
Alesia mengerjapkan matanya, dengan perlahan ia membuka matanya dan menatap langit-langit kamar yang asing baginya.
saat sadar ia tengah bukan berada di kamarnya ia terlonjak kaget dan langsung terduduk. ia melihat ke sekitar, kamar yang dominan dengan warna abu-abu dan hitam serta bau mint yang khas tentu saja kamar ini adalah kamar laki-laki.
"aku di mana? kenapa aku bisa ada di sini? " tanya Alesia kepada dirinya sendiri.
Alesia melihat ke sekelilingnya. ia bingung dimana ia berada sekarang. namun ia baru sadar dan langsung mengecek pakaiannya yang masih komplit atau justru tidak.
setelah melihat pakaiannya masih melekat seperti awal ia memakainya namun agak sedikit berantakan karena ia tidur tadi. Alesia menghela napas lega.
ia mulai bangkit dari duduknya, kepalanya masih terasa sedikit pusing. Alesia berjalan menuju pintu kamar, saat membuka pintu kamar ia terkejut karena pintu kamar tidak di kunci.
"tidak di kunci? ini serius? berarti aku tidak di culik dong, " gumam Alesia sambil memegang gagang pintu.
Alesia dengan yakin membuka pintu kamar dan langsung di suguhi dengan luasnya ruang tamu. Alesia merasa tidak asing dengan ruang tamu itu. saat ia ingat-ingat, ia baru ke sini kemarin malam.
__ADS_1
"astaga bukankan kah ini, Penthous milik Josep? " ucap Alesia terkejut.
sedangkan sosok laki-laki yang sudah menunggunya di ruang tamu tersenyum kala mendengar suara Alesia yang terkejut.
Alesia menggeleng, kenapa ia bisa ada di sini, itulah yang terus ia tanyakan sejak tadi. Alesia melangkah menuju sofa ruang tamu.
di sana ia melihat seseorang yang tengah menonton televisi dengan santai. saat sudah sampai di sana, ia semakin di buat terkejut oleh Josep yang hanya menggunakan handuk saja
"kayaaaa! mengapa kau tidak mengenakan pakaian?! " teriak Alesia sambil menutup kedua matanya menggunakan tangannya.
Josep hanya acuh dengan teriakan Alesia. laki-laki itu justru menarik Alesia untuk duduk di sampingnya. Alesia yang terjatuh duduk di samping Josep segera sedikit menjauh.
"a-apa yang kau lakukan? lepaskan aku! " tanya Alesia terkejut dan mulai memberontak.
"aku tidak menerima penolakan Alesia! " tegas Josep lalu ia langsung mencumbu Alesia dengan kasar.
__ADS_1
Alesia yang di perlakuan seperti itu tentu saja memberontak. frist kiss nya di ambil oleh Josep. laki-laki yang sangat ia ingin jauhi sekarang. Josep tidak memperdulikan Alesia yang terus meronta bahkan sudah mengeluarkan air mata.
setelah merasa Alesia sudah kehabisan napas, Josep baru melepaskan ciumannya. laki-laki itu menatap datar ke arah Alesia yang menangis akibat ciumannya dan juga Alesia terus menolak dirinya.
"untuk apa kau menangis? kau milikku, hanya milikku ingin itu! " tegas Josep sambil menghapus air mata Alesia.
Alesia menghindari tatapan Josep yang semakin membuat Josep tidak menyukainya. Josep tidak kunjung beranjak dari atas tubuh Alesia, membiarkan wanita itu terus berada di bawahnya.
"jika kau menurut, semuanya akan baik-baik saja begitupun dengan keluargamu! jadilah kekasihku yang penurut! " tekan Josep sedikit mengancam.
Alesia yang mendengar Josep membawa-bawa keluarganya langsung melotot dan menatap tajam ke arah Josep. Josep yang di tatap seperti itu hanya tersenyum, sungguh tidak menyangka Alesia dapat melempari tatapan tajam kepadanya.
"apa maksudmu? jangan lukai keluarga ku! " tanya Alesia mulai berani kepada Josep.
💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘
__ADS_1
...NIKAHI AKU, PAK DOSEN BY AVEEI...