Terpaksa Menikahi Pria Arogan

Terpaksa Menikahi Pria Arogan
Kegilaan Zhou Yu Sheng


__ADS_3

"Cari istriku.."


Helaan napas lega lolos dari mulut Zhou Yu Sheng ketika dia keluar dari ruangan yang penuhi oleh bau yang bercampur antara parfum,makanan dan pengharum ruangan itu.Rasa mual dan pening hilang seketika.


Zhou Yu Sheng mengedarkan Pandangan sekeliling luar aula namun masih belum ketemu sosok yang dia cari.Zhou Yu Sheng menghela napas kasar.


Dia kembali mempercepat langkahnya dengan sedikit tergesa-gesa,melanjutkan perjalanan untuk menemukan yang dia cari sedari tadi dengan wajah tercetak jelas gurat rasa khawatir."Apa dia kembali melarikan dirinya?sial,tidak seharusnya aku meninggalkan dia sendirian disana!"batin Zhou Yu Sheng mengusap wajahnya dengan gusar.


Pikirannya makin tidak karuan kala dirinya tidak mendapati istri kecilnya dimana pun.Rasa khawatir dan takut kini mendominasi.


Zhou Yu Sheng kembali melangkahkan kakinya dengan lebar menuju sebuah taman yang mungkin istrinya berada saat ini.Dia tidak yakin,namun hanya taman itu yang belum dirinya mencari jejak istrinya.


Hingga Zhou Yu Sheng tiba ditaman disamping hotel itu.Langkahnya lebarnya pun berhenti seketika.Menatap tidak percaya dengan pemandangan didepan sana disebuah bangku putih itu membuat perasaan yang tadinya cemas dan khawatir entah melambung kemana kini terganti dengan perasaan murka.


Dengan rahangnya mengeras,kedua tangannya berkepal hingga kukunya memutih.


"Sialan..!"


Emosi yang sedari coba dia tahan malah terasa semakin naik ke ubun-ubun.Saat dia melihat pergerakan intim yang dilakukan pria itu seakan bercium jika dilihat dari jauh ke samping.


Zhou Yu Sheng kembali menggerakkan kakinya dengan langkah lebar.Bahkan angin ****** beliung datang langkahnya pria itu seakan tidak gentar.Wajahnya sudah tak lagi terbaca seperti langit mendung kapan saja siap mengeluarkan petir.


"Qing Yi.."Tegurnya dengan baliton berbahaya.Begitu tiba disamping Mu Qing Yi dan Li Han Chen.Orang yang ditegur seakan terkejut bukan main dengan hadirnya Zhou Yu Sheng hadir disampingnya.


Demi apapun saat ini Zhou Yu Sheng merasa tangannya terasa gatal ini ingin melampias amarahnya pada tampan dihadapannya yang begitu dengan beraninya menyentuh istri kecilnya.


"K....kakak.."Mu Qing Yi melebarkan kedua bola matanya dia gelagapan saat memutar tubuh kesamping setelah mendapat teguran Zhou Yu Sheng.


"Ba..bagaimana bisa k.."Cicit Mu Qing Yi dengan pelan.Dia pun cepat berdiri dengan perasaan gugup dan takut.


"Kenapa,kau mau tanya bagaimana bisa aku tahu kamu berada disini begitukah,hmm?"Zhou Yu Sheng mengintrubsi pembicaraan Mu Qing Yi dengan suara dingin sambil tersenyum devil .Pandangan jatuh sebuah coat kebesaran warna abu-abu yang bergantungan kedua pundak istrinya membuat pria itu semakin geram.


Mu Qing Yi meremas kedua tangannya yang sedingin es dengan kepala sedikit menunduk.Tiba-tiba tangan kebesaran Zhou Yu Sheng bergerak dan mencekal lengan tangan kanannya dengan kuat dan kasar.Hingga membuat Mu Qing Yi meringis kesakitan.


Sedangkan Han Li Chen hanya terdiam dengan menyimak pembicaraan pasangan suami istri itu karena dia merasa tidak berhak ikut campur.Meski hati terasa sakit dan cemburu.Dia pun tak kalah terkejut Zhou Yu Sheng bisa menemukan mereka berdua.


"A..ku.."Mu Qing Yi tergagap.Lidahnya kelu keringat dingin membasahi pelipisnya padahal angin berembus kencang udara semakin dingin namun dirinya tak mampu menghentikan keringatnya yang mengalir begitu saja.

__ADS_1


Jika bertanya apa dirinya takut?ya,dia sangat takut bahkan tungkainya seiring berjalannya waktu terasa tak mampu menopang tubuhnya yang kurus.Namun dia berusaha terlihat kuat.


"Apa yang kau lakukan berdua disini dengan pria itu?"Zhou Yu Sheng bertanya dengan nada berbahaya sambil pandangannya mengarah Li Han Chen dengan tatapan tajam dan menusuk siap menguliti lawan pandangannya detik ini juga.


Mu Qing Yi masih terdiam sesekali tangannya bergerak ingin terlepas dari kecekraman Zhou Yu Sheng namun tak mampu berontak terang-terangan meskipun terasa sakit dan merasa mungkin sebentar lagi akan patah.


"Kenapa diam.Aku bertanya padamu,apa yang kau lakukan dengan pria ini?!"sentak Zhou Yu Sheng mengulangi pertanyaannya.Kemudian tangan satunya lalu bergerak menarik coat yang masih setia bergantung dipundak Mu Qing Yi dengan kasar lalu menghempaskan coat yang tak bersalah itu dibawah rumput hijau yang tertata rapi ditanah.Hingga membuat Mu Qing Yi lagi-lagi tersentak detak jantungnya bertalu seakan keluar dari tempatnya.


Glek


Mu Qing Yi menelan salivanya kaku,suara Zhou Yi Sheng benar-benar sangat menyeramkan ditelinganya.Urat lehernya menonjol.


"Apa kau tuli Qing Yi?!"


Kali pertama pria berstatus Suaminya memanggil namanya.Mu Qing Yi ingin menjelaskan situasinya namun apa pria itu percaya dengan penjelasannya? sedangkan saat Zhou Yu Sheng datang dia terlihat intim dengan Li Han Chen.Dia tidak tahu harus menjelaskannya mulai dari mana.


"Kakak aku.."Suaranya bergetar.


"AKU BERTANYA PADAMU,APA YANG KAU DAN DIA LAKUKAN DITEMPAT SEPI INI..?!"bentak Zhou Yu Sheng dengan napas memburu.


Mu Qing Yi yang kembali mendapat bentakan Zhou Yu Sheng secara tiba-tiba terlonjak kaget.Pria yang dijodohkan oleh kakek menyeramkan lebih dari iblis.Nyalinya kini benar-benar mencuit.Air matanya tanpa terasa air matanya yang sedrai tadi dia tahan setetes demi setetes akhir jatuh juga pipi mulusnya.


Ingin rasa dia hadiahkan bogem mentah pada pria brengsek yang hanya bisa bentak pada perempuan yang dia cintai dan merengkuh Mu Qing Yi dalam pelukannya,namun dirinya sadar dia sama sekali tidak punya hak itu.Terdengar miris bukan?


"Apa yang anda lakukan,hah?anda tidak seharus membentak seorang perempuan seperti ini apa perempuan itu berstatus sebagai istrimu..!"Li Han Chen yang tersulut emosi akhirnya tak bisa menahan dirinya lagi untuk tetap bungkam.Menurutnya ini susah sangat keterlaluan.


Li Han Chen kemudian berdiri dari tempat duduknya melangkah kearah Mu Qing Yi berdiri terlihat ketakutan.Tangan pria itu memegang tangan Zhou Yu Sheng yang masih setia mencengkal tangan Mu Qing Yi dengan kuat.


Mata elang Zhou Yu Sheng melotot menatap Li Han Chen dengan aura permusuhan kuat.Dadanya naik turun.


"Kau siapa Beraninya ikut campur urusanku dengan istriku?jika kau tahu perempuan ini istriku tidak seharus kau berdua ditempat seperti ini!"Zhou Yu Sheng bertanya sambil menggertak Giginya.Ingin Zhou Yu Sheng mengubur pria sok pahlawan dihadapannya hidup-hidup.


"Bukankah anda ingin penjelasan?biar aku yang menjelaskan sekarang lepaskan tangan,Qing Yi.Tidakkah anda menyadari menyakitinya."Li Han Chen berucap dengan tatapan tak kalah tajam dari Zhou Yu Sheng.


"Itu bukan urusanmu,sialan!"


"Jika anda menyakitinya itu akan menjadi urusanku.."

__ADS_1


Zhou Yu Sheng melepas cengkalan tangan Mu Qing Yi.Kedua tangan berkepal dengan rahang mengeras Zhou Yu Sheng menarik kerah Li Han Chen mengcengkeram kuat.Mata pria itu bersinar menyalang penuh amarah.


Bugh!


Bugh!


"AHH..!"pekik Mu Qing Yi terkejut sambil menutup mulutnya seakan tidak percaya ditempatnya berdiri saat melihat Zhou Yu Sheng tanpa aba-aba memukul Li Han Chen.Hingga tersungkur di bawah rumput dengan posisi duduk sambil mengusup sudut bibirnya yang mengeluarkan darah segar meggunakan ibu jarinya.


"Aku bisa menuntutmu karena melakukan penyerangan.."Ungkap Li Han Chen menggeram murka sambil berdiri dengan susah payah.


Senyum dingin Zhou Yu Sheng mengembang,"Kalau kau bisa melakukannya,maka coba saja."Dia melangkah mendekati Li Han Chen dan mendekatkan wajah lalu berbisik."Tapi kita lihat siapa yang masuk penjara dan siapa tinggal nama."


Li Han Chen semakin menggeram,tangan berkepal siap meninju wajah tampan Zhou Yu Sheng namun sebelum sampai tangan Zhou Yu Sheng lebih dulu menahan tangan Li Han Chen.


Bugh!


Bugh!


"kakak tolong hentikan..!"seru Mu Qing Yi sambil berlari kearah Zhou Yu Sheng yang memukul Li Han Chen dengan membabi buta berkali-kali.Air matanya berderai tanpa henti.Rasa bersalah semakin menjadi karena telah melibatkan Li Han Chen.Dia merasa sangat takut,takut Zhou Yu Sheng membunuh Li Han Chen.


Tangan Mu Qing Yi mungilnya menarik sekuat tenaga Zhou Yu Sheng ingin melerai keduanya.


Zhou Yu Sheng melepas kerah Li Han Chen hingga membuat pria tampan itu kembali tersungkur kesadarannya hampir menipis.Zhou Yu Sheng berjongkok dihadapan pria itu,dan menatap matanya.


"Kenapa,kau tidak rela jika aku membunuhnya?"Zhou Yu Sheng tersenyum miring tatapannya yang kini menusuk beralih menatap perempuan yang berstatus istrinya itu yang tengah berdiri disamping dengan kedua tangan masih menarik satu tangannya.


*****


Halo,anyeong ha seo guys ketemu lagi.😀


makasih ya,bagi yang udah bersabar menunggu bab dari author.


Jadi,gimana nih menurut kalian bab ini?jangan lupa kasih komen saran dan kritikan berserta like and vote ya guys.Thanks you🙏.


Happy reading guys...


Oh,iya.Jika ada banyak typonya tulis author harap maklum ya,guys.😁

__ADS_1


sampai ketemu bab berikutnya..bye.See you.👋


__ADS_2