TERTAWAN CINTA SANG PENGUASA

TERTAWAN CINTA SANG PENGUASA
BAB 29


__ADS_3

"hey! apakah kau tidak menganggap aku ada di sini? aku kekasih Josep yang akan menjadi istrinya nanti, iya kan sayang? " ujar Alesia berbicara sebelum ibu Josep berbicara membuat ibu Josep menghela napas lega dengan ucapan Alesia.


"cih! kau hanya orang baru, belum tentu dia akan menikahimu, " ujar Felly merendahkan Alesia.


Alesia yang mendengar itu hanya menggeleng sambil tersenyum. Josep tidak akan ikut turun, ia membiarkan wanitanya yang berbicara. ia ingin tahu bagaimana Alesia melawan mereka.


"lalu, apakah kau yakin dia akan bertahan dengan wanita sepertimu jika perjodohan ini di lanjutkan? " tanya Alesia memojokkan Felly.


Felly yang mendengar itu tentu saja murka, wanita ini? apa maksudnya. Alesia hanya tersenyum melihat wajah kesal Felly, ternyata mengerjai orang lain itu cukup menyenangkan juga.


"apa maksudmu dengan wanita seperti ku? kau fikir aku tidak tahu? jika kau bersama dengannya hanya menginginkan hartanya saja!" sahut Felly mencoba untuk memojokkan Alesia.


namun Alesia sudah menebak apa yang akan wanita itu katakan dan benar sjaa seperti apa yang ia tebak jika wanita itu pasti akan memandang dan menjelekkan nya dengan cara terlihat matre.


"Felly, felly, ya aku memang menginginkan hartanya setelah mendapatkan nya aku akan meninggalkannya, " ucap Alesia.


hal itu membuat orang yang di sana terkejut, namun berbeda dengan Josep laki-laki itu masih terlihat sangat tenang justru bangga kepada Alesia yang berani mengatakannya.


"itu kan yang ingin kau dengar dari ku? tapi maaf aku tidak akan melakukan itu, jika aku memang menginginkannya hartanya ada cara yang paling mudah untuk mendapatkannya, kau ingin tahu? " lanjut Alesia membuat yang lain tercengang tidak percaya jika Alesia pandai berbicara.


"cih! kau pikir aku percaya dengan ucapan omong kosong mu? dan juga cara paling mudah? apa maksudmu? " tanya Felly yang penasaran namun mencoba terlihat merendahkan Alesia.


Alesia kembali menggeleng, terlihat jelas jika wanita itulah yang menginginkan harta keluarga Josep. meski keluarga mereka memutuskan hubungan bisnis mereka, pendapatan keluarga Josep tidak akan terganggu sedikitpun.


Alesia tertawa kecil menanggapi Felly. Arsyla yang mendengar setiap kata-kata Alesia merasa bangga. sejujurnya ia ingin mengatakan hal itu kepada Felly namun ia tidak memiliki keberanian seperti itu, ia hanya memberikan acungan jempol kepada Alesia yang membuat Alesia tersenyum karena mendapatkan dukungan.

__ADS_1


"kau tahu? cara cepat menguasai harta orang lain itu sangat mudah. jika aku menginginkan harta Josep, jika sedang berdua saja aku akan memberikan obat tidur di minumannya dan membekapnya agar tidak bisa bernapas lalu mengubah semua nama sertifikat di hartanya menjadi namaku,


"setelah dia mati, aku mendapatkan apa yang aku inginkan semuanya hartanya akan menjadi milikku... namun aku tidak melakukan itu, karena aku memang tidak menginginkan harta Josep, selagi aku masih sehat aku dapat bekerja sendiri dan tidak akan menjadi benalu orang lain! " ujar Alesia panjang lebar membuat Felly terdiam dengan ucapan Alesia.


terlebih Alesia menekan kata 'benalu' membuat Felly merasa tersindir. bukan hanya Felly yang terdiam, seluruh keluarga nya terdiam dengan ucapan Alesia.


mereka merasa jika mereka tengah di rendahkan namun mereka tidak bisa membalas, karena jika mereka membalas mungkin Alesia akan membalas jauh lebih mengerikan.


"kau memang kaka iparku! " celetuk Arsyla membuat Alesia tersenyum lalu bertos ria dengannya.


Josep menyukai jawaban Alesia, ia mengecup kening Alesia di depan semua orang membuat mereka semakin terkejut namun tidak dengan keluarga Josep. mereka membutuhkan menantu yang berani seperti itu.


tidak peduli dari mana asalnya, maupun dari kalangan apa, yang terpenting adalah dapat menjaga martabat suaminya atau pasangannya. ibu Josep tersenyum lalu berucap membuat keluarga Felly semakin kesal namun tidak bisa berbuat apa-apa.


"baiklah, putraku sudah memiliki pasangan yang dia cintai, jadi tidak ada lagi yang harus kita lanjutkan... jika kalian ingin hubungan bisnis kita berakhir, berakhirlah pendapatan kami jika tidak akan berubah meski kehilangan bisnis dengan kalian, " ucap Ibu Josep tegas.


karena ia sadar, tanpa perusahaan keluarga Matilda perusahaan tidak ada apa-apanya, bahkan bisa saja ia bangkrut dalam seketika karena memutuskan hubungan antara dirinya dan bisnis Matilda.


"baiklah, kalau begitu kami pamit untuk pulang.... kalian jangan pernah datang ke rumah ku lagi hanya untuk membahas ini, jika tentang bisnis silahkan kalian ingin datang kapan saja, " ujar ayah Josep yang sejak tadi hanya diam.


"ayok sayang, " ajak ayah Josep kepada ibu Josep dan tidak lupa dengan putri mereka.


keluarga Felly hanya bisa diam tidak berkutik. sungguh tidak menyangka Josep mendapatkan kekasih yang pandai berbicara seperti itu. Alesia dan Josep bangkit dari duduknya sebelum pergi Josep tersenyum ke arah mereka namun bukan senyum manis melainkan senyum mengejek.


setelah itu mereka segera pergi dari sana. Alesia merasa tidak puas dengan ucapannya tadi, takut-takut keluarga Josep tidak puas dengan jawabannya.

__ADS_1


"ada apa? " tanya Josep sesampainya di parkiran.


"apa tadi tidak berlebihan? " tanya Alesia menatap lekat ke arah Josep.


Josep terdiam, ia terlarut dalam mata coklat Alesia. Alesia yang tidak mendapatkan jawaban dari Josep segera mencubit laki-laki itu membuat laki-laki itu mengaduh kesakitan karena cubitannya.


"mengapa kau malah diam? jawab aku! " ucap Alesia kesal setelah menyubit Josep.


"aduh! tidak jawabanmu sempurna sudah sebaiknya kita segera pulang... tapi tidak pulang ke rumah mu, aku akan membawa ke Mansion keluarga ku untuk memperkenalkan mu, " jawab Josep dan membawa Alesia ke dalam mobil.


Alesia yang belum mengerti dari ucapan Josep di buat bungkam karena sudah duduk di dalam mobil. setelah tersadar dengan ucapan Josep wanita itu bertanya kebingungan namun sebelum itu Josep menyuruh Alesia diam membuat Alesia menuruti perkataannya.


di satu sisi, keluarga Felly yang di tinggal di sana merasa malu dan kesal. sedangkan ayah Felly merasa lega karena kerja samanya dengan keluarga Matilda masih aman.


"sial! wanita ******** itu, aku akan membalasnya! " ucap Felly.


"ya kau harus membalasnya sayang, sepertinya dia hanya orang biasa... kau cari tahu siapa dia lalu permalukan dia di depan umum, " ucap Ibu Felly mendukung.


"ide yang bagus mom, kita coba itu jika dia masih tidak jera kita serang saja keluarganya, " sahut Felly setuju dengan rencana jahat ibunya.


"kalian jika ingin balas dendam akan malu ini kepada wanita itu silahkan, tapi jangan sampai keluarga Matilda tersinggung dan perusahaan terancam, kau tahu bukan mereka tidak mudah di tangani? " timpal ayah Felly.


"tenang saja ayah, aku pastikan hanya wanita itu yang terkena dampak atas tindakannya kepada kita malam ini! " jawab Felly sambil meremas gaunnya keras menahan emosi, lalu ia tersenyum miring merencanakan apa yang akan ia lakukan kepada Alesia.


💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘

__ADS_1


...GADIS BOGOR BY LENA LAIHA...



__ADS_2