Terpaksa Menikahi Sepupu

Terpaksa Menikahi Sepupu
Sibuk mengurus kepindahan


__ADS_3

Setelah amkan malam bersama itu, kini mereka sudah beraktivitas seperti biasanya. Papi Tama dan Abi Raga pun sudha kembali ke Singapura.


Prince yang semakin disibukkan dengan tugasnya yang harus ia selesaikan sebelum tiga bulan lagi semakin sibuk.


Alzana pun demikian. Ia pun semakin sibuk dengan kuliahnya. Hingga tidak ada waktu untuk keduanya bisa bertemu.


Berbeda dengan Azka dan Maira. Keduanya semakin terlihat kompak. Wajah Maira tidak sesedih dulu lagi.


Ia semkain ceria saat ini. Karena Azka sudah menerimanaya dengan lapang hati. Alzanadan Prince ikut bahagia melihat itu.


Mereka tidak iri dengan kemesraan keduanya yang semakin terlihat lengket saja setelah keduanya sah menjadi suami istri.


Kini kehidupan keduanya semakin jauh dari kata Iri dan dengki ingin merebut. Maira sudah mendapatkan apa yang ia mau.


Dan Alzana pun sudah mengikhlaskannya. Karena ia tahu keda orang itu memang berjodoh. Prince selaku seseorang yang begitu dekat dengannya sangat jarang untuk bertanya kesehariannya. Karena Prince tahu.


Ia tidak ingin mengganggu Alzana dengan uliahnya yang sebentar lagi selesai. Sedangkan Prince semakin sibuk dengan mengurus pekerjaannya yang akan ia pindahkan ke Jerman selama dua tahun lamanya.


Ia sibuk mengurus segala sesuatunya untuk kepindahanya ke Jerman. Begitu pun dengan Azka.


Ia pun sibuk mengurus kepindahannya untuk ke Kalimantan. sedang Alzana biasa saja. Karena dirinya di kirim kerumah sang Eyang yang kini sudah meninggal dunia.

__ADS_1


Rumah itu sepi tanpa penghuni.


Hanya pengurusnya saja yang tinggal disana. Maka dari itu Papi Tama mengirimnya kesana. Begitupun dengan Azka.


Ia pun sengaja dipindah kesana karena ada satu anak cabang perusahaan yang dibangun disana sednag mengalami masalah. Azka baru tahu itu setelah Rayyan menghubunginya tentang kepindahannya.


Sedangkan Prince sengaja Abi raga kirim ke Jerman, disana ada seorang profesor kenalannya sedang menunggu dirinya untuk membantu menyembuhkan putranya yang sedang depresi berat.


Mereka berempat baru menyadari hal itu setelah diberitahukan fakta yang sebenarnya. Mereka tidak marah.


Malag mereka sangat senang. Ternyata keda orang itu tidak sembaranagn membuang mereka. Mereka sudah merencanakan hal ini sebelumnya.


Yang mana mereka berempat harus di oper ke tempat yang sudah di tentukan. Pasangan itu harus berpisah sementara karena tugas.


Tetapi karena maslaah itu membuat Papi tama menghukum ke empatnya dengan cara tidak memberikan pesangon kepada mereka berempat.


Papi Tama dan Abi Raga sengaja menghukum ke empatnya seperti itu. Agar mereka bisa berfikir, ke depannya tidak agi melakukan hal seperti itu.


Walau perjanjian sudah lebih dulu dibuat dna harus dilaksanakan, maka terjadilah seperti yang kedua orang tua itu inginkan.


Mereka dibuang bukan tanpa maksud dan tanpa tujuan. Mereka dibuang karena memiliki maksud dan tujuan.

__ADS_1


Dan itulah tujuan mereka semua. Kini Azka dan Maira baru paham apa arti hukuman itu. Begitu pun dengan Prince dan Alzana. Mereka bisa memaklumi itu.


Keduanya tidak merasa keberatan.


Setelha tiga bulan berlalu, kini mereka sudah bertemu lagi dengan kedua orang tau mereka. Maira bersujud dan bersimpuh di kaki mami Annisa memohon ampunan karena telah melakukan kesalahan.


Mami Annisa memakluminya.


Semua itu pun karena dirinya yang dulu tidak mengizinkan Maira menikah dengan Azka. Ia pun ikut andil di dalamnya.


Tetapi tak apa. Semua itu sudah menjadi goresan takdir. Semua itu harus terjadi karena memang itulah yang seharusnya terjadi. Seperti kata Prince dulunya,


"Jika memang dia jodohku, maka akan kembali padaku. Sejauh appaun dia pergi dan meninggalkan ku. Jika memang sudah takdirnya pastilah menemukan jalannya. Inilah yang terjadi pada kami saat ini. Jodoh kami sedang tertukar saat ini. Tak apa. Kami Ikhlas. Semua ini sudah takdir. Bukankah takdir yang sudah tergores tidak bisa kita ubah lagi? Perjanjian yang sudah terjadi di dalam lauhul mahfudh?


Bisa saja kita mengubahnya. Tiada yang bisa mengubah takdir terkecuali dengan doa. Berdoa lah yang baik untuk takdir hidup kita dan juga orang lain. Niscaya Allah mengizinkannya. Atas izin Allah.


Jadi.. Jika yang terjadi saat ini janganlah di sesali. Semua ini sudah menjadi ujian untuk kita berempat yang mengalaminya. Allah tahu karena kita mampu makanya Allah memberikannya pada kita.


Ingatlah ini.


Apa yang menjadi milik kita akan kembali pada kita. Dan apapun yang bukan milik kita, sekuat apapun kita memegang dan menggenggamnya, pasti akan terlepas jua.." Ucap Prince waktu itu yang diangguki oleh mereka semua.

__ADS_1


__ADS_2