Terpaksa Menikahi Sepupu

Terpaksa Menikahi Sepupu
Bersifat sementara


__ADS_3

Alzana menuruti perkataan Prince yang mana dirinya di pinta untuk duduk di tepi ranjang nya. Prince menatap lekat pada Alzana yang kini menunduk tidak berani menatap mata Prince.


Alzana memilin ujung bajunya karena takut akan ucapan Prince yang akan tidak bisa ia tolak.


"Dengarkan Abang, Hunny. Pernikahan mu dan juga pernikahan Abang ini bersifat sementara. Abang tahu apa dan kenapa kamu menikahi Azka. Seharusnya kamu tidak berbuat sejauh ini demi bisa menjauhi cintamu sendiri. Masih banyak jalan lain yang bisa kita lakukan selain dengan ini."


"Tapi tidak. Karena kamu egois, kamu memilih jalan ini. Tidakkah kamu tahu jika Abang begitu terluka saat mendengar kabar tentang pernikahan mu? Kamu tega Hunny. Hanya karena ingin menjauhi Abang, kamu sampai berbuat nekad seperti ini. Kamu sadar tidak, jika perbuatan mu ini sudah membuat Azka menjadi serba salah? Huh? Kenapa hunny? Kenapa??" tanya Prince dengan suara rendah namun terkesan begitu dingin.


Alzana merasa tercekat di lehernya. Ia tidak tahu harus berbuat apa dan berbicara apa saat ini. Benar, jika Alzana terlalau terburu-buru mengambil kesimpulan hingga tanap berpikir panjang Alzana langsung saja melamar Azka untuk menikahinya.


Prince tertawa sumbang saat mengingat cerita dari Ummi Ira yang mengatakan bahwa Alzana lah yang melamar dan meminta Azka untuk menikahinya.


Air mata Prince jatuh begitu saja di pipi halusnya. Ia menatap sendu pada Alzana yang kini juga bergetar tubuhnya.

__ADS_1


"Sebenarnya abang tidak ikhlas melihat pernikahan dan juga menghadiri pernikahan mu. Kamu ikir Abang sanggup? Huh? Nggak hunny. Abang nggak sanggup melihat kamu bersanding dengan pemuda lain selain abang! Hanya saja.. Abang terpaksa pulang kesini dan menghadiri pernikahan mu karena permintaan Mami sama Abang. Mana mungkin bang bisa menolak nya? Sementara dirinya yang paling setuju saat tahu jika Abang yang akan menikahi mu??"


Deg!


Deg!


Alzana mendongak melihat Prince yang kini juga sama seperti nya. Wajah basah air mata.


Alzana tersedu. Ia tergugu.


"Kamu malah menikah dengan orang lain! Kamu lihat tadi mahar Abang untuk Maira? Itu mahar Abang khusus untuk kamu. Tetapi karena kamu menikah dengan orang lain, Abang ingin memberikan sebagai hadiah untukmu. Tapi siapa sangka? Jika mahar pemberian ku untukmu malah menjadi milik saudara mu??"


Lagi, Alzana tergugu. Ia semakin merasa bersalah saat ini.

__ADS_1


"Tapi Tak apa. Kamu harus ingat Hunny. Pernikahan mu dan Azka bersifat sementara. Begitu pun dengan abang. Abang menikahi Maira karena Maira butuh abang saat ini. Ia sedang sakit dan butuh pengobatan khusus kejiwaan. Bukankah Abang sudah pernah bilang padamu? Jika abang menjauhi mu karena ingin melindungi mu dari Maira?? Untuk apa selama ini abang selalu bertemu dengan mu secara sembunyi-sembunyi? Jika bukan untuk melindungi mu?"


"Abang melakukan semua ini untukmu hunny.. Tapi apa yang kamu perbuat? Kamu tega melepaskan abang begitu saja. Tanpa kamu tahu jika hidup abang hancur karena mu. Pergilah. Urus rumah tangga mu bersama nya. Tapi ingat? Pernikahan mu dan Azka bersifat sementara. Kami jodoh Abang. Bukan jodohnya. Jodohnya itu saudara kamu!"


Ddduuuaarr!!


Tersentak kaget Alzana mendengarnya. Bibirnya memucat seketika.


...****************...


Othor nggak rela mereka berpisah. Mak dari itu mereka berdua sudah punya lapak sendiri dan akan rilis di bulan depan setelah yang ini tamat.


Tetap disini kok.

__ADS_1


__ADS_2