
Tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mereka sampai di toko perhiasan. toko perhiasan yang mereka datangi sudah hampir tutup, namun karena Josep adalah tamu spesial membuat para karyawan tidak ada yang berani melarang laki-laki itu masuk.
mereka berdua masuk ke dalam toko perhiasan dan langsung menemui pemilik toko. mereka berdua duduk di kursi tunggu selagi salah satu penjaga toko memanggil bos mereka. Alesia tidak menyangka ia akan menikah dengan Josep dalam waktu satu minggu lagi.
"Josep, kamu yakin kita akan menikah minggu depan? " tanya Alesia pada laki-laki itu.
"iya, aku sangat yakin... pulang dari toko ini kita ke rumah ibumu untuk meminta izin darinya, " jawab Josep serius dan merangkul Alesia.
"aku tak yakin jika ibu akan mengizinkannya, " takut Alesia menatap Josep.
Josep juga berpikir seperti itu, namun ia meyakinkan dirinya jika ibu Alesia nantinya akan setuju. untuk masalah ayahnya Alesia ia tidak yakin karena sampai sekarang ia tidak pernah bertemu dengan ayah Alesia.
karena keasikan mengobrol mereka tidak menyadari kehadiran pemilik toko perhiasan tersebut. pemilik toko tersebut memanggil Josep membuat Josep tersadar dan mengambil cincin yang ia pesan. sebelum ia pergi ia melihat keaslian dan kualitas cincin tersebut.
"tenang saja tuan, kualitasnya adalah kualitas terbaik dan selama pembuatan saya ikut turun mengawasi, " ujar pemilik toko sedikit risau.
"baiklah, aku ambil... sudah ku lunasi, kau bisa mengeceknya, " sahut Josep dan membawa cincin tersebut.
"baik, terimakasih dan hati-hati di jalan tuan, " ucap pemilik toko sambil sedikit membungkuk.
Josep hanya mengangkat tangan saja. lalu ia segera membawa Alesia keluar dan kembali ke dalam mobil. setelah mereka berada di dalam mobil, Josep segera melajukan mobilnya menuju kediaman Alesia.
...****************...
Josep tengah berhadapan dengan ibu Alesia dan juga adik Alesia. ia mungkin akan lebih mudah mendapatkan izin dari ibu Alesia namun tidak dengan adik Alesia, Henry.
__ADS_1
"ada apa kau datang ke sini malam-malam nak? kan bisa besok pagi," tanya ibu Alesia sambil mengelus surai panjang milik Alesia.
"maafkan aku karena datang malam-malam, aku ke sini mau meminta izin untuk meminang Alesia... pernikahan akan di adakan minggu depan, aku membutuhkan izin darimu ibu, " ucap Josep langsung yo the point meski ia merasa gugup.
ibu Alesia terdiam mendengar itu, tentu saja ia senang saat mendengar putrinya akan di pinang. ibu Alesia melihat ke arah putrinya yang tengah menggigit bibir dalamnya takut jika sang ibu tidak mengizinkan.
"hahah, akhirnya putriku akan menikah... ibu mengizinkan tolong jaga putriku, " tawa ibu Alesia bahagia sampai menangis haru.
Josep dan Alesia terkejut, tidak menyangka jika ibunya menyetujuinya. Alesia langsung memeluk ibunya dengan erat, ia menangis karena sebentar lagi ia akan lepas dari ibunya dan menjadi seorang istri dari anak konglomerat.
"aku belum setuju loh, " ujar Henry tiba-tiba yang sejak tadi hanya diam.
"oh ya, aku minta maaf karena membawa kakakmu tanpa seizin mu... sekarang izinkan aku untuk menikahi kakakmu ya? " ucap Josep tersenyum dan meminta izin pada laki-laki itu.
"syarat? syarat apa? katakan saja, jika aku sanggup aku akan menurutinya jika tidak kita cari cara lain, " jelas Josep.
Henry tersenyum dan setuju. ia melihat ke arah kakaknya yang paling ia sayangi dan tidak mau melihatnya terluka sedikit. Henry kembali menatap Josep yang sudah menunggunya berbicara.
"kakak ku sampai minggu depan akan tinggal di sini dan selama seminggu kau tidak boleh menemuinya hingga hari pernikahan tidak, dan jangan pernah tinggalkan dia atau membuatnya menangis... jika itu terjadi aku tidak akan segan-segan membawanya kembali, " ujar Henry mengajukan syarat membuat Josep terkejut.
tidak mungkin ia tidak bertemu dengan Alesia selama itu, namun syaratnya saja sudah seperti ini misalnya laki-laki muda itu mencari syarat lainnya yang akan lebih parah.
"hanya itu saja? baiklah aku sanggup untuk melakukannya, tapi bagaimana dengan ayah Alesia? " ucap Josep dengan berani meski sedikit kesal dan bertanya dengan hati-hati.
ibu Alesia terdiam. ya benar yang di katakan oleh Josep, pernikahan mereka harus ada walinya jika ayah Alesia tidak datang mau tidak mau harus menggunakan wali.
__ADS_1
"tak apa, nanti biarkan aku yang berbicara dengannya jika dia datang dia akan tetap menjadi wali nikah kalian namun jika tidak kita walikan saja dengan orang lain, " jawab ibu Alesia dengan sabar.
"baiklah, aku juga harus memberi tahu orang tuaku... aku izin pulang, " ucap Josep lesu.
ibu Alesia hanya mengangguk dan menyuruh Alesia mengantar Josep. sedangkan Henry merasa sangat senang, karena sebelum kakaknya menikah ia bisa bersama dengan kakaknya selama satu minggu.
Alesia mengantar Josep ke depan pintu. laki-laki itu terlihat cemberut, sesampainya di pintu Josep langsung memeluk Alesia membuat Alesia tersenyum karena sebentar lagi mereka tidak akan bertemu selama seminggu sebelum pernikahan.
"aku pasti akan merindukanmu, selama aku tidak ada jangan nakal dan pergi dengan laki-laki lain! " ucap Josep sambil menasehati Alesia.
"ya, aku tak akan nakal... sudah sana pergi, ini sudah malam ibu dan ayahmu juga harus tahu hal ini bukan, " sahut Alesia sambil mengelus kepala Josep sambil melepaskan pelukan laki-laki itu.
"iya baiklah, jaga dirimu baik-baik, " ucap Josep dan mengecup kening Alesia lalu segera berjalan menjauhi rumah Alesia.
Josep pulang dengan keadaan sedih dan juga senang. sedih karena tidak dapat bertemu dengan Alesia selama seminggu, senang karena ibu Alesia menyetujui pernikahan mereka dan Henry pun juga seperti itu.
Alesia kembali masuk ke dalam rumah setelah mobil Josep sudah tidak terlihat lagi dari halaman rumahnya. ia merasa gugup meski waktunya masih cukup lama untuk mereka menikah, Alesia masuk dan kembali memeluk ibunya yang sudah menyetujui pernikahan mereka tidak lupa ia memeluk Henry juga.
jika bukan karena syarat dari Henry, mungkin waktunya dengan mereka berdua hampir sudah tidak ada. ia sangat senang memiliki adik yang pintar seperti Henry. nanti setelah menikah ia mungkin akan sangat jarang bertemu dengan mereka berdua.
💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘
jangan lupa mampir yah di Novel gadis pemimpi
__ADS_1