saja tidak tepat waktu jika menyangkut ada acara keluarga..."Ucap kakek Zhou tersenyum penuh arti saat melihat kemesraan sang cucu dan cucu menantunya maka kekesalan yang beliau rasakan langsung sirna entah kemana.Beliau berpikir mungkin sebentar lagi beliau akan menggendong cicit.


"Yu Sheng,apa kau sudah tidak menganggap pria tua ini sebagai kakekmu...?"tanya beliau sedikit merajuk dengan nada tegasnya.


Zhou Yu Sheng bernapas jengah.


"Ayah,acaranya masih berlanjut jangan memarahi Yu Sheng..."Ucap Zhou An Yu meleraikan perdebatan kecil antara cucu dan sang kakek.


"Ehem..Qing Yi apa kau tidak sehat.."Tanya sang bibi tersenyum yang sedari tadi berdiri disamping sang ayah sambil mengamati melihat kedua pasangan yang terlihat mesra.


Mu Qing Yi tidak bergeming dia bukan main malu kepalang.Tidak seharusnya Zhou Yu Sheng menggendongnya masuk kedalam pesta,lihat sekarang apa yang terjadi.Sang bertanya seperti itu entah serius bertanya atau hanya sekedar menggodanya mengingat Zhou Yu Sheng menggendongnya seperti itu tanpa berniat melepaskannya.Apa tangannya tidak pegal?Mu Qing Yi benar-benar tidak nyaman sekarang.


"Kakak tolong turunkan aku."Bisik Mu Qing Yi tetap ditelinga pria itu.


Setelah itu gadis mendongakkan wajahnya yang memerah dengan canggung.

__ADS_1


"Ti...tidak bibi kakiku hanya kesemutan saja.."Jawab Mu Qing Yi tergagap dia merasa malu dia harus terus digendong Zhou Yu Sheng dihadapan kakek Zhou dan bibi,rasanya entah ekspresi apa yang cocok ditunjukkan dengan kondisi canggung dan memalukan ini.Mungkin bagi sebagian perempuan kondisi ini terlihat sangat romantis,tapi bagi Mu Qing Yi hubungan tidak ada cinta apakah harus disebut romantis?


Dalam hati dia terus menerus kutuk Zhou Yu Sheng.


Zhou Yu An terkekeh melihat ekspresi Mu Qing Yi yang salah tingkah.


"Sepertinya aku sebentar lagi akan menggendong cicit."Kakek Zhou berkata menggoda keduanya sambil tertawa bahagia.


Mu Qing Yi semakin salah tingkah di buatnya,wajah yang memerah seperti tomat tidak pernah memudar malam ini.


"Baiklah, kakek dan bibimu ingin menyapa para tamu dahulu,Yu She jaga istrimu baik-baik."Ucap Kakek Zhou sambil melangkah pergi dan disusul Zhou An Yu.


"Kak,tolong turunkan aku..!"


"Aku bukan kakakmu.."


Mu Qing Yi mengernyit bingung,padahal dia merasa tidak ada yang salah dengan panggilan itu,tapi kenapa pria itu membantah panggilan itu.Bukankah biasa dia juga memanggil pria itu dengan panggilan kakak,lantas apa yang terjadi?lantas pria itu amnesiakah...?


"Duduk diam disini,dan jangan mengacaukan pesta ini.."Zhou Yu Sheng memperingatkan dengan tegas.Setelah menduduk Mu Qing Yi sebuah kursi.


Namun pria itu seakan tidak peka,bukannya melepaskan dirinya dia malah dengan entengnya melangkah membawah tubuhnya entah kemana kali ini.


.......


Hai guys jangan lupa komen kritikannya,ya.Maaf jika tulisan author masih banyak typo.Komen satu berkalian sangat berarti untuk menjadi penyemangat author untuk terus menulis...

__ADS_1


Happy reading..


__ADS_2