Terpaksa Menikahi Sepupu

Terpaksa Menikahi Sepupu
Melihatnya saat tidur


__ADS_3

Setelah makan malam di apartemen Alzana waktu itu, kini Prince sudah beraktivitas seperti biasanya.


Hampir empat bulan berlalu sejak Alzana menghilang dan tidak terlihat dimana pun, kondisi mereka yang ditinggalkan sudah membaik.


Terutama Azka dan Maira. Tidak dengan Prince. karena selama empat bulan ini ialah yang selalu melihat dan memberikan kebutuhan Alzana tanpa diketahui oleh siapa pun.


Dan malam ini sedang beberes untuk kuliahnya besok pagi dan juga pekerjaannya sebagai dokter spesialis kejiwaan di Singapura.


Walau dirinya belum mendapat gelarnya, masih dokter biasa. Jangan ragukan kemampuan Prince dalam menangani pasiennya.


Salah satu pasiennya itu ya istrinya itu sendiri. Maira sudah lumayan membaik dengan terapi yang ia berikan tanpa sepengetahuan nya.


Jika tahu mungkin Maira akan marah padanya. Hanya saja Maira semakin nekad dan gencar mengejar Azka yang kini sudah duda.


Butuh waktu baginya untuk bisa menyeimbangkan dan menstabilkan dirinya yang terpuruk karena kepergian Alzana yang entah kemana.


Selama kurang lebih empat bulan ini ia menyendiri dan tidak ingin ditemui siapa pun, kini Azka sudah kembali keluar lagi dan berbicara seperti biasanya dengan Maira dan Prince.


Prince pun demikian. Ia tetap bersikap biasa saja demi Alzana. Demi permintaan Alzana yang tidak ingin kedua orang itu tahu.


Sementara Alzana semakin rajin dan giat dengan usahanya selama di Singapura. Selama empat bulan ini, ia selalu berbagi cerita dengan Prince di kamar nya dan juga di kamar Prince.


Terkadang Alzana sampai ketiduran di kamar Prince. Prince membiarkan saja. Ia malah mengungsi ke kamar Alzana.

__ADS_1


Ia pun tahu batasannya.


Alzana semakin maju dengan usahanya.


"Usaha apa kamu, Na?" tanya Prinnce waktu itu.


"Nih!" tunjuknya pada Prince pada layar laptopnya.


Prince menganga melihat itu. "I-ini.. Ini yang kamu tulis selama kamu SMP hingga saat ini?? Dan ini.. Penghasilannya??" tanya Prince masih dengan wajah terkejutnya.


Alzana mengangguk dan masih serius menulis bait demi bait kata-kata indah disana. Prince tercenung melihat itu.


"Jadi.. Kamu selama ini sebagai penulis , Na? Sama kayak Mami Annisa?"


"Terus uang itu untuk apa?" tanya Prince lagi.


"Untuk membangun rumah sakit untuk abang!"


Deg!


"Hah?" Prince menganga


"Kenapa? Abang nggak suka?"

__ADS_1


Prince menggeleng. "Bukan itu. Jadi selama ini kamu tidak pernah menarik uang mu hanya untuk Abang?? Kenapa Na?"


Alzana terkekeh, "Aku masih ingat dengan janjiku dulu. Jika suatu saat aku berhasil dalam usaha ku. Maka orang pertama yang aku berikan uang adalah Abang!"


"Kenapa begitu?"


"Karena Abang sumber inspirasiku dalam setiap menulis bait demi bait disini. Abang guru terbaik untukku selama hidupku. Walau kita tidak jadi menikah, tetapi kamu tetap yang istimewa Bang Prince.." jawab Alzana yang membuat Prince tertegun mendengar ucapan Alzana waktu itu.


Dan malam ini, ia kembali menyambangi kamar Alzana melalui pintu rahasia yang tersembunyi dibalik kamar mandinya.


Prince menyelinap masuk setelah selesai melakukan sholat malam. Ia duduk di tepi ranjang Alzana yang kini tertidur dengan kepala masih tertutup hijab.


Karena itulah kebiasaannya. Prince tersenyum, "Abang senang melihatmu sudah kembali seperti biasa hunny. Abang sangat bangga dengan pencapaian mu selama dirumah sakit dan juga di dalam menulis mu. Buku yang terbit sudah sangat banyak. Ternyata ilmu mami menurun padamu. Semoga kamu selalu bahagia Hunny. Karena dengan melihatmu bahagia, abang pun ikut bahagia.." lirih Prince sembari menghela nafas panajng.


Ia hanya bisa berbicara seperti ketika melihat Alzana tertidur. Jika seperti biasa, ia tidak bisa. Takut mengganggu gadis itu.


Ia yang sudah menjadi janda muda sangat menjaga marwahnya agar tidak menimbulkan fitnah nantinya.


Dan Prince senang akan hal itu.


Hanya tersisa dua tahun lebih lagi untuk mereka disana. Selebihnya mereka akan kembali ke tanah air.


Prince hanya bisa pasrah dengan keputusan takdir. Apapun yang akan terjadi nanti, maka itulah yang akan terjadi dan tidak bisa di ubah lagi.

__ADS_1


__ADS_2