TERTAWAN CINTA SANG PENGUASA

TERTAWAN CINTA SANG PENGUASA
BAB 36


__ADS_3

"apa kau serius? tentu saja aku suka, ayok segera ke sana, " ujar Alesia dan segera turun dari mobil meninggalkan Josep.


Alesia berlari menuju ke pantai, ia sudah sangat jarang ke tempat ini. dikarenakan ia sibuk mencari kerja dan belajar jadi ia tidak memiliki waktu lagi untuk datang ke tempat ini. Josep yang melihat itu tersenyum dan menyusul Alesia.


sesampainya di pinggir pantai, Alesia merentangkan lengannya lebar-lebar sambil memejamkan mata, membiarkan angin laut menghantam wajahnya.


Josep yang melihat itu tersenyum, lalu tanpa aba-aba memeluk Alesia dari belakang. Alesia hanya diam, ia terlalu fokus dengan rasa senang ini hingga melupakan jika mereka adalah atasan dan bawahan.


Alesia melakukan itu cukup lama. Josep juga memeluk Alesia dengan nyaman. setelah puas dengan itu, Alesia mengajak Josep untuk membeli jagung bakar.


"hey, ayok beli jagung bakar, " ajak Alesia.


"kau menginginkannya? baiklah ayok, " jawab Josep dan menarik Alesia menuju restoran yang menjual jagung bakar.


mereka berjalan sambil berpegangan tangan. Josep tidak menyangka jika Alesia juga menyukaimu pantai, sungguh kesempatan yang besar untuknya.


"aku baru tahu jika kau menyukai pantai juga, " ujar Alesia tiba-tiba.


"ya, aku menyukai pantai karena tenang, " sahut Josep sambil menatap wanita itu yang tengah tersenyum sambil melihat ke arah pantai.

__ADS_1


pemandangan yang sangat cantik, bahkan lebih cantik dari indahnya pantai yang ada di hadapan mereka. tidak lama kemudian mereka sampai di restoran.


restoran itu sangat terbuka, pintu masuknya besar dan lebar agar para pengunjung dapat melihat indahnya pantai. Alesia dan Josep memilih tempat paling pojok, namun tetap dapat melihat pantai.


Josep segera memesan jagung bakar, dan beberapa seafood bakar untuk mereka makan. Alesia tidak henti-hentinya menatap ke arah pantai yang sekarang cukup ramai.


begitu juga dengan Josep, laki-laki itu tidak henti-hentinya menatap wajah Alesia yang tersenyum indah yang terus menatap ke arah pantai.


"indah bukan? " tanya Alesia kepada Josep tanpa melihat laki-laki itu.


"iya, sangat indah dan cantik, " jawab Josep tanpa mengalihkan pandangannya.


Josep yang melihat itu tertawa kecil, sungguh menggemaskan jika Alesia tengah salah tingkah. terlebih wajah Alesia yang memerah, membuat wanita itu sangat manis.


tidak lama kemudian, pesanan mereka datang. Alesia dengan mata berbinar mengambil jagung bakarnya, setelah pelayan meletakan nya dan pergi meninggalkan mereka.


"eumm, jagung ini sangat manis, " ungkap Alesia.


Josep hanya mengangguk saja, karena memang benar jagung bakar itu mandi seperti wanita yang ada di hadapannya.

__ADS_1


Josep yang melihat Alesia makan dengan berantakan dan belepotan di sekitar bibirnya tersenyum. lalu laki-laki itu mengambil tisu dan mengelap bibir Alesia.


Alesia yang din perlakuan seperti itu kembali salah tingkah. entahlah ia benar-benar merasa terbawa perasaan ketika Josep bertingkah lembut dan bersikap manis kepadanya.


"terimakasih, " ucap Alesia sedikit malu.


"sama-sama, Alesia aku ingin mengatakan hal yang serius, " sahut Josep.


"hal yang serius? katakan saja, " balas Alesia.


Josep tersenyum melihat Alesia yang begitu tenang. sebelum berucap, Josep menghembuskan napas beratnya terlebih dahulu. ia takut jika Alesia menolaknya bahkan meresponnya dengan kasar.


"Alesia, aku menyukaimu tidak lebih tepatnya mencintaimu.... will you marry me? "


💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘


...GAIRAH CINTA KAKA ANGKAT BY ENI PUA...


__ADS_1


__ADS_2