TERTAWAN CINTA SANG PENGUASA

TERTAWAN CINTA SANG PENGUASA
BAB 43


__ADS_3

sore berganti malam. Hanzo sudah bersiap dengan menggendong Alesia bak karung beras. ia sudah memastikan jika gedung perusahaan benar-benar sudah kosong.


setelah itu ia membawa Alesia untuk turun dan keluar dari perusahaan. di depan lobby perusahaan, mobilnya sudah terparkir rapi di sana. sebenarnya Hanzo agak sedikit kesulitan saat membawa Alesia.


terlebih ia takut jika memegang Alesia pada tempat yang salah, jika Josep tahu mungkin tamat riwayatnya hari itu juga. setelah keluar dari lift Hanzo segera menuju lobby.


sesampainya di lobby perusahaan ia segera menuju mobilnya, sesampainya di sana Hanzo meletakkan Alesia di kursi penumpang. setelah itu ia segera masuk ke dalam bagian kemudi dan segera meninggalkan perusahaan sebelum ada orang yang melihatnya dan mencurigainya.


dengan kecepatan rata-rata, Hanzo segera menuju ke Apartemen tempat Josep berada sekarang. jika bukan permintaan dari bosnya ia juga tidak akan melakukan hal sekejam ini.


tidak membutuhkan waktu yang lama bagi Hanzo untuk sampai di sana. sekarang ia tengah memarkirkan mobilnya. setelah itu ia kembali menggendong Alesia seperti karung beras.


lalu Hanzo langsung menuju lift yang langsung ke Penthous milik Josep. tidak membutuhkan waktu yang lama ia sudah sampai di dalam Penthous milik bosnya dan menghampiri Josep yang hanya mengenakan handuk saja.

__ADS_1


Josep yang baru saja selesai mandi dan hendak ke dapur tidak jadi karena Hanzo membawa Alesia. sebenarnya Josep ingin marah karena Hanzo membawa Alesia seperti karung beras.


namun mengingat Alesia tengah tidur ia tidak mungkin mengeluarkan suara yang keras. Hanzo memberikan Alesia kepada Josep. Josep menerima Alesia dan menggendongnya Alesia ala bridal style.


"kerja bagus, bonus akhir bulan aku tambahkan dan sekarang buatkan aku kopi, " ucap Josep pelan.


"huft, baiklah, " jawab Hanzo dengan senang namun ia sudah lelah.


Josep membawa Alesia menuju kamarnya. membiarkan wanita itu tertidur dengan lelap. Josep juga tadi sudah menghubungi Ibu Alesia jika Alesia tidak akan pulang hari ini, tidak lebih tepatnya Alesia tidak akan pulang lagi.


Josep menaruh tubuh Alesia di atas ranjang, ia melepaskan sepatu yang digunakan Alesia lalu menutup tubuh gadis itu hingga batas dada menggunakan selimut.


Josep duduk di samping Alesia sambil mengelus wajah cantik itu dengan pelan dan penuh perasaan.

__ADS_1


"kau cantik sayang, dan kau hanya akan menjadi milikku... cepat atau lambat kau akan membalas perasaan ku ini, " ucap Josep di kuping Alesia dan mengecup pelan kening wanita itu.


Alesia sedikit bergerak membuat Josep menjauhkan diri, ia tidak mau membangunkan Alesia maka dari itu ia segera pergi dari kamarnya dan menuju dapur untuk meminta kopinya.


sesampainya di ruang tamu, ia melihat Hanzo yang membawa kopinya lalu memberikannya. Hanzo izin untuk pamit karena pekerjaannya sudah selesai hari ini jadi ia tidak harus berlama-lama di sana.


"oh ya Hanzo, ada satu tugas lagi untukmu... belikan perlengkapan wanita untuk wanitaku, aku harap besok sore sudah selesai, " jelas Josep memberikan perintah kepada Hanzo. Hanzo hanya mengangguk lalu segera pergi dari sana.


Josep duduk di sofa dan menyalakan televisi. sambil menunggu Alesia bangun, ia akan menghabiskan waktu sambil menonton televisi dan meminum kopi.


💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘


...SUAMI KEDUA {TRADISI KELUARGA SUAMIKU} BY BIGGEST...

__ADS_1



__ADS_2