Terpaksa Menikahi Sepupu

Terpaksa Menikahi Sepupu
Kehidupan baru


__ADS_3

Tiba di singapura, mereka berempat langsung menuju ke Apartemen yang sudah mereka sewa untuk beberapa tahun ke depan.


Apatemen keduanya bersebelahan. Tetap berada dalan satu unit yang sama. Karena memang apartemen itulah yang sangat dekat dengan kampus dan juga kantor Azka.


Entah kebetulan atau apa, yang jelas takdir keduanya terhubung. Entah apa yang terjadi ke depannya, hanya tuhan lah yang tahu.


Untuk saat ini ke empat anak muda itu mengikuti kemana arus air membawa mereka berempat. JIka ditakdirkan bersama, maka pasti akan bersama.


Namun, jika tidak. Maka akan terputus dan cukup sampai disana saja.


Kehidupan baru keduanya sedang dimulai saat ini. Prince langsung saja membawa Maira ke dalam apartemen miliknya.


Begitu pun dengan Azka. Mereka berempat akan beristirahat terlebih dahulu sebelum mulai beraktivitas untuk keesokan harinya.


Malam harinya di aparteman Prince.


"Susun baju kamu di lemari itu. Punya Abang ada di sebelahnya. dan ini, susun disini." titah Prince pada Maira yang kini menatap kamar itu dengan perasaan hampa.


Prince terus berbicara sedang Maira tidak menjawabnya. Prince menghela nafas kasar.

__ADS_1


"Maira!" serunya hingga membuat Maira terjingkat kaget.


"Eh. Maaf bang. Aku melamun. Emm. Maaf bang. Apakah di apartemen Abang ini tidak memiliki kamar lain? Em ma-maksudku.. Aku butuh waktu untuk ini.." lirihnya menunduk saat tatapan mata Prince menghunus jantungnya.


Prince tidak menjawab, tetapi helaan nafas sesak itu berulang kali terdengar. "Kenapa? Kenapa kamu tidak bisa menerima pernikahan ini sama seperti saudara kembar kamu yang kini sudah menerima pernikahannya? Apakah kamu masih menginginkan suami saudara kamu sendiri??"


Deg!


Deg!


Maira terkesiap mendengar ucapan Prince. Tangannya bergetar. Ia memilin bajunya saking takutnya dengan aura Prince saat ini.


"Oke, Abang izinkan kamu untuk pisah kamar dan tidak tidur di kamar ini. Tetapi.. Kamu harus ingat semua tugasmu sebagai seorang istri itu apa, Maira! Tanpa Abang jelaskan pun, kamu tahu itu! Kita pernah sama-sama masuk ke pesantren. Dan kamu tahu itu semua. Dan sekarang, lakukan tugasmu sebagai istri disini. Kamu istri Abang saat ini. Seluruh hidupmu milik Abang. Apapun yang kamu lakukan harus seizin Abang. Satu kesalahan yang kamu perbuat, maka Abang yang akan menanggungnya. Baik dan buruk kelakuan mu saat ini sesuai dengan yang Abang katakan padamu. Mengerti?" tuturnya begitu lembut dan penuh kesabaran.


Walau sebenarnya ucapan Prince itu begitu tegas terdengar bagi yang paham. Entahlah dengan Maira. Wanita yang memiliki sisi egois yang tinggi dan begitu keras kepala.


Hanya ucapan nya saja yang harus di dengar. Sedang orang lain ia hiraukan.


"Ya sudah, pergilah ke kamar sebelah. Abang akan memberimu waktu sampai kamu bersedia, Maira. Sampai waktu itu tiba maka kita akan tetap seperti ini. Tetapi Abang mohon padamu. Jangan lagi mengganggu keduanya. Hidup kita berdua saat ini. Paham ya apa yang Abang katakan?"

__ADS_1


Maira yang masih menunduk karena takut melihat aura Prince kini mengangguk patuh. Ia segera berlalu dari kamar Prince dan menuju kamar sebelah.


Setelah kepergian Maira, Prince menghela nafas sesak. Ia berusaha menekan dada itu dan juga matanya yang kini sudah berembun.


"Sakit Ummi.. Sakitt.. Akankah aku mampu hidup bersamanya sedang dirinya saja tidak ingin hidup dengan ku?? Na.. Abang harus apa?? Kenapa ini begitu berat Na?? Hiks.."isak Prince seorang diri di kamarnya.


Prince memanglah pemuda yang cengeng jika mengenai wanita yang ia cintai. Tetapi ia akan tegas bagi siapa yang mengusik kehidupannya.


Jika Prince saat ini sedang menangis, demikian juga dengan Alzana. Untuk kesekian kalinya, Azka menolak dirinya untuk di sentuh.


Padahal Alzana hanya ingin menunaikan kewajibannya. Tetapi Azka? Selalu menolaknya. Hingga membuat keduanya bertengkar dan saling tidur terpisah.


Sama seperti keadaan Prince saat ini. Sungguh malang nasib keduanya. Seharusnya Prince dan Alzana lah yang menikah kemarin lusa.


Seharusnya saat ini mereka berdua sedang mereguk manisnya madu pernikahan. Tetapi karena Alzana yang salah pahm dan berakhir menikah dengan Azka, pernikahan keduanya tidak terjadi.


Malah Prince terpaksa menikahi saudara kembarnya lantaran Maira yang tidak terima jika Azka menikah dengan Alzana.


Sungguh miris kehidupan mereka berempat. Sangat miris!

__ADS_1


__ADS_2