
kedua wanita itu tengah asik dengan bahan dan peralatan dapur. siapa lagi jika bukan Alesia dan ibu Josep. mereka berdua sudah terlihat akrab karena sudah melupakan masalah semalam.
di lihat dari belakang mereka sangat mirip seperti ibu dan anak, padahal bukan. meski Alesia sering melakukan hal itu bersama ibunya, kali ini cukup berbeda.
tanpa kedua orang itu sadari, ayah Josep dan juga Josep sudah memperhatikan mereka. meski Josep masih terlihat sangat mengantuk, sebab setelah bangun dan menyadari jika Alesia tidak ada di sampingnya ia langsung turun ke bawah.
sedangkan ayah Josep sudah lapar, dan juga ia sudah memiliki janji dengan seseorang. ibu Josep dan Alesia sudah selesai memasak dan mereka baru menyadari jika ada Josep dan ayah Josep di sana.
"apakah sudah selesai? aku sudah lapar sayang, " tanya ayah Josep setelah ibu Josep menghampiri laki-laki itu.
"sudah, kau tunggulah di meja makan, " jawab ibu Josep dengan mesra.
lalu ayah Josep segera berlalu dari sana di ikuti ibu Josep. makanan yang sudah mereka buat biarkan para pelayan saja yang membawanya. sedangkan Alesia dan Josep masih di sana.
Alesia menghampiri Josep yang duduk di bar sambil memangku dagunya menggunakan kedua tangannya. Alesia mengelus kepala laki-laki itu, membuat Josep memejamkan mata karena merasa nyaman.
Alesia melakukan itu bukan tanpa sebab, karena di sana masih ada kedua orang tua Josep ia harus bersikap seolah-olah jika mereka benar-benar sepasang kekasih.
"apa kau sudah laporan? " tanya Alesia lembut.
__ADS_1
"ya, dan juga aku masih sangat mengantuk, " jawab Josep sedikit manja.
Alesia hanya tersenyum melihat tingkah Josep yang seperti anak kecil. aura dinginnya seketika menguak saat Josep di perlakuan seperti itu, hanya dengan mengelus kepala Josep, laki-laki itu sudah merasa nyaman.
"sebaiknya kita ke meja makan saja, menunggu sarapan di sana... setelah itu kau bisa kembali tidur, " ujar Alesia setelah melihat kepergian kedua orang tua Josep.
Alesia menjauhkan tangannya dari Josep membuat laki-laki itu kesal. namun mau bagaimana lagi, ia hanya meminta tolong kepada Alesia untuk menjadi kekasih pura-pura nya.
"baiklah, " jawab Josep lalu bangkit dari duduknya dan langsung menuju meja makan begitu juga dengan Alesia, wanita itu mengikuti Josep dari belakang.
tadi saat kedua orang tua Josep mereka sempat mengobrol sebentar. lebih tepatnya ibu Josep bertanya kepada suaminya karena pagi-pagi sekali sudah sangat rapi.
"aku ingin menemui dia, " jawab ayah Josep.
"untuk membahas apa? "
"tentu saja pernikahan putra kita... mereka harus menikah dalam waktu dekat meski Alesia tidak mau, " jawab ayah Josep dan menghentikan obrolan mereka karena Josep dan Alesia datang.
mereka duduk di meja makan dan makanan yang sudah mereka masak sudah di sajikan di atas meja. di sana ternyata sudah ada Arsyla yang terlihat masih sangat mengantuk, namun gadis itu sudah siap dengan seragam sekolahnya.
__ADS_1
"pagi Arsyla, " sapa Alesia setelah sampai di meja makan.
"pagi juga kak Alesia, " balas Arsyla.
"sayang, makan sarapan mu setelah itu baru berangkat, " ucap Ibu Josep menimpali.
Arsyla hanya mengangguk saja, lalu segera memakan sarapannya. Alesia mengambilkan makanan untuk Josep, begitu juga dengan ibu Josep mengambilkan makanan untuk suaminya.
setelah semuanya sudah mendapatkan makanan mereka masing-masing, mereka segera makan sarapan mereka. tidak ada satupun di antara mereka yang berbicara saat makan.
hanya ada suara dentingan sendok yang beradu dengan piring. mereka juga tidak membutuhkan waktu yang cukup lama untuk sarapan. setelah sarapan selesai mereka satu persatu bubar.
Alesia hendak membantu membereskan meja makan namun di tahan oleh Josep dan wanita itu di bawa oleh Josep untuk menuju ke kama4. karena menurutnya hal itu tidak perlu di lakukan Alesia terlebih Alesia adalah seorang tamu sepesial mereka.
💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘
...KAGET NIKAH BY ALYA LII...
__ADS_1