Terpaksa Menikahi Pria Arogan

Terpaksa Menikahi Pria Arogan
Kenyang cemburu


__ADS_3

Wajah tampan Zhou Yu Sheng benar-benar masam di sertai amarah yang yang menumpuk sehingga dia sepertinya hilang kesabaran.Sebentar mengomel,sebentar melihat video atau foto yang yang di kirim orang suruhannya.Lalu dia berdiri dari duduknya dan menyimpan ponsel yang ada di tangan dalam saku celananya melangkah lebar untuk keluar dari kantornya menuju lift.Hatinya merasa panas.Jantungnya terasa tidak tenang ketika isi pikiran sedang kacau seperti sekarang.Tidak tenang untuk apa?ah,tentu saja bukan cinta itulah kata yang Zhou Yu Sheng tanamkan untuk dirinya.


🌺🌺🌺🌺🌺


"Qing Yi."Panggil Chen Li membuat Mu Qing Yi menghentikan langkahnya yang hendak menuju bus yang telah berhenti.


"Aku antar."Sambung Chen Li,pria itu kembali melangkah menghampiri Mu Qing Yi yang menoleh.


"Tidak,tidak perlu,Chen Li.Itu sudah ada busnya."Tolak Mu Qing Yi halus sambil menunjuk kearah bus.Mata Chen Li beralih menatap bus ya g ada di depannya.


"Jangan menolak bukankah kita teman?atau kau takut kakakmu marah?"tanya Chen Li.


"Te...tentu saja tidak.Mana mungkin kakakku marah.Aku hanya takut merepat..."


"Ssst....siapa yang merasa direpotkan.Jika aku merasa repot tidak mungkinkan aku menawarkan diri mengantar kau pulang."Ucap Chen Li memotong ucapan Mu Qing Yi.


"Astaga,bagaimana ini?"


Mu Qing Yi gelisah sendiri.Bukannya apa-apa masalahnya sekarang dia tinggal di apartemen Zhou Yu Sheng.Bagaimana jika suaminya itu melihat dia pulang dengan Chen Li?dia tidak mau hal yang terjadi dikampus waktu lalu terulang lagi dia takut pria itu murka.Tidak dia tidak mau ambil resiko itu.Dan sepertinya Chen Li bersikeras.


"Bukankah lebih hemat jika naik mobilku?"tanya Chen Li lagi.


"Apa aku terlihat tidak punya ongkos bus?"


"Bukan itu maksudku."Ucap Chen Li salah tingkah sambil garuk tekuknya yang tidak gatal.


"Aku hany..."


"Nona kau mengobrol dengan kekasihku sampai kapan,mau naik tidak?"tegur nenek salah satu penumpang.


"Aku masuk dulu,ya."Ucap Mu Qing Yi terburu-buru berjalan menghindari Chen Li,takut pria itu kembali menawarkan diri masuk dalam mobilnya.


"Tunggu Qing Yi,aku ikut kamu ya?"


Chen Li mengninggalkan mobilnya begitu saja mengikuti Mu Qing Yi masuk dalam bus.


"Bagaimana mobilmu?"tanya Mu Qing Yi heran dengan sikap Chen Li punya mobil namun masih saja mengikutinya masuk dalam bus.

__ADS_1


"Tenang saja nanti ada yang mengambil mobilku."Ucap Chen Li tersenyum santai.


Sesaat keheningan.Tiba-tiba ponsel Mu Qing Yi berdering.Mu Qing Yi menarik resleting tas dan merogoh ponsel yang menyala.


"He...hello."Sebuah kata terdengar di mulut Mu Qing Yi terdengar tergagap begitu hati-hati,karena dia tahu suasana hati seperti apa yang dimiliki orang yang menelfonnya.


"Sudah begitu sore,kau tidak berniat pulang?mau kencannya sampai malam menjelang pagi begitu?"tanya seberang dengan suara ketus.


"Kencan?apa dia tahu kalau aku sekarang dengan Chen Li?tapi,bagaimana bisa?"batin Mu Qing Yi bertanya-tanya.


"Maksud kakak aku..?"


"Pura-pura bodoh lagi.Memang ada orang lain yang aku telepon selain kamu."


"Siapa yang kencan,kak.Aku lagi dijalan pulang!"jawab Mu Qing Yi tidak terima apa yang dituduhkan Zhou Yu Sheng.


Chen Li mengerut keningnya,apa yang diucapkan Mu Qing Yi sedikit mengerti apa yang terjadi dan siapa yang menghubungi Mu Qing Yi.


"Mau pulang atau tidak terserah yang penting aku sudah ingatkan,kalau tidak pulang aku mau kunci pintunya."Ucap Zhou Yu Sheng lalu menutup panggilan sepihak.


"Ih,dasar.Dia sendiri belum pulang dan selalu kerja lembur apa aku ada protes."Umpat Mu Qin Yi dengan kesal dia melakukan ponselnya kembali ke dalam tas.


"Dia memang aneh,sukanya marah tidak jelas seperti perempuan PMS."Ucapan Mu Qing Yi kesal sambil mengerucut bibirnya.Hingga membuat Chen Li tertawa.


"Oh,jadi kalau perempuan PMS sukanya marah-marah begitu,ya."Goda Chen Li tertawa,hingga membuat wajah Mu Qing Yi seperti kepiting rebus.


"Tapi,kalau kita kencan benaran juga tidak apa-apa."Sambung Chen Li lagi sukses membuat Mu Qing Yi salah tingkah dan tidak percaya yang diucapkan pria tampan itu.


"Apa dia baru mengajakku berkencan?"batin Mu Qing Yi.


Jujur saja, saat ini Mu Qing Yi tidak tahu harus berekspresi seperti apa.Meskipun Chen Li tidak langsung mengatakan mengajak dirinya kencan,namun tetap saja kalimat itu membuatnya salah tingkah dan canggung.


"Jika aku berkencan denganmu,bisa-bisa aku di gantung hidup-hidup oleh penggemarmu."Ucap Mu Qing Yi berusaha mengabaikan rasa canggungnya dan tersenyum. lalu berusaha mengalihkan pandangannya menatap keluar jalanan jendela bus.


Mendengar ucapan yang dilontarkan Mu Qing Yi Chen Li tertawa renyah.


"Pintar sekali kau mencari alasan."

__ADS_1


🌺🌺🌺


Zhou Yu Sheng menegakkan posisi tubuhnya yang dia sandar pada sandaran sofa yang ada diruang tamu saat indra pendengarannya mendengar suara pintu terbuka dari luar,mata elangnya menyorot dengan tajam sosok yang dia tunggu sedari tadi belum terlihat.


Sedangkan Mu Qing Yi yang baru saja melangkah keruang tamu tampak terkejut dengan sosok Zhou Yu Sheng yang duduk disana tanpa bergeming.


"Kakak,kenapa sudah pulang?"tanya Mu Qing Yi heran karena tidak biasanya pria itu pulang awal.


"Ka..kak lagi tunggu aku?"tanya Mu Qing Yi lagi-lagi tidak digubriskan pria itu.


"Tidak!buat apa aku tunggu kamu.Lagipula ini rumahku.Aku bebas dimanapun dan kapanpun aku mau."Ketus.


Mu Qing Yi menghela napas mendengar jawaban Zhou Yu Sheng.Padahal dia tidak bermaksud mengatakan Zhou Yu Sheng bukan pemilik rumah ini.


"Apa maksudmu mengabaikan teleponku?"


"Kakak pasti lelah dan belum makankan?kata kakek kakak tidak boleh terlambat makan."Ucap Mu Qing Yi mengalihkan pembicaraan.


Zhou Yu Sheng tentu saja lapar namun rasa amarah lebih besar dari lapar.


"Jangan mengalihkan pembicaraan gadis ingusan!"jawab Zhou Yu Sheng dengan tatapan tajam kearah Mu Qing Yi.


Glek


"Heh,apa kau amnesia hingga lupa aku menyuruhmu untuk melaporkan setiap kegiatanmu,hah?kau pikir aku sedang main-main saat mengatakan itu,gadis ingusan?"ketus Zhou Yu Sheng penuh kekesalan.


"Ini yang kau bilang ingin kuliah malah berkeluyuran dengan pria lain begitu!"ucap Zhou Yi Sheng sambil memperlihatkan layar ponselnya antara dirinya dan Chen Li duduk bersama dalam bus.Mu Qing Yi tergelak kaget,dia heran kenapa pria itu ada foto dirinya dan Chen Li dalam bus.


"B..bukan begitu,kak.Aku hanya...


"Hanya apa?apa kau berencana jadi seorang istri pembangkang sekarang,hah?seharusnya kau tahu kalau aku tidak suka dibantah,Mu Qing Yi!"bentak Zhou Yu Sheng benar-benar tidak suka Mu Qing Yi berdekatan dengan pria lain.


"B..bukankah kakak pernah bilang kalau kita tidak saling mencampuri urusan masing-masing?lalu sekarang..


"Apa ini disebut mencampuri urusanmu.Aku hanya melakukan tanggung jawabku untuk menjagamu.Kalau terjadi apa-apa seperti waktu itu,siapa yang kakek nyalahkan dan siapa orang tuamu yang akan nyalahin..."


Mu Qing Yi terdiam dan menunduk cerna ucapan Zhou Yu Sheng.

__ADS_1


"M...maaf."Lirih Mu Qing Yi


🌺🌺🌺🌺


__ADS_2