
Arsyla sedikit berlari ke arah pintu keluar. Hanzo yang tadi di perintahkan untuk menjaga Arsyla segera menyusul gadis itu dan menemaninya menunggu sang kaka di pintu masuk restoran.
Arsyla yang di susul oleh Hanzo tersenyum. ia cukup dekat dengan Hanzo bahkan ia memanggilnya dengan sebutan kakak seperti ia memanggil Josep. namun berbeda dengan Hanzo, laki-laki itu memanggil Arsyla dengan sebutan nona karena gadis itu adalah adik dari bosnya.
"kak, kakakku tidak akan menikah dengan wanita itu kan? aku hanya ingin kak Alesia yang menjadi kakak iparku, " tanya Alesia kepada Hanzo.
"nona tenang saja. tuan tidak akan menikah dengan wanita itu, jadi masih ada kesempatan untuk nona Alesia bersama dengan tuan, " jawab Hanzo menenangkan Arsyla.
Arsyla yang mendengar itu tentu saja senang. Arsyla meski sudah beranjak dewasa tetap terus di awasi oleh Josep dan tidak di biarkan untuk terjerumus dengan pergaulan yang bebas.
bahkan meski Josep adalah laki-laki brengsek dan baji**ngan laki-laki itu tidak akan membiarkan adiknya menjadi seperti dirinya bahkan tergila-gila dengan yang nambah ****.
tidak lama kemudian mobil yang di bawa Josep datang. Arsyla yang melihat itu tentu saja senang karena kakaknya sudah datang. Josep yang melihat Arsyla di luar kesal.
setelah memberhentikan mobilnya Josep segera keluar dan meninggalkan Alesia begitu saja. Alesia yang melihat itu tersenyum ternyata Josep lebih mementingkan adiknya dari siapapun termasuk dirinya.
"astaga mengapa aku malah berpikir seperti itu? memangnya siapa aku? " gumam Alesia bertanya para dirinya sendiri dan segera keluar dari mobil.
__ADS_1
Josep menghampiri Arsyla dan langsung memeluk gadis itu, sepertinya sudah beberapa hari ia tidak bertemu dengan Arsyla karena kesibukannya. dan juga ia menatap tajam ke arah Hanzo membuat Hanzo segera menjauh dari sana.
"mengapa kau di luar? bukannya menunggu di dalam saja? " tanya Josep khawatir.
Arsyla tersenyum namun sebelum ia menjawab pertanyaan sang kakak ia melihat seorang wanita yang tidak asing baginya. ya ia ingat jika dia adalah Alesia, wanita yang sangat ia sukai meski baru bertemu beberapa kali.
"kak Alesia! " pekik gadis itu dan berlari ke arah Alesia lalu memeluk wanita itu dengan erat.
Josep yang di abaikan oleh Arsyla merasa cemburu. namun saat melihat Alesia yang senang melihat Arsyla bahkan seperti menganggapnya adik sendiri membuat Josep tersenyum dan semakin menyukai Alesia.
"hey hati-hati nanti bisa jatuh, " ucap Alesia kepada Arsyla sambil mengelus kepala gadis itu pelan.
"aduhhh baiklah, jika adikku ada di sini mungkin ia akan marah kepadaku karena lebih dekat dengan orang lain, " ucap Alesia terkekeh mengingat adiknya yang manja juga.
"woah, kau memiliki adik rupanya, siapa namanya? dia laki-laki atau perempuan? aku ingin berkenalan dengannya, " cerocos Arsyla membuat Alesia kewalahan.
Josep yang melihat itu segera menghentikan Arsyla, jika tidak mungkin akan memakan waktu yang lama karena pertanyaan-pertanyaan dari adiknya itu.
__ADS_1
"sudah kalian bisa mengobrol lagi nanti, sebaiknya kita masuk, " ujar Josep membuat kedua wanita itu sadar.
"baiklah, " jawab mereka serentak.
lalu mereka bertiga segera masuk karena mereka yakin semuanya telah menunggu kedatangan mereka. sedangkan di satu sisi ibu Josep sempat bingung dengan nama yang di sebutkan oleh Arsyla tadi.
"Alesia? siapa wanita itu sampai membuat Arsyla menyukainya tante? " tanya Felly penasaran.
tidak ada yang boleh memiliki Josep selain dirinya, sekalipun wanita itu sangat di sukai oleh Arsyla maupun kedua orang tua Josep.
"tante juga tidak tahu, sudahlah tidak usah di pikirkan, " jawab ibu Alesia yang sebenarnya juga penasaran.
mereka kembali mengobrol hingga tidak menyadari kedatangan Josep dan kedua wanita yang memegang kedua langannya kanan dan kiri. Alesia memegang lengan Josep sebelah kanan sedangkan Arsyla sebelah kiri.
"ekehm, maaf kami terlambat, " ujar Josep setelah Arsyla duduk di samping sang ibu dan menghentikan obrolan mereka hingga mereka terkejut dengan apa yang mereka lihat sekarang.
💘💘💘💘💘💘💘💘💘
__ADS_1
...ISTRI YANG TAK DIANGGAP BY SITI FATIMAH...