TERTAWAN CINTA SANG PENGUASA

TERTAWAN CINTA SANG PENGUASA
BAB 62


__ADS_3

"hey ada apa? mengapa kamu kembali murung? " tanya Josep yang tiba-tiba muncul dari belakang Alesia.


Alesia terhentak saat Josep memegang pundaknya. wanita itu menoleh dan tersenyum, seolah-olah tidak ada terjadi apapun padanya.


"tidak ada, hanya mengingat masa lalu saja, " jawab Alesia sambil menerima eskrim yang dibelikan oleh Josep.


Josep hanya terdiam setelah memberikan eskrim Josep terdiam dan duduk di salah satu kursi yang tersedia bersama Alesia. mereka sama-sama memperhatikan para anak-anak yang berlarian ke sana, kemari.


Josep memegang tangan Alesia, wanita itu asik dengan eskrim yang ia pegang. suasana hatinya sudah jauh membaik setelah makan eskrim. Alesia menyendiri kepalanya pada bahu Josep.


"apa kamu bosan? " tanya Josep pada Alesia, sejujurnya ia bosan karena tidak melakukan hal apapun selain memperhatikan anak-anak itu.


Alesia terdiam. ia tidak pernah merasa bosan jika memperhatikan anak kecil, namun sepertinya berbeda dengan Josep. terlebih laki-laki itu sangat jarang berinteraksi dengan anak kecil jadi sudah wajar jika bertanya seperti itu.


"kenapa ? kamu bosan? " bukan menjawab pertanyaan dari Josep, Alesia justru malah balik bertanya.

__ADS_1


Josep hanya mengangguk sambil menghela napas lelah. Alesia tersenyum, lalu berdiri membuat Josep bingung namun tetap mengikuti wanita itu berdiri.


"mau kemana? " tanya Josep polos.


"kulineran, disini banyak penjual jajanan SD... sayang jika tidak sempat kulineran, " jawab Alesia sambil melihat ke sekeliling yang di penuhi oleh penjual kaki lima.


Josep mengikuti arah pandang Alesia. ia juga baru menyadari jika semakin sore semakin banyak penjual yang mencari uang di sekitar taman. Alesia mulai berjalan dan Josep mengikuti wanita itu dari belakang.


pertama Alesia datang ke penjual telur gulung, salah satu jajan favorit Alesia. Alesia membeli sekitar sepuluh ribu rupiah. setelah dari penjual telur gulung, Alesia beralih ke penjual cimol bojot. sama seperti membeli telur gulung ia beralih ke penjual baso goreng.


setelah membeli baso goreng, Alesia beralih membeli martabak telur mini. ia membeli cukup banyak makanan yang nantinya hanya dia yang menghabiskannya, karena Josep tidak terbiasa memakan makanan tersebut terlebih dijual oleh pedagang kaki lima.


setelah jajanan terakhir ia dapatkan, Alesia mengajak Josep untuk kembali duduk di bangku taman. Josep menghela napas akhirnya ia bisa kembali duduk setelah setengah jam di ajak mutar-mutar oleh Alesia. setelah duduk di salah satu bangku taman Josep bertanya pada Alesia.


"apakah kamu bisa menghabiskan semuanya? " tanya Josep merinding melihat porsi Alesia yang sangat banyak hari ini.

__ADS_1


"tentu, apakah kamu mau? " jawab Alesia dan bertanya.


Josep melihat makanan itu rasanya seperti enak, namun ia harus tetap melihat gizi dari setiap makanan yang ia makan. Josep hanya menggeleng lesu, Alesia yang melihat itu menggeleng. mungkin nanti jika ada waktu luang lagi ia akan membuatkan jajanan itu dengan tangannya sendiri.


"nanti jika ada waktu luang, akan aku masakan sendiri saja di rumah... tidak apa-apa kan? " ucap Alesia dan bertanya.


Josep hanya mengangguk saja menurut. tanpa mereka sadari ada seorang anak kecil yang memperhatikan mereka. memastikan jika wanita yang berasama laki-laki dewasa di sampingnya adalah orang yang sangat ia kenali. setelah memastikan dan tepat seperti dugaannya ia berteriak memanggil wanita itu.


"Kaka Alesia! " teriak anak itu lantang.


💅💅💅💅💅💅💅💅💅💅💅💅💅💅💅


...TEMUKAN KAMI DADDY BY PUTRI NILAM SARI...


__ADS_1


Sepasang anak kembar yang berharap sang Daddy akan menemukan mereka, dan juga menginginkan keluarga yang utuh seperti yang lainnya.


Apakah impian dan harapan mereka akan terwujud?


__ADS_2