
Kini Mu Qing Yi berjalan terburu-buru sambil melihat jam pergelangan tangan kirinya.Jarum jam tersebut sudah menunjukkan pukul 08.30 WIB.Tanpa berhati-hati,Mu Qing Yi berjalan dengan langkah besar dan sesekali berlari kecil yang cepat.Saking terburu-buru,Mu Qing Yi hampir terjatuh tidak sengaja menabrak seseorang yang sedang berjalan membawa setumpuk buku tebal di lorong kampus yang mengarah ke ruangan kelas.
BRAKK!!
Buku itu terjatuh semua kelantai.Mu Qing Yi terkejut,la refleks berjongkok berusaha membantu pria itu denga untuk memunguti kembali buku yang terjatuh berserakan di lantai dekat kakinya.
"Astaga!!maaf aku tidak sengaja."Ucap Mu Qing Yi menyesal sambil sibuk memunguti buku itu tanpa menatap pria di hadapannya.
"Kenapa hari ini aku sial sekali.Bukan satu kali aku tabrak orang,ini malah dua kali.Untung bukan tabrak mobil atau motor.Maka habis sudah nyawaku melayang."Gumam Mu Qing Yi erutuki dirinya.
Orang yang dia tabrak kali ini,tidak lain adalah Si Zhen.Shi Zhen masih ingat betul siapa gadis yang di hadapan ini.Dia adalah gadis yang sama.Yaitu gadis bus.Bahkan waktu itu Shi Zhen berinsiatif mengajaknya makan,namun makanan yang di makan gadis itu belum habis,gadis itu sudah terburu-buru pergi.Mu Qing Yi memang berbeda dengan kebanyakan gadis dia temui sebelumnya.Yang menempel dirinya seperti parasit yang menakutkan.Tanpa Mu Qing Yi sadari Pria itu menyungging senyum menatap dirinya,yang sedari tadi celoteh tidak jelas.
"Ekhem!"
Shi Zhen mendehem untuk mengalihkan pandangan Mu Qing Yi yang tengah sibuk memungut buku.
Mu Qing Yi mendengar suara seseorang mendehem dia refleks mengalihkan pandangan pada pria yang ada di hadapannya.
"Kamu.."Ucap Mu Qing Yi menatap Shi zhen dengan wajah terkejut.
"Kau terlihat terburu-buru sekali."Sapa pria itu sambil tersenyum untuk meringankan suasana yang terlihat canggung.Lalu ikut membantu memungut buku tersebut.
"Iya,aku sudah sangat terlambat.Maaf aku jadi menabrak."
"Tidak masalah."Ucap sambil tersenyum tipis.
"Lain kali kamu harus hati-hati.Aku tidak rela jika kau menabrak pria lain selain aku."Ucapnya menggoda sambil tertawa kecil.
"Apa dia coba menggodaku?"batin Mu Qing Yi.
Dia mengerjap sesaat terpaku hingga menghentikan aktifitas tangannya yang tengah memungut buku di udara,dia tidak mengatakan apa-apa sepertinya Mu Qing Yi mengalami shock sesaat kemudian tersenyum canggung.Setelah mendengar ucapan yang lontarkan SHizen.
Sungguh jika mendengar kalimat godaan dan di tatap lekat oleh pria tampan seperti Shi Zhen.Mu Qing Yi merasakan jantungnya sedikit berdebar lebih kencang,karena untuk pertama kalinya untuk dirinya.Berarti dirinya lumayan beruntung bisa mendapat jenis senyuman dan ucapan menggoda yang bisa memikat hati gadis mana pun.
"Qing Yi!Qing Yi! apa yang kau lakukan? tolong kendalikan dirimu!ingat statusmu sudah menikah jangan sampai tergoda."Batin Mu Qing Yi mengingatkan diri-sendiri .
"Hey Qi Yi!"sapa Anna tiba-tiba dari samping.Sukses membuat keduanya mengalihkan pandangannya pada Anna yang tengah berdiri menatap mereka.
"Apa yang kalian lakukan?"
"Tadi aku tidak sengaja menabraknya jadi aku membantu memungut buku itu."Ucap Mu Qing Yi yang tampak agak canggung.
"Benarkah?sepertinya aku datang bukan waktu yang tepat."Ucap Anna cengengesan.
Sedangkan Mu Qing Yi menatap tajam kearah Anna,untuk mengisyaratkan dia untuk segera menghentikan ucapannya itu.Sedangkan Anna tampak mengabaikan isyarat Mu Qing Yi.
__ADS_1
"Ini bukumu.Kami permisi masuk kedalam kelas dulu"Ucap Mu Qing Yi sambil mengulurkan tangannya mengembalikan buku yang dia pungut.Lalu dia segera bangkit berdiri dan memilih menarik tangan Anna pergi sesegera mungkin sebelum Anna mengatakan sesuatu yang aku membuat dirinya lebih canggung,meninggalkan ShiZhen yang masih menatap di balik punggungnya.Lebih baik dia menarik Anna pergi,dari pada sahabatnya berbicara tanpa entah nantinya mengarah kemana.
"Kenapa kau menarik pergi,aku belum selesai bicara."Ucap Anna mendengus kesal.
"Nanti kamu akan punya banyak waktu.Tapi tidak untuk sekarang."
"Kamu memang payah.Atau Mungkin kamu takut aku mengetahui sesuatu?"tanya Anna penuh arti.
"Aku tidak tahu maksudmu."Ucap Mu Qing Yi sambil memutar bola matanya malas.
"Apa kamu akan terus pura-pura tidak tahu?pipimu bahkan merona dan sangat kelihatan tadi kalian kelihatan tegang."Ucap Anna di belakang,sedangkan Mu Qing Yi mendengar dengusan Anna.Mu Qing Yi mengabaikannya dan terus menarik sahabatnya itu dengan langkah terburu-buru.
"Ayo cepat aku sudah terlambat."Ucap Mu Qing Yi mengalihkan pembicaraannya.
"Hari ini profesor tidak masuk."
Langkah Mu Qing Yi tiba-tiba berhenti mendengar kata yang di lontarkan Anna.Ia refleks berbalik.
"Benarkah?kenapa sekarang kamu baru katakan."Ucap Mu Qing Yi mendengus kesal sambil melepaskan tangan Anna yang sedari tadi dia tarik.
"Jadi itu salahku,begitu?"
"Tentu saja."Ucap Mu Qing Yi kembali melanjutkan langkahnya memasuki kelas tanpa mempedulikan kekecewaan Anna sahabatnya.Walaupun dosen tidak masuk tapi tugas tetap di berikan oleh dosen itu.
"Oh astaga,apa seorang Mu Qing Yi gadis labil yang belum pernah jatuh cinta menjadi golongan gadis baper sekarang?bahkan suaminya sendiri dia tidak pernah mendengar kata-kata seperti itu,yang ada jadi babu."Batinnya merinding sendiri.
"Sepertinya tidak apa-apa sekali kala.Ini bukan termasuk selingkuh bukan?"batinnya lagi."
🍄🍄🍄🍄🍄🍄
Seorang pria sedang memeriksa tumpukkan berkas di atas meja kerja dalam ruangannya,pria itu tidak lain padalah Zhou Yu Sheng.Dia terlihat sibuk memeriksa berkas-berkas penting yang di hantarkan oleh sekteris kepercayaannya.Setelah memeriksa semuanya dan tandatangan dia segera menyerahkan pada Michell.
"Ada apa lagi?bukankah sudah selesai aku semua berkas?"
Michell terlihat ragu untuk menyampaikan sesuatu.Zhou Yu Sheng melihatnya dengan tatapan curiga.
"Kenapa?"
"Mohon maaf Tuan,aku belum yakin berita ini benar.Tapi..."Shi Zhen jeda ucapannya.
Zhou Yu Sheng segera menghentikan kegiatannya sejenak,mendengarkan penuturan orang kepercayaannya Michell dengan eksresi datar pada wajahnya.
"Tapi apa?Katakan."Ucap Zhou Yu Sheng sambil mengangkat alis.
"Menurut laporan pengawal,Nona terlihat dekat dengan seseorang ."Ucap Michell.
__ADS_1
"Seseorang..?siapa itu?!"tanyanya dengan kilatan marah.
"Pria pindahan dari Amerika satu kampus dengan Nona Mu."Ucap Michell.
"Sebelumnya aku menyuruhmu menggali informasi tentang gadis ingusan itu,kenapa tidak menyebutkan pria itu."
"Pria itu baru pindah dua hari lalu,Tuan."
"Siapa namanya."
"Shi Zhen,Tuan.Dan satu lagi adalah putra saingan anda juga."Ucapan Michell membuat Zhou Yu Sheng tersenyum miring bak iblis.
"Sepertinya gadis itu mengabaikan peringatan."Ucap Zhou Yu Sheng sambil mengepal tangannya seperti ingin membunuh seseorang.
Shi Zhen melogo tidak percaya.Setelah melihat reaksi Tuannya itu yang terlihat berlebihan.Dia merasa sedikit menyesal melaporkan hal itu,karena dia sendiri belum yakin seratus persen.
"Siapa tahu Nona dan pria itu hanya berteman,apa perlu reaksinya seperti itu?setiap membahas soal Nona dia mengatakan tidak suka dengan gadis labil,tapi lihatlah sekarang."
"Tungg**u!apakah bos lagi cemburu?apa aku terlalu banyak mikir?apakah sebaiknya aku tanyakan saja?"Batin merasa aneh.
Karena setahu Michell Tuannya itu tidak pernah menaruh perasaan pada wanita apa lagi istrinya itu yang masih labil.
"Apa Tuan cemburu?"tanya Shi Zhen hati-hati sambil menatapnya bingung.
"Cemburu?apakah aku terlihat orang yang sedang cemburu?aku hanya takut dia di tipu pria luar sana."Ucap Zhou Yu Sheng sambil menatap kesal pada seketarisnya itu.
Sedangkan Shi Zhen menjawab dengan menganggukkan kepalanya.Saat dia melihat Tuannya itu menatapnya sengit.Shi Zhen kembali menjawab menggelengkan kepalanya.Dia tidak berani bersuara lagi,karena dia takut,jawab salah lagi.
"Jika tidak ada lagi yang ingin di tanyakan,pintu keluar ada di sana.Dan,periksa semua berkas-kas meeting serta klien yang harus di gunakan bulan depan."
"Baiklah,aku permisi."Ucap Shi Zhen sopan lalu melangkah keluar dari ruang dengan keadaan bingung.
"Apakah Tuan sudah lupa?"gumamnya sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal,karena ia ingat dengan jelas berkas di sudah periksa kemarin dan Tuannya juga tahu.Dia juga tidak berani bertanya.karena dia menilai Tuannya semakin lama sangat tidak masuk akal.
Setelah Michell keluar dari ruangan Zhou Yu Sheng kembali mencerna Ucapan Michell sekretarisnya yang mengatakan dirinya cemburu.Padahal ini hanya bentuk perlindungan yang dia lakukan untuk gadis bawah umur,tidak mungkin cemburu bukan?jangan bercanda!bagaimana mungkin dirinya menyukai gadis ingusan itu bahkan tidak sexy sama sekali.
"Seharusnya tadi aku kasih cabe saja,dengan mulut Michell sialan itu."
🍇🍇🍇🍇🍇🍇
Hai readers yang tercinta moga kalian suka setiap bab yang author sajikan.
Jangan lupa like,vote sertakan saran kritikan.
Happy reading...
__ADS_1