
"Akhh..!"Mu Qing Yi memekik saat merasa nyeri ada sesuatu yang tertahan merobos masuk bagian sensitifnya.Dia menggigit bibirnya menahan sakit dibagian tubuh bawahnya.Setelah itu dia pasrah membiarkan Zhou Yu Sheng menguasai tubuhnya,sambil merasakan sakit dihati dan tubuhnya.Terus menangis di setiap suara lucnut terkutuk yang keluar setiap kali Zhou Yu Sheng bergerak masuk kedalam inti tubuhnya membuat Mu Qing jijik pada diri sendiri.Mu Qing Yi tidak tahu kenapa dia bisa mengeluarkan suara menjijikkan seperti itu,yang dia sadari suara itu makin membuat Zhou Yu Sheng mempercepat gerakannya.
🌷🌷🌷🌷
Mu Qing Yi mengerjapkan mata menyadari kalau malam berganti pagi,mengernyit saat merasakan sakit di sekujur tubuh.Remang-remang dia merasakan silau lampu menusuk matanya,enggan membuka matanya dan bangun mengingat bagaimana tersiksanya dia semalam dibawah kuasa pria itu,suaminya.
Rasanya ingin kembali nangis meratapi nasibnya yang sial.Entah dosa dan karma apa yang lakukan masa lalu hingga bisa menikahi dengan pria berdarah jelmaan iblis.Bahkan berlaku kasar saat meminta haknya.
Baru saja berniat bangun,namun tubuhnya terasa berat,gadis itu memaksakan diri untuk menoleh kesamping.Matanya membulat sempurna.
Bagaimana tidak?saat ini dirinya dalam pelukan suami jelmaan iblis yang merebut kesuciannya secara paksa,kini masih memeluknya tubuhnya yang masih dibalut selimut.Mata Mu Qing Yi menelusuri setiap jengkal tubuh kekar pria itu yang masih polos tanpa sehelai benang pun menutupinya.Tatapannya dia alihkan ke tubuh sendiri dan pemandangan yang sama pun nampak pada diri-sendiri.Tubuhnya penuh dengan mahakarya yang diukirkan pria itu penuh dengan warna merah.Dia tersenyum miris.Detik berikutnya air beningnya mengalir begitu saja di pipinya yang putih.Gadis itu segera menyekanya dengan telapak tangan.Dia tidak boleh menangis,dan terlihat lemah.Apa yang mau dia tangiskan,jika ini memang takdirnya.Apa yang dia harapkan?cinta?jelas saja itu tidak mungkin.Bukankah semua pria kaya itu sama?
Mu Qing Yi tepiskan semua pikirannya yang mulai membuat fungsi otaknya blank.Gadis itu perlahan bangkit berdiri sesekali meringis dan turun dari ranjang yang dia tempati bersama.Setelah itu dia melangkah keluar dari kamar pria itu dengan bertatih menuju kamar yang dia tempati dan masuk kekamar mandi untuk membersihkan diri.Mu Qing Yi memutuskan merendam diri dalam bathtub sambil memejamkan dan mata.
Setelah pria itu menerapkan aturan batasan yang batasan yang tidak boleh dilanggar,Mu Qing Yi mengira dirinya sudah aman dan pria yang berstatus sebagai suaminya tidak berminat pada dirinya maupun tubuhnya.Namun pemikirannya terlalu naif seperti perkataan Anna sahabatnya.Tidak sekali pun berpikir dia menikahi bukan menikah bocah melainkan seorang pria dewasa yang mempunyai hasrat nafsu.Memang dasar bajingan tengik ucapan dan tindakan tidak sama.Semua baru terpikir setelah nasi jadi bubur.
Mu Qing Yi makin tidak paham pemikiran pria itu yang berstatus sebagai suaminya itu.Mengapa pria itu harus marah jika dia berjalan dengan pria lain.Bukankah itu hal yang bagus.Lagi pula pria itu tidak menyukainya bahkan suaminya itu tidak ingin ada yang tahu tentang pernikahan mereka berdua selain saudara terdekat itu pun sang kakek yang usulkan seperti itu.Sekarang apa masalahnya?entah drama apa lagi yang pria itu buat.
Lamunan Mu Qing Yi terbuyar setelah hampir menenggelamkan dirinya dalam bathtub,dia menghirup udara sebanyak-banyaknya untuk kelangsungan napasnya yang hampir habis.Dia tidak mau dirinya viral dimedia sosial bunuh diri akibat perkosa suaminya sendiri.Lucu bukan?
Mu Qing Yi lanjut membersihkan dirinya dengan benar.Menggosok jejak Zhou Yu Sheng disana memakai sabun sebanyak-banyaknya.
Setelah semuanya selesai, Mu Qing Yi langsung melilit handuk sebatas dada dan keluar dari kamar mandi.Dia segera membuka lemari pakaian memilih salah satu set pakaian dengan asal.Ketika tidak ada mood pakai apapun terasa sama.Terlepas apa yang terjadi,Mu Qing Yi tidak mau ketemu dengan pria itu untuk seketika kalau bisa untuk selamanya.Dia sangat kasar.Mu Qing Yi merasa sangat ketakutan berurusan dengan psikopat seperti suaminya itu.
Setelah selesai memakai pakaiannya kini Mu Qing Yi kembali mengambil beberapa pakaian dan beberapa keperluan kuliahnya masuk kedalam tas ranselnya bernapas dalam-dalam dan menghembuskan perlahan gadis itu berusaha tenang.Dan melangkahkan kakinya turun anak tangga.Dia berusaha mengabaikan rasa sakit di sekujur tubuh tidak dihiraukan begitu pun hatinya.
"Ya,tuhan kuatkan hatiku."
__ADS_1
Dengup jantungnya bertambah kencang,seiring derap langkah kakinya membawanya turun lantai satu.Pandangan Mu Qing Yi menyapu seluruh ruangan lantai satu,namun tidak menemukan pria itu,dapat dipastikan pria itu belum bangun.Seketika Mu Qing bernapas lega dan melanjutkan langkahnya keluar dari apartemen itu.Mu Qing Yi berusaha untuk melupakan hal yang terjadi semalam.
Entah kakinya ini membawakannya kemana.Ia sudah tidak tahu lagi harus mengambil langkah kemana.Jika pulang kerumah orang tuanya,pasti ayah dan ibunya itu akan khawatir akan rumah tangga anaknya yang terkesan tidak baik-baik saja dan itu akan menimbulkan curiga.Dia sudah cukup tidak bisa membahagiakankan kedua orang tuanya dan dia tidak mau menambah beban pikiran untuk kedua orang tuanya.
🌷🌷🌷🌷
"Anna..!"seru Mu Qing Yi begitu pintu sahabatnya terbuka lebar dan langsung menghamburkan pelukannya pada sahabatnya.Ya,kini Mu Qing Yi berakhir dirumah sahabatnya itu.Untung ponsel Anna bisa dihubungi dan kedua orang tuanya kebetulan pergi keluar kota pernikahan saudaranya.Sedangkan Anna tidak ikut dengan alasan tidak suka acara seperti itu.Padahal,kesibukannya sibuk menggoda pria tampan.
"Qing Yi ada apa?"
Anna sangat panik dan langsung menanyakan keadaan sahabatnya itu,Mu Qing Yi tidak menjawab kecuali menangis.
"Ayo,kita masuk kedalam dulu."Ajak Anna sambil menompang tubuh Mu Qing Yi yang terlihat lemah bahkan berjalan pun terlihat aneh.
"Sekarang katakan padaku ada masalah apa?"tanya Anna sambil meneliti wajah Mu Qing Yi yang sembab.
"Apa boleh aku nginap dirumahmu selama beberapa hari?"tanya Mu Qing Yi ragu.Jujur dia entah mau kemana lagi selain rumah Anna.
"Kamu ada masalah dengan suamimu?"tanya Anna curiga.
Mu Qing Yi tampak berpikir lalu menggeleng pelan.
"Ck,kamu sebenarnya masih anggap aku sahabatmu atau tidak?aku paling tidak suka kita malah saling tertutup."Anna tampak kesal melihat Mu Qing Yi yang terdiam seakan mulutnya terkunci.
"Maaf,aku bukan bermaksud seperti itu.Aku hanya tidak mau kau terbeban dengan masalah aku."
Anna menarik nafas kasar.
__ADS_1
"Qing Yi,kita sudah bersahabat sejak lama.Kenapa kau berpikir seperti itu?aku malah senang kalau kita saling membagi cerita,maka dengan begitu kamu tidak akan memikul masalah itu sendirian dipundakmu."Jelas Anna.
"Kamu mengerti maksudku kan?"
Begitulah Anna,meskipun perilakunya tampak bar-bar,namun disaat kita membutuhkan tempat sandaran Annalah berdiri paling depan dan bisa diandalkan.
Mu Qing Qing Yi menunduk.Air beningnya tanpa permisi terjun bebas begitu saja dimatanya yang jernih.
"Ini sangat memalukan dan kau jangan mengejekku.Kalau tidak aku selama tidak mau cerita apa-apa."
"Seberapa memalukan?tidak mungkin cerita tentang perselingkuhan lalu tertangkap basah oleh suamimukan?"tanya Anna sambil menaikan alisnya.
Plak
Mung Qing Yi memukul lengan Anna.
"Kenapa malah memukulku?"tanya Anna Sambil mengusap lengannya yang terasa panas.
"Apa kau tidak melihat aku lagi sedih?"
"Iya maaf."Sesal Anna.
"Sekarang cepat ceritakan.Aku janji tidak akan mengejekmu."
🌷🌷🌷🌷
Hai readers jangan lupa like dan vote boleh juga saran komen kritikan.karena dukungan kalian sangat berarti untuk author dalam semangat berkarya.
__ADS_1
Makasih.🙏
Happy reading...