Terpaksa Menikahi Pria Arogan

Terpaksa Menikahi Pria Arogan
Dia semakin aneh


__ADS_3

"Anak pintar.Aku suka itu."Ucapnya sambil tersenyum.


******


Mu Qing Yi ingin menarik ucapannya kalau kuliah ternyata menyenangkan karena sudah dekat dengan impian yang ingin dia gapai.Dari segi jam belajar,memang lebih sedikit perharinya.Apalagi dirinya sudah menikah saat ini.Tuntutan tugas rumah tangga yang beri pria psikopat itu memang tidak ada habisnya,serta pekerjaan dan tugas segala jenisnya jauh membuat stres.


Dan pagi ini,dia benar-benar ngantuk setelah bergadang menyelesaikan tugas semalaman,karena sudah ijin tidak masuk kuliah selama dua hari.Tentunya harus di selesaikan atau harus menerima ceramah profesor.Begitu selesai,gadis itu malah tidak bisa tidur dan baru terlelap setelah subuh tadi.


Pagi-pagi pintunya sudah di ketuk oleh bibi pelayan.Dan sialnya lagi.Kata bibi pelayan Tuannya sudah tunggu di meja makan.Setelah bersiap dia pun turun,setelah turun di kejutkan lagi pria itu bilang ingin mengantarnya kuliah.Mu Qing Yi tidak tahu harus bagaimana bereaksi.


Karena ini terlalu berlebihan menurut Mu Qing Yi,kalau soal kakek bukankah pia itu tinggal buat drama saja biar sang kakek percaya bukankah dia raja drama.Zhou Yu Sheng seperti sedang melangkahi batas yang telah di buatnya dengan tidak memberikan kepastian tentang perasaanmu.


Katanya tidak suka dengan gadis ingusan seperti dirinya.Eh,sudah pakai main cium-cium.Brengsek bukan?


Sepanjang panjang perjalanan Mu Qing Yi terlarut dalam pikirannya.Matanya yang sayu terasa makin berat karena mengantuk.Dia menguap beberapa kali dan akhirnya tertidur.Padahal,dia berusaha untuk menahannya agar tidak tidur,namun rasa kantuk mengalahkan semuanya.


Mu Qing Yi rasa dirinya baru memejam mata beberapa detik,saat terdengar suara baliton Zhou Yu Sheng membangunkannya.Mobilnya sudah parkir di depan kampusnya.Mu Qing Yi membuka mata perlahan,menguap lebar,sambil meregangkan badan.Saat menoleh kekiri kesadaran dirinya langsung penuh.


Mu Qing Yi menoleh ke kursi pengemudi dan melihat pria menyebalkan itu tersenyum licik.Mu Qing Yi terkejut.Dia tidak bisa mengatakan apapun karena wajah Zhou Yu Sheng sangat dekat dengannya bahkan hampir tidak berjarak saking dekatnya.Mu Qing Yi memandang betapa memikatnya kontur wajah Zhou Yu Sheng yang sempurna.Tiba -tiba Mu Qing Yi teringat kejadian waktu itu Zhou Yu Shenng menciumnya dengan paksa.Bulu kuduknya meremang sampai di ujung kaki.Refleks,mata Mu Qing Yi tertuju bibir Zhou Yu Sheng.Mu Qing Yi menelan saliva dengan kasar,benda kenyal itu yang pernah menempel di bibirnya.Ingin rasanya kembali merasakan bibir lembut sekenyal jelly itu.


Tidak..!bagaimana bisa dirinya jatuh sejuta pesona iblis berwujud manusia itu!


Mu Qing Yi menggeleng kepalanya cepat.Dia baru saja mengusir iblis agar pergi dari otaknya.Dia sadar bahwa dia menikah dengan pria itu dengan terpaksa dan pria sedingin kutub es itu pun tidak suka padanya dan tidak akan pernah mencair.


"Apa yang kau lakukan?"tanya Mu Qing Yi gugup setelah tersadar dari imajinasi liarnya refleks bersedekap.Dia segera memalingkan wajahnya untuk menjaga jarak karena Mu Qing Yi tidak kuat di pandang suaminya seperti itu karena itu tidak sehat untuk jantungnya.Apalagi tadi pria itu baru saja mengancam akan menciumnya.Tidak!dia itu tidak ingin hal itu terulang lagi.


Memang hati dan pikiran kadang tidak selalu berjalan sama.Contoh saja Mu Qing Yi.


"Memangnya kau ingin aku lakukan apa,hem?"godanya.


Mu Qing Yi menjadi malu tidak kepalang.


Mu Qing Yi terdiam seketika.Wajahnya tampak memerah.


"A..aku pikir kamu mau..."


"Mau apa-apakan kamu begitu?"sambungnya cepat sambil tersenyum mengejek.


"Tidak akan!jangan percaya diri seperti itu!"lanjutnya lagi.


"Buktinya tadi kakak,mengancam akan menciumku."Ucapnya dengan wajah memanas.

__ADS_1


"Aku hanya terbawa suasana.Lagi pula siapa yang akan tergoda dengan gadis kecil berdada datar sepertimu,seleraku belum turun."Elak Zhou Yu Sheng.


Ingin rasanya menjambak rambut pria bermulut tajam itu,lalu kepalanya bentur di jendela kaca mobil biar tahu rasa!


Mu Qing Yi menoleh dengan perasaan kesal dan mengangkat wajahnya berapi-api,dia tidak terima,Zhou Yu Sheng menghina bentuk tubuhnya.Dan sepertinya akan perang dunia ketiga.


"Kakak tidak tergoda,orang lain belum tentu."Ucap Mu Qing Yi menantang kesabaran pria itu,karena merasa terhina dengan ucapan Zhou Yu Sheng.


"Jadi kau berencana menggoda pria lain begitu,hmm?!"


"Jika iya,kenapa?"ucap Mu Qing Yi dengan kesal.Karena Mu Qing Yi paling tidak suka penilaian seseorang hanya melalui fisiknya.


"Memangnya kau berniat menggoda siapa,hem?apa para pria di kampusmu itu?"tanyanya dengan tatapan tajam dengan rahang mengeras aura menyeramkan.


Mu Qing Yi menatap pria dia sampingnya dengan kening mengerut,apa dengan pria itu?


"Sepertinya dia sedang marah."Batin Mu Qing Yi menelan saliva kasar.


"Kau semakin pemberontak,ya?setelah ada penyokong punggungmu di belakang."Ucap Zhou Yu Sheng tajam dengan kilatan marah.


Tangan Zhou Yu Sheng terulur meraih dagu Mu Qing Yi untuk menatap manik matanya yang menakutkan seperti peluru siap menembus kepala musuhnya.Tadinya Mu Qing Yi mengabaikan perubahan mimik wajah pria itu namun sekarang dirinya menjadi panik dan takut dengan tatapan yang setajam belati.Gadis itu mencoba membuka pintu mobil di sebelahnya namun terkunci.


"Mau kabur kemana?kau tidak akan bisa kabur."Zhou Yu Sheng dingin lalu membuka seatbelt'nya


Sedangkan netra Zhou Yu Sheng,gagal fokus bibir **** istrinya semanis buah cerry itu.Dimana dia pernah menikmati benda kenyal itu.


"Kak..kakak aku ingin turun."Ucap Mu Qing Yi dengan gelisah mengingatkan mereka berada di area kampus.


"Masih ada waktu.Kau takut,hem?"


"Seseorang akan melihat kita,kak.Ini tempat umum."Ucap Mu Qing Yi berusaha menahan tubuh Zhou Yu Sheng.


Zhou Yu Sheng tertawa kecil bak iblis.


"Kaca mobilku berwarna gelap,jadi mereka tidak akan melihat apa yang kita lakukan di dalam sini.Bahkan mereka melihat apa yang kita lakukan siapa yang berani melarang untuk menikmati tubuh istriku."Ucapnya santai.


Deg


"Menikmati?habis sudah."


"A..ku ing..."

__ADS_1


Hmmmmph...


Tiba-tiba sebuah ciuman mendarat bibir gadis itu.Mu Qing Yi membulatkan mata.Dia terkejut apa yang di lakukan Zhou Yu Sheng,tentu saja.Dia tidak mengantisipasi serangan dari Zhou Yu Sheng barusan.


Mu Qing Yi sudah tidak mengelak.


Mu Qing Yi kedua tangannya yang ingin berontak di tahan oleh pria itu,dan tangan Zhou Yu beralih meraih wajahnya.Memastikan agar Mu Qing Yi tidak menghindarinya atau kabur dari mobil.


Zhou Yu Sheng terus menyerang mulut gadis itu,memberikan ciuman semakin dalam dan liar.


"Buka bibirmu!"ucap Zhou Yu Sheng di sela-sela ciumannya.


Mu Qing Yi menggeleng cepat terus mengatur bibirnya.Sambil kedua tangan terus berontak memukul dada bidang Zhou Yu Sheng.


"Baiklah kau yang memintanya."


"Ah.."


Melihat hal itu Zhou Yu Sheng tersenyum puas,karena dia baru saja menggigit bibir gadis ingusan itu supaya Mu Qing Yi membuka bibirnya.Dan ternyata usaha itu berhasil.Zhou Yu Sheng mulai memasukkan lidah untuk menjelajahi rongga mulut Mu Qing Yi.Ciumannya semakin lama begitu intens dan kasar dan sesekali Zhou Yu Sheng menggigit bibir gadis itu.Hingga Mu Qing Yi merasakan bibirnya berdenyut karena beberapa gigitan.Air mata mulai keluar ujung matanya.


"Eng..h kak ak..."Ucap Mu Qing Yi di sela-sela ciuman.


Zhou Yu Sheng yang sibuk dengan kegiatannya,dia kini menurunkankan ciumannya di leher jenjang gadis itu.Mu Qing Yi ingin segera menudahi semua perlakuan Zhou Yu Sheng namun tapi itu sia-sia.Karena Zhou Yu Sheng tidak terbantahkan.Lagipula dirinya memang istrinya.Namun ini bukan waktu,tempat yang tepat.


Tidak ada jalan mundur,Mu Qing Yi hanya bisa memenjamkan mata mulai memilih berdamai dengan keadaan.Zhou Yu Sheng mencium setiap bagian leher gadis itu,hingga menimbulkan bercak merah.


Kedua tanganMu Qing Yi yang di gunakan untuk mendorong tubuh Zhou Yu Sheng masih tertahan di depan dada Zhou Yu Sheng jas yang di pakai pria itu menjadi berantakan akibat kedua tangan Mu Qing Yi mencekram dengan kuat.


"Jangan pernah berpikir untuk menggoda orang lain."Ucapnya setengah berbisik setelah lepaskan pagutan bibirnya.


"Kau paham?!"tanyanya dingin.


Mu Qing Yi menetralkan dengup jantungnya sebelum mengangguk paham.Mu Qing Yi malas melawan suaminya psikopatnya.Dia ingin tahu apa yang sebenarnya di inginkan Zhou Yu Sheng.Baru beberapa detik pria itu bilang tidak menyukai gadis seperti dirinya dan selalu menganggapnya selalu menyusahkan tapi tiba-tiba saja pria itu malah menciumnnya.Sekarang Zhou Yu Sheng bersikap aneh,selalu panas dingin.


"Aku rasa kau sudah mabuk.Aku turun dulu."Ucap Mu Qing Yi.Lalu bergegas melangkah kakinya segera keluar dari mobil.Sebelum pria itu mengamuk tidak jelas lagi.


🍓🍓🍓🍓


Hai readers maaf ya jika tulisan author bayak kekurangan.Mohon maklum,ya.hehe


JANGAN LUPA KOMEN KRITIKAN LIKE AND VOTE.makasih.

__ADS_1


HAPPY READING..


__ADS_2