
setelah meletakkan Alesia di atas kasur dengan benar. Josep langsung menuju ke balkon kamar. ia hendak merokok makanya memilih untuk keluar.
hal itu sudah biasa ia lakukan setiap malamnya. rokok sudah menjadi candunya selain wanita yang menjadi candunya. tadi ketika Alesia tidur wanita itu terlihat sangat manis membuat gairah Josep timbul.
karena ia tipe laki-laki yang tidak akan berbuat sesuatu tanpa seizin dari orangnya atau tidak sadarkan diri seperti Alesia sekarang. biasanya ia akan langsung mencari wanita panggilan untuk memuaskan ya.
namun kali ini Josep tidak ingin melakukan itu, entahlah ia merasa jika ia kembali melakukan itu di dekat Alesia ia merasa sangat bersalah bahkan sebelum ia melakukannya.
melupakan pikiran itu, Josep kembali berpikir siapa sebenarnya ayah Alesia hingga ia tidak tahu sama sekali tentang laki-laki itu. bahkan kedua orang tuanya mengenal ayah Alesia.
mengingat ibunya bilang jika ayah Alesia adalah salah satu teman bisnis ayahnya. namun semenjak Josep yang memegang perusahaan ia tidak pernah tahu jika ayahnya memiliki teman bisnis dengan marga Dallas.
"siapa ayah Alesia sebenarnya? bahkan aku saja sulit untuk mencari tahu tentang laki-laki itu, " gumam Josep tidak habis pikir.
"akhh sudahlah, ini juga sudah malam sebaiknya aku tidur saja, " lanjut Josep dan segera mematikan rokoknya.
setelah itu ia masuk ke dalam kamar tidak lupa ia menutup pintu balkon. lalu ia berjalan ke arah saklar lampu dan mematikan lampu agar lebih nyenyak saat tidur.
setelah itu Josep berjalan ke arah ranjangnya yang sudah ada Alesia di sana. Josep melepaskan sepatunya dan segera merebahkan dirinya di samping Alesia dan segera tidur.
mereka tidur dengan posisi, Alesia membelakangi Josep begitu juga dengan Josep yang membelakangi Alesia. entahlah mereka merasa lebih nyaman seperti itu, mungkin karena baru pertama kali untuk mereka tidur di ranjang yang sama.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
malam kini berganti menjadi pagi, bulan di gantikan oleh matahari yang siap menyinari bumi dengan cahaya oren kekuningan yang menghantarkan hangat dan kehidupan bagi makhluk hidup di bawahnya.
Alesia sudah bangun dari tidurnya. ia merasa jika semalam ia tidur dengan sangat nyenyak setelah menangis. saat ia terbangun tadi ia sempat terkejut karena melihat Josep di sampingnya.
bahkan ia sempat mengecek dirinya masih menggunakan pakaian lengkap atau tidaknya. namun setelah semuanya aman ia menatap Josep yang masih tertidur dengan lelap.
__ADS_1
laki-laki itu sangat imut dan menggemaskan ketika tengah tidur. Alesia tersenyum ingin sekali rasanya mengusak rambut Josep namun ia tidak mau mengganggu tidur laki-laki itu yang terlihat sangat nyaman.
saat tengah asik memperhatikan Josep, pintu kamar ada yang mengetuk. Alesia yang mendengar itu turun dari atas ranjang dan melihat siapa yang datang pagi-pagi seperti ini.
Alesia membuka pintu dan mendapati seorang pelayan yang umurnya tidak jauh darinya membawakan sebuah tas yang berisi pakaian untuk Alesia. pelayan itu terlihat tidak menyukai Alesia.
"ada apa ya? " tanya Alesia mencoba ramah.
"ini, cepat bersihkan dirimu dan turun ke bawah nyonya sudah menunggumu! " ketus pelayan itu lalu segera pergi dari sana.
Alesia yang melihat itu menggeleng tidak mengerti. apakah pelayan itu merasa jika dirinya kalah saing dengannya? atau apa karena lebih cantik Alesia dari pada dirinya?
"aneh, " gumam Alesia dan kembali masuk ke dalam.
sedangkan pelayan itu bergumam dan memaki Alesia. ia merasa jika lebih cantik dirinya dari pada Alesia, lalu mengapa Josep justru lebih menyukai Alesia yang bahkan hanya orang baru di hidup Josep.
"tentu saja putra ku akan memilihnya, dari segi sifat, sikap dan gaya bicaranya dia jauh lebih baik darimu... bahkan dia lebih cantik darimu, " celetuk ibu Josep membuat pelayan itu terkejut lalu segera pergi dari sana karena malu.
ibu Josep hanya menggeleng saja melihat tingkah pelayan mudanya, menang Josep memiliki daya tarik tersendiri bahkan sampai para pelayan pun menyukainya.
ibu Josep kembali melanjutkan menonton televisi sambil menunggu Alesia datang menghampiri nya. sedangkan Alesia yang baru saja selesai membersihkannya diri segera memakai pakaian yang sudah di siapkan untuknya.
setelah selesai berpakaian, Alesia segera keluar dari kamar mandi. ia berpikir jika Josep sudah bangun namun justru sebaliknya, laki-laki itu semakin kenyamanan diri di balik selimut yang sudah berantakan.
Alesia hanya menggeleng melihat tidur Josep yang seperti anak kecil, lalu karena ia tidak mau membuat ibu Josep menunggu terlalu lama. ia segera keluar dari kamar Josep dan membiarkan laki-laki itu tidur hingga puas.
Alesia turun melewati tangga yang akan membawanya langsung menuju ruang keluarga dimana ibu Josep sudah menunggunya di sana. saat sampai di sana ia melihat ibu Josep tengah menonton televisi.
Alesia menghampiri wanita itu dan menyapa wanita itu. ibu Josep yang sudah menunggu Alesia sejak tadi tentu saja sangat senang dengan kedatangan Alesia.
__ADS_1
"selamat pagi mom, " sapa Alesia.
"eh pagi sayang, " balas ibu Josep sambil membawa Alesia untuk duduk di sampingnya.
"mom maaf soal sikapku semalam, aku hanya tidak suka membahas orang itu, " ujar Alesia jujur.
"tidak masalah sayang. mommy tidak mengetahui masalah mu dengan ayahmu jadi maafkan mommy juga, " sahut ibu Josep berdalih.
Alesia hanya mengangguk saja, tidak mungkin ia marah kepada ibu Josep lebih lama. terlebih ibu Josep hampir seumuran dengan ibunya.
"Alesia apa kau bisa memasak? " tanya ibu Josep setelah lama diam.
"bisa mom, apakah kau mau mengajak ku untuk memasak? " jawab Alesia dan menebak.
"ya benar, aku ingin mengajakmu memasak... jika kau bisa ayok kita masak sarapan, " ucap Ibu Josep antusias.
"baiklah ayok, sudah lama juga aku tidak masak, " sahut Alesia.
lalu mereka berdua bangun dari duduk mereka dan langsung menuju ke dapur dimana para koki sudah mulai sibuk untuk membuat sarapan. namun karena kedatangan ibu Josep dan meminta mereka semua pergi mereka menuruti perintah itu dan membiarkan ibu Josep dan Alesia memasak sarapan.
hal itu membuat salah satu pelayan merasa kesal, mengapa Alesia sangat di ratu kan setelah kedatangannya. sedangkan ia sudah melakukan apapun bahkan pernah rela tidur di atas ranjang Josep, tidak pernah sekalipun di lirik oleh keluarga itu.
"awas saja kau! akan aku pastikan jika tuan muda Josep akan memilihku daripada kau, lihat saja apa yang kau bisa lakukan lebih dari ini, " ucap wanita itu sambil meremas pakaian nya dengan emosi.
💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘
...KUKIRA KAU CINTA BY DTYAS...
__ADS_1