
sesampainya di taman kota, Josep mencari parkiran yang kosong. setelah mendapatkan parkiran kosong, ia segera memarkirkan mobilnya di sana dan turun dari mobil bersama Alesia. Alesia merasa sangat senang kala mereka sampai di sana.
taman kota sedang sangat ramai hari ini, terlebih banyak anak kecil yang berlarian ke sana kemari, membuat Alesia merasakan kesenangan tersendiri. seharusnya ia datang ke sini bersama Henry adiknya, pasti akan sangat senang.
Alesia terlihat murung setelah melihat anak-anak itu. Josep yang melihat itu tentu saja bingung, padahal saat mereka datang tadi Alesia terlihat sangat happy. Josep mendekatkan diri pada Alesia lalu bertanya pada wanita itu mengapa diam saja.
"ada apa? mengapa kamu menjadi murung? " tanya Josep merangkul Alesia.
Alesia tersadar dari lamunannya, ia tersenyum sambil menatap Josep lalu kembali melihat ke arah anak-anak yang tengah bermain seraya menjawab pertanyaan dari laki-laki itu.
"aku hanya merindukan Henry, dan juga jika Henry aku ajak ke taman dia pasti akan sangat senang, boleh kah besok setelah pulang kerja aku kembali ke rumah? aku merindukan rumah ku, " jawab Alesia panjang lebar dan meminta izin.
Josep terdiam. Alesia seperti ini juga karena dirinya, seandainya ia membiarkan Alesia melihat adiknya lebih dulu mungkin dia tidak akan se murung ini. Josep mengangguk tentu saja memperbolehkan, terlebih Henry adalah adik Satu-satunya Alesia.
"tentu, aku juga merasa bersalah padanya karena membawamu pergi sebelum ia melihat untuk terakhir kalinya, " sahut Josep sambil menatap anak-anak yang terus berlarian.
"ya, mungkin dia marah padaku nanti saat bertemu, " lanjut Alesia sambil berjalan mengelilingi taman.
__ADS_1
Josep yang mendengar itu menjadi tidak enak. ia juga memiliki adik dan sangat ia manjakan dan sayangi begitu juga dengan perasaan Alesia kepada adiknya. Josep ingin meminta maaf kepada Henry, namun ia bingung harus apa.
"Alesia, apakah ada yang di sukai adikmu? atau barang yang tengah ia inginkan? " tanya Josep setelah lama diam.
"banyak yang dia sukai, barang yang dia inginkan adalah sepeda baru... aku sudah berjanji padanya untuk membelikan sepeda baru untuknya ketika mendapatkan gaji pertama ku, kenapa kamu bertanya? ingin membelikannya? " jawab Alesia dan menebak tepat sasaran.
"hehe iya, sebagai ucapan maaf ku karena membawamu begitu saja, " ucap Josep malu.
Alesia tersenyum. bisa saja sebenarnya ia meminta kepada Josep namun, Josep belum siapa-siapanya jadi ia tidak memiliki hak seperti itu pada laki-laki itu. namun jika Josep berinisiatif untuk membelikannya sendiri, Alesia akan sangat senang dan berterimakasih.
"untuk? " tanya Josep.
"sudah mau membelikan sepeda untuk adikku, " jawab Alesia.
Josep yang melihat wajah Alesia sangat cantik ketika tersenyum merasa salah tingkah. ia mengangguk dan mengalihkan perhatiannya dari wajah Alesia mengarah lurus ke depan.
dan saat itu ia melihat ada toko eskrim, Josep meminta Alesia untuk menunggunya di salah satu kursi yang tersedia di taman sedangkan ia akan membelikan eskrim. Alesia menurut dan hendak mencari tempat namun tiba-tiba ada yang menabraknya dari belakang.
__ADS_1
bruk
"ouch, maaf tante aku tidak sengaja menabrak mu, " ucap gadis kecil yang terjatuh meminta maaf.
Alesia yang mendengar itu tersenyum, lalu membantu gadis kecil itu untuk bangun. ia tidak masalah jika ada yang menabraknya namun tidak menyangka sudah dari kecil di ajarkan untuk meminta maaf jika salah, namun itu memang sudah sewajarnya.
"tidak masalah cantik, kembalilah bermain, " sahut Alesia lalu menyuruh gadi itu untuk pergi.
gadis kecil itu mengangguk, sebelum pergi ia tersenyum pada Alesia dan pergi meninggalkan Alesia kembali pada teman-temannya. sejujurnya Alesia sangat iri pada gadis itu, karena dulu saat ia kecil ia tidak memiliki teman begitu juga dengan adiknya sekarang, ia merasa sedih jika mengingat itu.
"hey ada apa? mengapa kamu kembali murung? " tanya Josep yang tiba-tiba muncul dari belakang Alesia.
💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘
...DURI DI DALAM PERNIKAHAN BY PIPIHPERMATASARI...
__ADS_1