Terpaksa Menikahi Pria Arogan

Terpaksa Menikahi Pria Arogan
Gengsi


__ADS_3

"Aku rasa kau sudah mabuk.Aku turun dulu."Ucap Mu Qing Yi.Lalu bergegas melangkah kakinya segera keluar dari mobil.Sebelum pria itu mengamuk tidak jelas lagi.


🍇🍇🍇🍇


"Qing Yi !"


Panggilan itu membuat Mu Qing Yi menghentikan langkahnya setelah berjalan beberapa langkah keluar dari mobil.Mu Qing Yi menoleh,melihat seorang pria melambaikan tangan dan berlari kecil kearahnya tentu saja dia tahu siapa itu,pria tampan idola para perempuan di kampus.


Mu Qing Yi berdiri kikuk sambil menatap sekitar tanpa berani membalas lambai pria itu,kalau dia membalas lambaian itu bisa bisa dirinya kena sidang para perempuan kampus.Tentu saja Mu Qing Yi tidak ingin hal itu terjadi.Dia hanya ingin belajar dengan tenang.Cukup di rumah hidupnya tidak tenang, jadi dia tidak ingin di kampus juga begitu.


"Hei,apa kau tidak dengar aku memanggilmu?"tanya Shi Zhen tersenyum sumringahnya sambil menepuk bahu Mu Qing Yi yang sedang menarik zipper jaketnya untuk menutupi jejak di tinggalkan mulut harimau itu di sekitar area lehernya.Mu Qing Yi tampak terkejut Shi Zhen sudah berdiri di samping kanannya.


"Kenapa,apa kau dingin?"tanya Shi Zhen tampak Khawatirnya sambil memperhatikan Mu Qing Yi yang tertutup dengan jaketnya yang tebal.


"Iya sedikit."Jawabnya seadanya.


"Pakailah mantelku."Ucap Shi Zhen.Entah sejak kapan dia melepaskan mantel coklat yang melekat tubuhnya.Mu Qing Yi tidak memperhatikan karena dia sibuk gelisah sendiri sedari tadi karena takut pria tampan di depannya itu melihat bekas merah yang di tinggalkan pria psikopat itu.Jika Shi Zhen melihat bekas kissmark itu entah apa tanggapan pria itu,mungkin dia akan menganggap dirinya gadis tidak benar.Karena di kampus ini tidak ada yang tahu dirinya sudah menikah.Biarpun orang lain tahu dirinya sudah menikah saat melihat bekas kissmark itu juga pasti akan memalukan.


"T..tidak perlu aku sudah pakai jaket."Tolaknya halus dengan perasaan gugup karena ini pertama kalinya seorang pria menawarkan mantel padanya.Siapa yang tidak gugup apa lagi yang menawarkan pria tampan idola kampus.


Detik berikutnya,mantel hangat telah menempel di pundaknya dengan sempurna.Mantel itu terlalu besar dan pundak gadis itu terlalu mungil hampir membungkus seluruh tubuhnya di dalamnya.Saat mengenakan mantelnya,jarak keduanya begitu dekat.Sontak Mu Qing Yi mematung seketika apa yang di lakukan Shi Zhen membuat jantungnya berdetak kencang seiring gerakan tangan Shi Zhen menutupi coat yang dia pakaikan tubuhnya.Mu Qing Yi mengangkat pandangannya.Tatapan mereka bertemu,Mu Qing Yi dapat dapat menyaksikan maniknya yang mikat sempurna.Tapi baginya Zhou Yu Sheng jauh lebih tampan.


"Astaga!apa yang aku pikirkan!Qing Yi apa kau sudah gila!"batinnya kesal karena bisa-bisanya dia mengingat Zhou Yu Sheng pada saat ini.Bahkan tadi pria itu cium paksa dirinya.


Setelah selesai memakai pakaian itu.Shi Zhen segera mundur selangkah,menarik jarak antara keduanya supaya tidak mengganggu.

__ADS_1


Kemudian dia melihat Mu Qing Yi menatapnya dengan kebingung.Shi Zhen merasa mungkin dirinya melewati batas.


"Maaf.Aku lihat kamu kedinginan.Jadi aku pakaikan tanpa persetujuanmu."Jelas Shi Zhen.Memecah keheningan,takut Mu Qing Yi merasa tidak nyaman.


Mu Qing Yi yang melihat penjelasan yang dari Shi Zhen,dan tiba-tiba dia tidak bisa menahan senyumnya.Perhatian kecil dari pria tampan di hadapannya itu membuat dia menepis rasa kesalnya seketika.


"Tidak perlu jelaskan.Terima kasih mantelmu."Ucap Mu Qing Yi mengusir rasa canggung diantara kedua sambil mengulas senyum manis terukir di bibirnya hingga membuat Shi Zhen yang menatapnya terperana.


"Kau tahu saat kau tersenyummu cantik?"pertanyaan Shi Zhen membuat mata Mu Qing Yi melebar sempurna.Dia tidak siap karena di lontarkan peringatan.Tadi di beri mantel sekarang Shi Zen malah memuji dirinya cantik.Mu Qing Yi menjadi mati kutu.


"Oh astaga,Shi Zhen memujiku cantik?apa aku tidak salah dengar?"batinnya tidak percaya.


Siapa?


Siapa yang tidak salah tingkah jika di beri pertanyaan seperti itu sementara semua orang tahu Shi Zhen merupakan pria paling di kagumi di kampus?


"Ya!sedari tadi aku lihat mata mereka tertuju padamu."


Kening Mu Qing Yi sontak berkerut.


Kalau menurut Anna,itu jenis kalimat modus.Hanya bentuk kelihaian mulut manis pria untuk menggoda perempuan.Bukannya dirinya terlalu percaya diri atau apa.Dia tidak pernah berurusan hal semacam ini.Kalau soal menilai pria pasti Anna pakarnya.


"Kau sangat pandai bercanda.Itu karena mereka tidak suka kau di sini denganku "Ucap Mu Qing Yi dengan terkekeh kecil.


"Jangan selalu panggil aku dengan panggilan kau atau kamu.Itu kedengaran sangat canggung."Ucap Shi Zhen tersenyum tipis.Hingga membuat Mu Qing Yi salah tingkah.

__ADS_1


Mu Qing Yi berpikir sebentar.


"Bagaimana kalau aku panggil kau adik Zen saja kau kelihatan lebih muda dariku?"tanya Mu Qing Yi.


"Tidak.Itu juga kedengaran canggung."Ucap Shi Zhen sambil menahan tawanya.Menurutnya gadis di hadapannya ini sangat polos dan mengemaskan.


"Bagaimana aku panggil Zen saja?kalau panggil Shi Zhen aku kurang suka."Ucap Mu Qing Yi sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Kenapa tidak suka.Memangnya ada salah dengan namaku?"tanya Dhi Zhen sambil mengerut kening.Lalu tersenyum kecil.


"Tidak ada yang salah.Hanya saja rasa tidak pas saja."


Senyum tipis menjadi tawa kecil setelah Shi Zhen mendengar jawaban gadis di hadapannya itu.


"Sepertinya aku harus memberitahu ibuku untuk mengubah namaku."Ucap Shi Zhen kembali tertawa.


Mu Qing Yi tersenyum simpul kembali salah tingkah.


Dan..yang mereka lakukan itu terlihat oleh kedua mata Zhou Yu Sheng yang saat ini ingin melajukan mobilnya pergi,namun dia urungkan.Tapi Mu Qing Yi dan pria ingusan yang mengenakan coat panjang warna coklat itu sedang pamer kemesraan di depan pucuk hidung.Pria itu bahkan mengenakan coatnya di pundak istrinya itu.


Mata dan telinga Zhou Yu Sheng memanas.Dia benci.Sangat benci melihat Mu Qing Yi tertawa selepas itu saat berbicara dengan pria lain pada saat bersama dirinya gadis itu tegang bahkan menolak ciuman darinya.Bahkan gadis itu menerima coat pria itu tanpa penolakan.Bukannya dia cemburu hanya saja memang tidak pantas perempuan yang menikah malah pamer kemesraan di depan umum.


"Apa yang membuatnya tersenyum seperti itu?jadi yang kau maksud pria ini terpesona denganmu.Sepertinya pria itu sudah buta terpesona dengan gadis berdada datar sepertimu"gumam Zhou Yu Sheng geram.


Zhou Yu Sheng menggertak rahangnya yang terasa kaku.Dia memutuskan untuk pergi dari sana sebelum kesadaran merengkuhnya.

__ADS_1


"Tunggu!kenapa aku yang harus pergi.Gadis ingusan itukan istriku?mana boleh dekat dengan pria lain.Yang harus pergikan pria itu.Enak saja dia main tebar pesona di depan istri orang."


"Tapi jika aku pergi,gadis itu pasti akan besar kepala."Gumam Zhou Yu Sheng sambil mengusap wajahnya kasar.


__ADS_2