Terpaksa Menikahi Pria Arogan

Terpaksa Menikahi Pria Arogan
Tempat mengadu


__ADS_3

"Apa kau tidak melihat aku lagi sedih?"


"Iya maaf."Sesal Anna.


"Sekarang cepat ceritakan.Aku janji tidak akan mengejekmu."


🌷🌷🌷🌷


Setelah mendengar ungkapan Mu Qing Yi Anna tercengang,dia memandang Mu Qing Yi serius.Mencoba mencari kebohongan dimata sahabatnya itu.


"Ja...jadi selama kalian menjadi pernikahan


Kau dan dia tidak pernah melakukannya?"


Suara Anna menggelegar seisi ruangan rumah,bahkan penghuni kuburan pun bisa terbangun.


Mu Qing Yi meremas tangannya sambil menggigit bibirnya lalu mengangguk.


"Astaga,kalian itu benar-benar sulit dipercaya.Tapi bagaimanapun dia tidak seharusnya memperkosa istrinya sendiri."


"Benar-benar keterlaluan."Geram Anna dengan satu tangan memukul meja menimbulkan suara keras.


Bahkan Mu Qing Yi terkejut dengan suara pukulan meja.


Lalu Anna beranjak berdiri dengan kesal."Aku harus kasih pria itu pelajaran."Geram Anna hendak melangkah.


"Tunggu Anna,please.Aku kasih tahu kau bukan mau kamu kasih Zhou Yu Sheng pelajaran,bagaimana pun dia tetap suamiku.Jika masalah ini beredar bukankah akan merusak reputasiku sebagai istri."Ungkap Mu Qing Yi sambil menggigit bibir dengan tatapan memohon sambil kedua tangan meraih tangan Anna untuk meredakan rasa kesalnya.


Anna tidak langsung menanggapi,mungkin terkejut dengan keputusannya.Yang mungkin Anna berpikir dirinya terkesan bodoh.


Sejujurnya Mu Qing Yi juga sangat ingin memberi pelajaran pada pria brengsek yang berstatus suaminya itu. membayangkan bagaimana pria itu menjelajahi tubuhnya membuat Mu Qing Yi merasa jijik pada diri-sendiri.Dan kembali teringat bayangan memori malam itu dimana dirinya hampir diperkosa para preman itu justru kembali diserang perasaan sesak.


Bohong kalau Mu Qing Yi bisa melupakan penghinaan yang dilakukan Zhou Yu Sheng dengan lapang dada. Kalau bisa Mu Qing Yi ingin melemparkan potongan tubuh itu untuk teman para buayanya untuk dinikmati.Tapi Mu Qing Yi tidak bisa melakukannya.Karena kakek Zhou banyak membantu keluarahganya ditambah lagi nyawanya Zhou Yu Sheng yang menyelamatkannya.Dia tidak mau dia anggap tidak tahu balas budi.

__ADS_1


"Oke jika ini maumu."Ucap Anna dengan nada berat sambil membuang napas kasar.Lalu kembali duduk disofa.


Mata Anna memincing saat menangkap bercak kemerahan di leher Mu Qing Yi di leher Mu Aing Yi yang putih terekspor keluar akibat kemeja yang dia pakai tidak tertutup rapat.Tangannya terulur menjangkau kemeja Mu Qing Yi dan membuka untuk memeriksa tubuh sahabatnya itu apakah pria itu meninggalkan luka yang serius.


"Apa yang kamu lakukan,Anna?"tanya Mu Qing Yi terkejut segera menutupi tubuhnya dengan kedua tangannya.


"Diamlah,aku mau memeriksa tubuhmu apakah ada yang terluka."


"Ti...tidak perlu Anna,aku baik-baik saja."


"Ck...baik apanya,coba kau pergi bercermin dan perhatikan seluruh tubuhmu seperti apa.Apa kau malu,tenang aku masih waras dan tentu saja tidak akan memperkosamu."Cecar Anna geram.


"Anna..!ucapanmu sangat menggelikan."


"Singkirkan tanganmu aku mau memeriksa."


Melihat Mu Qing Yi masih bersikeras mau tidak mau Anna sendiri yang menyingkirkan kedua tangan sahabatnya itu.


Mata Anna terbelalak setelah kancing kemeja yang dipakai sahabatnya itu terbuka.Terdapat bercak merah sekujur tubuh Mu Qing Yi.


Ucapan Anna membuat wajah Mu Qing Yi tertunduk malu bercampur sedih.


"Kali ini aku harus memberi pelajaran pria brengsek itu."Ucap Anna kembali ingin beranjak berdiri dari tempat duduknya.


"Anna."Panggil Mu Qing Yi.Tangannya menahan Anna yang kembali hendak berdiri.


"Jangan menghentikan aku."


"Aku tahu kau menyayangiku sebagai sahabatmu,tapi aku hanya tidak ingin memperpanjang masalah ini."Jelas Mu Qing Yi menghembus napas panjang.Kesal dan lelah disaat bersamaan.Ingin terlihat kuat ternyata gagal.Tanpa teras air bening yang dia tahan sedari tadi akhirnya luntuh begitu saja.


"Baiklah,aku tidak akan memberi pelajaran pria brengsek itu."Ucap Anna langsung memeluk tubuh ringkih Mu Qing Yi.


"Nangislah sepuasnya,bahu ini akan selalu tersedia untukmu jadi jangan merasa sendiri ,ya?"Ucapan Anna sambil menepuk pelan punggung Mu Qing Yi,hal itu justru memancing Mu Qing Yi yang tadinya hanya mengeluarkan air mata kini bergantian sesegukan sampai semakin keras menangis sambil mengeluarkan berbagai umpatan untuk memarahi Zhou Yu Sheng.Setiap umpatan yang dikeluarkan bibirnya,gadis itu hanya ingin melegakan rasa sakit yang melogoti dadanya.

__ADS_1


"Bersihkan ingusmu."Ucap Anna sambil sendorkan kotak tisu kearah Mu Qing Yi yang sedang menyeka air mata yang tersisa dipipinya dengan kedua telapak tangan.


"Makasih."Ucap Mu Qing Yi sambil mengambil kotak tisu yang disendorkan Anna.Setidaknya seberat apa pun masalah saat yang dihadapi saat ini,masih ada Anna disampingnya.Mu Qing Yi bersyukur punya sahabat seperti Anna.


Mu Qing Yi teringat drama korea dditontonnya dilayar kaca.Saat sang protagonis wanita menemui masalah dikehidupan alkohol jadi solusinya untuk melupakan masalah sejenak.Ayolah,itu hanya pelarian masalah namanya,saat mentari terbit masalah itu tetap ada,alkohol itu hanya jadi pelarian sementara tidak untuk selamanya.


Mu Qing Yi tidak sebodoh itu dengan berpikiran tentang alkohol.Dia baru berumur 18 tahun bagaimana bisa mencicipi minuman keras itu yang katanya bisa buat seseorang hilang kewarasan akibat minuman terlarang itu.Menggelikan bukan?


"Apa suami brengsek itu tahu kamu datang ketempatku?"tanya Anna hening beberapa saat.Setelah dia melihat Mu Qing Yi sudah terlihat lebih tenang dia baru kembali bersuara.


Mu Qing Yi menggeleng.Tangannya masih berusaha mengeluarkan ingus dari hidungnya.Di sekitar atas meja juga banyak tisu berceceran bekas air mata dan ingus Mu Qing Yi.


"Bagaimana jika dia mencarimu."


Pertanyaan Anna membuat Mu Qing Yi bergigik ngeri dan tidak bergeming.Saat ini dia sangat takut bertemu Zhou Yu Sheng bajingan tengik itu.Karena dia takut jika seandainya Zhou Yu Sheng benar-benar mencarinya sampai sini.Tapi semoga saja tidak.Mengingat saat dia bangun sampai selesai mandi pun Mu Qing Yi tidak melihat batang hidung pria itu pun.Dan tidak mungkin pria itu tahu alamat rumah Anna.


Setelah terdiam beberapa saat, Mu Qing Yi kembali bersuara.


"Aku tidak memikirkan itu.Lagi pula aku tidak pernah kasih tahu alamatmu pada dia."Jawab Mu Qing Yi dengan malas,saat ini dia hanya butuh istirahat dan ketenangan.Dia tidak mau berpikir banyak dengan otaknya yang sudah buntu.


"Kamu sudah makan?"tanya Anna setelah beberapa jam mendengar keluh kesah sahabatnya itu,dia jadi lupa menanyakannya,saat cacing perut sudah berontak meminta asupan,dia baru teringat.


"Belum."


"Kalau begitu bagaimana kalau kita keluar makan?"tanya Anna.


"Aku belum lapar.Mungkin nanti saja."


"Baiklah kalau begitu kau istrilahat dulu.Aku sekalian belikan makan buat kamu."


Sejujurnya saat ini dia sangat tidak bernafsu makan.Saat ini dia hanya butuh ketenangan sekarang.Untuk meratapi nasib sialnya yang entah kapan berakhir.Karena malas berdebat Mu Qing Yi menjawab pertanyaan Anna dengan anggukan saja.


🌷🌷🌷🌷

__ADS_1


Hai guys gimana part ini menurut kalian?jangan komen ya..


__ADS_2