
Di dalam mobil tidak ada yang berbicara. Josep yang fokus dengan jalanan yang ara di hadapannya. sedangkan Alesia yang merasa canggung dan tidak nyaman.
entahlah, ia juga tidak mengerti mengapa merasakan itu. terlebih ia tadi masih bersifat biasa saja saat dengan Josep namun sekarang berbeda. ia merasa jika Josep terus memperhatikan lekuk tubuhnya meski ketika ia lihat Josep tengah fokus menyetir.
"ada apa denganmu? " tanya Josep sambil melirik sekilas ke arah Alesia.
"tidak apa-apa, aku hanya merasa dingin, " jawab Alesia berdalih.
Josep yang mendengar itu merasa khawatir. lalu ia mengecilkan volume AC mobil dan menarik tangan Alesia untuk di genggamnya. hal itu membuat Alesia terkejut saat tangannya di tarik dan di taruh di atas paha Josep.
sebelum Alesia ingin menarik kembali tangannya namun di tahan oleh Josep yang berdesis tidak suka jika Alesia menarik kembali tangannya. hal itu membuat Alesia sedikit takut melihat Josep yang berbeda.
laki-laki itu terlihat lebih dingin, namun sikap Josep kepadanya tidak lah dingin. Alesia yang tidak mau melihat mata tajam Josep lagi, ia memilih untuk membuang wajahnya ke arah jendela dan melihat ramainya jalan kota.
beberapa saat kemudian mereka sampai di Mansion utama milik keluarga Matilda. Josep memberhentikan mobilnya tepat di pintu utama yang menjulang tinggi itu.
sejak masuk ke lingkungan Mansion milik keluarga Josep, Alesia terus tercengang dengan kemewahan dari Mansion itu. meski mewah namun terlihat sangat elegan dengan gaya sedikit ke Eropaan.
"ayok turun, " ajak Josep sambil menggenggam Alesia membantu wanita itu turun.
Alesia tidak berbicara, ia hanya menuruti saja. ia melakukan itu agar tidak melakukan kesalahan terlebih, ia sekarang tengah berada di kediaman Josep. yang berarti ia tidak bisa berbuat seenaknya dan juga jika ia memiliki konflik dengan keluarga itu, belum tentu ia akan selamat begitu juga dengan keluarganya.
__ADS_1
"jangan melamun, anggap saja rumah mu sendiri, " ujar Josep dengan entengnya setelah mereka masuk.
"mata mu anggap rumah sendiri! " cetus Alesia kesal tidak habis fikir dengan apa yang di ucapkan Josep.
"memangnya kenapa? toh nanti Mansion ini juga akan menjadi tempat tinggal mu, " lanjut Josep acuh tak acuh.
"terserah kau saja, lagi pula siapa yang mau menikah denganmu, " gumam Alesia yang masih dapat di dengar oleh Josep.
Josep tidak memperdulikan itu, lalu Josep mengajak Alesia menuju ke ruang keluarga, dimana keluarganya sudah menunggu mereka di sana. tentu saja itu permintaan ibunya yang ingin tahu tentang Alesia lebih jauh.
sesampainya di ruang keluarga. Alesia di bawa duduk oleh Josep menghadap kedua orang tua Josep. Alesia mencoba untuk tetap tenang di hadapan mereka.
Alesia yang melihat itu ikut tersenyum, rasanya hangat seperti senyuman ibunya di rumah. ahh ia jadi merindukan ibunya dan juga si kecil Henry, yang pasti saat ia pulang nanti adik kecilnya itu akan marah kepadanya.
"siapa nama mu nak? " tanya ibu Josep kepada Alesia.
"Alesia Dallas tante, tante boleh panggil Alesia, " jawab Alesia dengan ramah.
setelah mendengar nama itu, ibu Josep dan ayah Josep langsung saling pandang. Marga Dallas sudah tidak asing di telinganya. namun mereka tetap bersikap biasa saja seakan-akan tidak mengetahui apapun.
"Alesia nama yang cantik, usiamu berapa sayang? " tanya ibu Josep lagi.
__ADS_1
"25 tahun tante, " jawab Alesia lagi.
"jangan panggil tante, panggil Mommy karena sebentar lagi kamu akan menikah dengan Josep, " ucap Ibu Josep.
"baiklah mom, ta-tapi aku belum ada niatan untuk menikah dalam waktu dekat ini, " ujar Alesia berdalih agar kebohongan mereka tidak terungkap.
Alesia yang tengah kebingungan dan panik akan ucapan ibu Josep, sedangkan Josep terlihat biasa saja bahkan ia menginginkan jika keluarganya mengatur pernikahan mereka dengan cepat.
dengan begitu Josep tidak perlu takut jika Alesia akan di miliki orang lain. ibu Josep tersenyum, namun ia justru menginginkan jika mereka berdua segera menikah terlebih mereka sangat akrab dengan ayah Alesia.
"sudahlah, 1 minggu lagi kalian akan menikah... toh ayahmu juga tidak akan menolak dan soal ibumu mommy yang akan langsung berbicara dengannya besok, " jelas ibu Josep yang terlihat jelas jika tidak mau di bantah.
Alesia yang mendengar itu sedikit terkejut namun sepersekian detik kemudian ia mengubah ekspresinya menjadi datar. hal itu tentu saja di lihat oleh mereka semua.
"bagaimana kalian bisa mengenal ayahku? "
💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘
...ONE NIGHT STAND IN DUBAI BY LADY MERMAD...
__ADS_1