
Sejujurnya saat ini dia sangat tidak bernafsu makan.Saat ini dia hanya ingin menyendiri meratapi nasibnya yang sial.Karena malas berdebat Mu Qing Yi menjawab pertanyaan Anna dengan anggukan saja.
🌷🌷🌷🌷
Zhou Yu Sheng panik
Setelah mencari Mu Qing Yi di seluruh penjuru apartemen masih tidak menemukan gadis itu,gadis yang sebenarnya bukan gadis lagi setelah dia jebol malam tadi.
Saat ini yang bisa pria itu pikirkan adalah mengecek lemari untuk mengecek pakaian Mu Qing Yi.Begitu melihat barang pakaian gadis itu telah berkurang pria itu langsung menggeram.Lalu tutup lemari pakaian itu dengan kasar lalu beralih menuju meja belajar Mu Qing Yi.Ternyata bukan pakaian saja yang dibawa namun beserta barang pun dibawa Kuliahnya.
"****!apa kau berusaha lari dariku."Umpatnya sambil menutup pintu kamar Mu Qing Yi dengan kasar hingga menimbulkan bunyi yang cukup keras.
Bahkan ponsel Mu Qing Yi tidak bisa dihubungi sama sekali dan pergi tanpa sepengetahuannya.
Waktu menunjukkan pukul 11 pagi.Kepanikan semakin merambat menjadi ketakutan saat tidak menemukan Mu Qing Yi di tempat kerja sampingnya.Bahkan orang suruhnya melaporkan bahwa Mu Qing Yi masih belum berangkat kekampus.Bukannya apa,Zhou Yu Sheng takut gadis itu melakukan hal nekat.Seperti melompat dari gedung bertingkat atau pun mengiris pergelangan tangannya mungkin.Zhou Yu Sheng makin tidak berani membayangnya lagi.
Dia menepis pikiran negatifnya.
Tidak seharusnya tadi malam merengut paksa keperawanan gadis itu,nyatanya dia tidak suka istrinya itu dekat dengan pria lain hingga amarah menguasai dirinya tanpa bisa berpikiran jernih lagi.
Namun dipikir ulang kembali apa salahnya jika merengut milik istrinya sendiri,lagipula bukan merengut paksa perawan anjing kucing dijalanan.
"Memang dasar gadis ingusan,begini saja sudah melarikan diri dari rumah.Apa dia ingat dia bocah lima tahunan."
Memikirkan Mu Qing Yi kini membuat kepala Zhou Yu Sheng melanda sakit kepala.
"Apa mungkin dia pergi kerumah orang tuanya?"gumamnya bertanya-tanya sambil melangkahkan kakinya masuk kembali kedalam kamarnya mengambil ponselnya yang terletak diatas nakas disamping ranjang.
"Awas saja jika aku ketemu kamu!"Geram Zhou Yu Sheng merasa frustasi.Lalu mengetik nomor ayah mertuanya.
"Hallo."Sapa diseberang sana.
"Hallo Ayah apa kabar?"tany Zhou Yu Sheng sedikit basa basi.
"Iya ayah baik."Jawab Ayah Mu Qing Yi dengan suara tampak gembira karena sang menantu menelepon kepadanya hanya untuk sekadar menanyakan kabar,padahal sang menantu orang yang sibuk.
"Bagaiman kabar Ibu?"tanya Zhou Yu Sheng kembali basa basi.Supaya tidak dicuragai tentu saja harus kembali basa basi.Tidak mungkin dia mengatakan pada orang tuannya putrinya melariakan diri.
"Iya ibu juga sehat,hanya saja ibumu rindu dengan kalian.Bagaimana kabar kalian,Nak?"
__ADS_1
"Iya kami baik Ayah."Bohong Zhou Yu Sheng.
Dari nada bicara dari sang ayah mertua,Zhou Yu Sheng tahu istrinya itu tidak pulang kerumah sang mertua.Mata elangnya menatap tajam kearah luar balkon tangannya berkepal disamping sambil menutup matanya.Supaya amarahnya yang tertahan tidak dilampiaskan begitu saja.
"Kalau tidak ada dirumah Ayahnya.Kemana gadis itu,apa mungkin dia kerumah pria itu?mengadu segalanya pada pria itu.Atau mungkin Istrinya itu menangis bersedu sedu dipelukan pria itu."Pikiran Zhou Yu Sheng sudah berkelana kemana-mana.
"****.."Batin Zhou Yu Sheng semakin membayangkan semakin membuat amarahnya makin naik.
"Kalau kalian ada waktu jangan lupa menginjungi kami,Ayah dan ibu akan buat makanan yang enak buat kalian."Ucap Sang ayah mertua sembari tertawa gembira.
"Baik ayah terima kasih,kalau begitu aku tutup dulu,yah?"Jawab Zhou Yu Sheng yang masih mengendalikan emosi dengan nada suara yang tampak biasa yang terdengar tidak ada amarah sama sekali.
"Iya baiklah,Nak."
Sambungan telepon terputus Zhou Yu Sheng mematikan layar ponselnya sambil menyugar rambutnya yang sudah berantakan dengan kasar.Di tengah kekesalan tiba-tiba suara bel yang di tekan berkali kali mengalihkan perhatian Zhou Yu Sheng.
"Rupanya kau tahu pulang juga."Ucap Zhou Yu Sheng dengan bibir tertarik sebelah lalu segera turun dari anak tangga menuju lantai bawah untuk membuka pintu.
"Kenapa kau cerobo..."
Ucapan Zhou Yu Sheng tertahan saat melihat siapa tamu yang berdiri kedepannya .
"Hai,Yu Sheng.Apa kau tidak senang bertemu denganku?"tanya Jona sambil memperhatikan penampilan Zhou Yu Sheng dari atas sampai bawah,Jona tampak mengernyit heran mendapati Zhou Yu Sheng yang tampak kacau.
Mata elang Zhou Yu Sheng menatap tidak suka dengan kehadiran Jona.Jika Jona lebih lama disini pasti tidak lepas jadi sasaran Zhou Yu Sheng.
Jona tersenyum tipis mendengarnya,Zhou Yu Sheng itu memang dingin dan kaku.Sebanyak apapun waktu yang mereka habiskan dulu baik pribadi maupun dalam hal pekerjaan pria itu tidak pernah berubah faktanya Zhou Yu Sheng tetaplah Zhou Yu Sheng.Tapi Jona suka sikap pria dihadapannya,dia merasa tertantang.Bukankah itu sesuatu yang didapatkan dengan susah payah semakin berharga?
"Tamu datang seharusnya kau mempersilakan aku masuk bukan malah bertanya apa yang aku lakukan disini,ya jelas cari kau."Jawab Jona dengan balutan dress merah dan dipadukan highheel runcing melenggang masuk begitu saja.
"Ada apa?bukankah aku sudah katakan jika ada masalah pekerjaan cari saja Michell."
Jona kembali tersenyum tipis sambil melangkah dengan anggun kearah Zhou Yu Sheng hingga jarak mereka terkikis oleh beberapa senti saja.
"Aku rindu sama kamu,Yu Sheng.Aku kesini karena ingin sarapan dan berangkat kerja bersama dengan kamu.Bukankah dulu kita selalu melakukannya."Ucap Jona mulai memainkan jemarinya menggunakan jari telunjuk dada bidang Zhou Yu Sheng membentuk lingkaran seringainya begitu nakal belum lagi bibir sexynya berwarna merah mengkilap.
"Jona hentikan!"Zhou Yu Sheng memperingati.
Jona tidak peduli,seolah menganggap peringatan Zhou Yu Sheng hanya omong kosong.Bahkan sentuhannya semakin nakal menjalar kemana-mana,manja dan cukup menggoda.
__ADS_1
Wajah Zhou Yu Sheng memerah mata elangnya menatap Jona menusuk.Dia sudah cukup frustasi dengan istrinya, kini tambah lagi datang seorang Jona amarahnya yang tadinya tertahan kini semakin memuncak.Jelas sekali Jona menguji kesabaran dengan mencoba menggodanya.
"Apa kau benar-benar tidak tergoda sama sekali dengan tubuhku yang sexy?aku bahkan bisa memuaskanmu diranjang."
"Jona kubilang hentikan!"bentak Zhou Yu Sheng,membuat Jona tersentak.
"Aku harap kau perlu ini ingat baik-baik ucapanku selanjutnya.Jangan pernah melewati batasan yang aku buat dan satu lagi ,aku tidak berharap istriku melihat hal yang tidak perlu dilihat."
Ucapan Zhou Yu Sheng membuat Jona terkekeh dan berkata.
"Kenapa..? kau sudah jatuh cinta dengan gadis kampungan itu?aku sungguh tidak percaya..!"Jona kembali tertawa.Kaki jenjangnya kembali melangkah satu langkah tangannya meraih tangan Zhou Yu Sheng menyentuh dada yang terlihat gempul keluar karena dressnya yang ketat,tapi itu tidak mungkin dibiarkan Zhou Yu Sheng.Sial!
Rahang pria itu mengeras,matanya menyorot tajam seakan menusuk siap membunuh siapa saja yang coba menyentuh saat ini,giginya gemetuk geram.
Tangan panjang pria itu cekal pergelangan tangan Jona dengan kasar.
"Ssst..sakit Yu Sheng,lepaskan tanganku!"
Pria itu tidak menjawab ataupun melepaskan pergelangan Jona.Detik berikutnya Zhoi Yu Sheng menarik tangan Jona dan menyeret wanita tersebut keluar dari apartemennya.
"Ah,lepaskan aku!"seru Jona tegas.
Sungguh,Zhou Yu Sheng sangat geram dan sudah muak akan hal ini.
Ponsel Zhou Yu Sheng tiba-tiba berbunyi dari dalam saku celananya.Dia merogoh dan menekan tombol hijau yang menyala.
"Katakan."
"Tuan aku sudah menemukan lokasi Nona Mu."Ucap diseberang sana.
"Aku segera kesana."
"Yu Sheng kau tidak bisa meninggalkanku begitu saja,tasku masih ada didalam!"Seru Jona,berdiri menghentakkan kaki.Sedangkan satu tangannya mengusap pergelangan tangannya yang terasa sakit akibat cengkalan Zhou Yu Sheng yang begitu kasar.
"Jangan pernah kesini lagi."peringat sambil Zhou Yu Sheng sibuk menutup pintu apartemennya tanpa mempeduli Jona dengan berdiri luar apartemen dengan kesal dan malu.
Hari ini Zhou Yu Sheng mempermalukan harga dirinya.Lihat saja nanti!
🌷🌷🌷🌷
__ADS_1
Greget gk sama Jona.
Kalau aku sih, pengen jambak rambut Jona.Tau Yu Sheng udah nikah,eh masih aja nempel gk mau lepas.